Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Part 1

Naga.

Semua orang di dunia ini, dan bahkan di bumi dimana makhluk itu seharusnya tidak ada, tidak ada satupun orang yang tidak mengetahui monster terkenal itu.

Jadi bisa dikata, mereka adalah keberadaan yang terkuat, terhebat, dan menakutkan.

Seseorang yang mengalahkannya akan diberikan gelar pahlawan, dan bisa mendapatkan hadiah apapun yang mereka inginkan.

Tentang makhluk yang dipanggil raja dari monster, sekarang kami—

“Tidaaaaaaaaaaak! Tidaaaaaaaaaak! Tidaaaaaaaaak!”

“Jangan berisik dan diamlah! Musuh kita kali ini benar-benar bisa disebut musuh! Jadi meskipun seseorang sepertimu, kami tetap membutuhkanmu!”

Ya, kami melakukan perjalanan untuk mengalahkan naga.

–Tentang itu, kita perlu kembali saat dimana Iris dengan gagah mengatakan bahwa dia akan membasmi monster.

“Kau bilang kau ingin membasmi monster yang paling berbahaya untuk negara ini? Monster yang terhebat, dan terkuat? Yang benar aja! Aku tahu sebarapa kuat kau, tapi bukankah itu sudah jelas mustahil!”

Terhadap pangeran yang berusaha keras untuk mengatakan perkataan itu, Iris memiringkan kepalanya.

“Itu bukanlah masalah jika aku gagal, kan? Aku memutuskan untuk mengalahkan monster ini atas keinginanku sendiri, jadi itu bukanlah masalah jika aku mati karena itu. Aku akan meninggalkan pesan sebelum aku pergi, jadi…”

“Bukan itu yang aku ingin katakan! Mesipun orang sepertimu, karena kita beberapa kali mengobrol sebelumnya, itu akan membuatku bersalah jika kau mati! Jangan mencoba bunuh diri!”

Mendengar respon Iris, pangeran itu berteriak dengan wajah yang memerah.

Dia bodoh, tapi dalam hal apapun, tampaknya seperti di dalam hatinya dia bukanlah orang yang buruk.

“Fu, apa yang ditakutkan? Ini mungkin susah untuk Iris berhadapan dengan monster kuat seperti itu sendirian, tapi, aku penyihir terkuat nomer satu di Axel, berada di sini juga. Sekarang Iris, ayo basmi monster yang membahayakan negara ini.”

“Kau…! Aku mengatakan ini karena kalian tidak tahu apa yang kalian hadapi! Dengar, dalam berbagai hal, monster yang memberikan kerusakan besar itu tinggal di penambangan emas. Bagaimanapun, itu…”

“Tunggu sebentar.”

Pangeran itu yang ingin menjawab Megumin, tiba-tiba diganggu oleh perdana menteri itu.

“Revi-sama, kenapa kita tidak membiarkan mereka mencobanya? Mereka telah menyatakan untuk melakukan itu atas keinginan mereka sendiri. Selanjutnya, jika yang tinggal di penambangan emas itu telah dimusnahkan, kalau begitu kita akan mendapatkan keuntungan dari itu. Tentu saja, kita harus menghentikan petualang dan kesatria yang tidak sanggup untuk melakukannya, tapi Iris-sama itu adalah anggota dari klan Belzerg yang mewariskan darah dari pahlawan. Dalam hal apapun, tampaknya dia tidak akan dikalahkan dengan begitu mudahnya.”

Melihat itu terungkap, perdana menteri itu menyeringai. Apa dia menemukan sesuatu yang sangat menarik dalam situasi ini?

Mendengar itu, pangeran itu, seakan-akan menyembunyikan perasaan tersinggungnya—

“… Lakukanlah apapun yang kau inginkan!”

Mengatakan itu, dan memalingkan wajahnya—

“—Bukankah mengalahkan naga itu tindakan yang bodoh? Hey, itu tindakan yang bodoh, kan? Apa kalian semua bodoh?”

“Diam dan menyerahlah. Tidak ada cara lain, tahu? Juga, bukankah ini hanya masalah waktu untuk kita menerima gelar pembunuh naga? Lagipula, kita sudah bertarung dengan pemimpin pasukan raja iblis dan dewa jahat, jadi dalam titik ini, naga bukanlah hal yang sangat berlebihan, kan?”

Untuk negara ini yang mendapatkan keuntungan dari kasino dan bisnis, itu mungkin tidak perlu untuk mereka mengambil resiko kehilangan para petualang mereka hanya untuk mendapatkan pertambangan emas yang dihuni oleh naga.

Bagaimanapun, untuk kami yang memerlukan aliran pemasukan penting ini, itu adalah musuh yang harus kami lawan.

“Lagipula, bukankah kau membesarkan naga sebagai hewa peliharaan? Jadi apa yang harus ditakutkan? Mungkinkah, kau akan membuang kaisar Zell saat dia tumbuh besar?”

“Jangan bandingkan anak pintarku, kaisar Zell, dengan naga seperti di sini. Anak itu sangat pintar, jadi dia tidak akan menyerang orang, tahu? Dan lagipula, naga liar itu pada dasarnya hanyalah kadal bodoh, kan?”

Untuk dipanggil bodoh oleh gadis ini… Aku merasa kasihan terhadap naga itu.

Jika aku ingat dengan benar, bukankah naga punya status kecerdasan yang tinggi?

“Aqua-sama, aku akan melindungi semuanya, jadi aku perlu bantuanmu nanti. Karena lawannya adalah naga, tanpa sihir pendukungmu, aku pikir itu sedikit berat…”

Iris mengatakan itu dengan minta maaf. Tampaknya Aqua tidak bisa menahan dorongan dari seseorang yang lebih muda darinya, tapi…

“… Ya ampun, aku pikir apa boleh buat. Aku akan membantumu, jadi saat kau tumbuh dewasa dan menjadi ratu suatu hari, buatlah kultus Axis menjadi agama nasional.”

“Siapa yang akan mengizinkan hal yang akan membuat kerusuhan itu?! Atau sebenarnya, memikirkan itu sebenarnya adalah berkah bahwa kultus Axis tidak hancur seluruhnya!”

Selagi aku dan Aqua bertengkar dengan berisik, Iris tiba-tiba tertawa kecil.

Lalu menyadari tatapan kami, dia segera menggelengkan kepalanya.

“Ah, jangan salah paham! Aku selalu bermimpi untuk berpetualang seperti ini, dan aku hanya sangat bahagia bahwa kita seperti party petualang sekarang…”

Iris mengatakan itu dengan malu. Sekarang aku ingat, saat aku bertukar tubuh dengannya, dia tampak bahagia bahwa dia menjadi seorang petualang.

Melihat Iris, Megumin tertawa sendiri dan berkata dengan sombong:

“Ya ampun, kita tidak sedang bermain, tahu? Sebagai tuan putri yang terkurung, kau tidak bisa begitu sederhana dan naif… Baiklah, karena kau bawahanku, aku akan mengajarimu dasar menjadi seorang petualang.”

“Ya, mohon dukungannya!”

Melihat mereka, Darkness secara reflek tersenyum. Lalu, Megumin mulai menjelaskannya kepada Iris.

“… Hmm, Iris, lihatlah itu. Ranting dari pohon itu patah, kan? Kemungkinan besar monster yang melakukan itu tidak lama lalu.”

“Enggak, skill pendeteksi musuhku tidak merespon, jadi mungkin tidak ada siapapun di sekitar.”

Selagi aku mengatakan itu kepada mereka, Megumin berbalik dan menatapku.

Akhirnya dia menenangkan dirinya, kami terus berjalan melalui pertambangan itu…

“Iris, kau tahu apa hal yang terpenting untuk petualang punya? Ya, air. Di antara semua bahaya, situasi yang harus kau hindari adalah kekurangan air. Karena itu, ada waktunya dimana kau harus menghemat air yang kau bawa…”

“Serahkan masalah air kepada kami! Aku dan Kazuma-san bisa menggunakan create water, jadi minumlah sepuas yang kalian inginkan!”

Aqua mengganggu Megumin yang memperingatkan Iris untuk menghemat air, dan segera merapal create water.

Setelah mengisi botol Iris, dia pergi dengan puas.

Seakan-akan dia ingin mengatakan sesuatu, Megumin mengikuti Aqua. Akhirnya, dia melihat pohon besar.

“Iris, di sana! Lihat itu, di pohon itu ada lubang! Aku pernah melihat lubang itu sebelumnya, itu berarti ada sarang lebah pembunuh di dekat sini. Melangkahlah secara perlahan jadi tidak akan keluar…”

“Ah, semuanya sini dan pegang aku. Kita akan bergerak dengan menggunakan skill hide-ku. Jika kita melakukan itu, kita mungkin tidak akan dilihat oleh monster.”

“………..”

Megumin menggigit bibirnya. Dia menatapku dengan ekspresi yang bercampur, dan mendekat untuk memegangku.

–Kami terus seperti ini untuk beberapa jam.

“Sekarang, kita akan menghadapi musuh kuat, jadi kita istirahat untuk sekarang. Iris, aku akan mengajarimu tentang apa yang perlu kau waspadai saat istirahat di alam liar. Pertama, jangan nyalakan api di sarang monster agresif, jadi untuk tidak menarik perhatian mereka…”

“Kazuma-san Kazuma-san, bisakah kau gunakan tinder ke ini untukku? Aku ingin meminum teh hitam yang enak.”

“Kau membawa teh? Kau benar-benar apa boleh buat huh. Buatkan untukku juga, okeh? Nih, tinder.”

Aku menggunakan sihir api untuk menyalakan api ke ranting dan daun kering yang Aqua kumpulkan.

“Uwaahhhh!”

“Waaaahhh–! Hey Megumin apa yang kau lakukan? Kenapa kau mematikan apinya?!”

Megumin yang tiba-tiba mengibaskan tongkat sihirnya untuk mematikan api itu—

“”Apa yang kau lakukan’ apaan?! Jika kau menyalakan api di tempat ini, bukankah kau akan menarik monster? Bahkan saat aku mulai memberikan pelajaran kepadanya, kalian berdua…!”

–Berteriak keras.

Lalu—

“Aku merasakan sesuatu dari pendeteksi musuhku. Oi, sesuatu datang!”

Itu adalah suara yang membuatku merinding.

Selanjutnya, melihat burung-burung bertebangan ketakutan, aku menyadari makhluk itu sangat berbahaya.

Aqua yang mematikan api itu, berteriak:

“Ini semua karena Megumin berteriak sangat kencang!”

“Ini salahku?! Ya, aku yang menyebabkan kejadian ini terjadi. Aku sangat minta maaf! Aku mungkin minta maaf, tapi aku tidak puas dengan ini.”

Meskipun kami belum sampai di daerah pertambangan—

Aku penasaran apa ini karena keberuntungan atau kesialan.

Tubuh besarnya menumbangkan pohon dan membuat gempa. Aku mengerti, jadi gelar raja dari monster bukan cuma guyonan.

Tanpa memikir terlalu banyak, aku berteriak:

“Dia dataaaaangg!”

Naga berwarna emas muncul


Part 2

Naga.

Jika kami bisa membunuh makhluk ini yang cenderung mengumpulkan benda berkilau, kami akan mendapatkan ketenaran yang tidak tertandingi dan kekayaan yang hebat.

Alasan kenapa dia berada di pertambangan emas ini, mungkin karena dia tertarik dengan emas itu.

Aku dengar naga mempunyai selera makan yang buruk, tapi itu semuanya memungkinkan dengan melihat warnanya karena memakan bijih emas.

“Kazuma, kita mendapatkan jackpot! Ini naga emas, dan di antara semua tipe naga, ini yang bernilai tinggi! Jika kau memakan dagingnya, level-mu akan langsung naik, kau bisa membuat potion langka dari darahnya, dan kau bahkan bisa membuat potion peningkat skill dari bagian dari naga itu. Kau bahkan mungkin bisa membuat senjata dan armor kualitas atas dari tanduk dan sisiknya. Ini secara alami bisa disebut sebagai gunung harta karun!”

Selagi semua orang takut karena kemunculan naga tiba-tiba, Darkness sendirian melangkah maju dan menyiapkan pedang besarnya.

“Iris-sama! Aku akan menarik perhatian naga itu, jadi seranglah dari tempat aman! Aku tidak bagus dalam hal serangan, jadi…!”

Meneriakkan itu, Darkness mengaktifkan skill decoy. Penampilan gagah dia yang sekarang membuat itu susah dibayangkan bahwa dia biasanya adalah orang yang tidak berguna.

Gadis ini, bukankah lebih baik jika dia terus seperti ini.

“Baiklah Megumin, mulailah rapal sihir ledakan! Sebenarnya, aku tidak ingin kau menghancurkan naga berharga itu dengan sihir ledakanmu, tapi jika Iris mendapatkan masalah apapun, jangan ragu untuk menembaknya! Aqua, gunakan sihirmu untuk membantu Iris dan Darkness! Aku akan menyerangnya dari kejauhan menggunakan panahku.”

“Ba-Ba-Ba-Ba-Baiklah…! I-I-Ini hanyalah na-na-na-naga, di hadapan sihir ledakanku, dia tidak ada be-be-bedanya dengan kadal biasa…!”

“Hey NEET sialan, jangan menyerang naga hanya dengan panahmu dan cobalah lebih berguna!”

Naga itu melihat Darkness dengan mata yang haus darah, dan mendekat dengan kecepatan yang tidak cocok dengan ukuran tubuhnya.

Selagi Megumin yang lemah dalam menghadapi hal yang sulit bergetar hebat, Aqua, meskipun dia komplain, dia merapalkan sihir peningkat pertahanan untuk membantu semua orang.

Aku entah mengapa ingin membantu, tapi tidak ada yang bisa aku lakukan untuk melawan naga.

Tidak mungkin seranganku bisa menembus sisiknya. Aku pasti akan langsung mati jika aku terlalu dekat dengannya.

“Majulah, naga emas! Aku akan membuatmu menyaksikan kekuatan dari Dustiness yang dipanggil klan pelindung!”

Tanpa melangkah mundur dari naga besar yang mendekatinya, Darkness yang tubuhnya bersinar karena sihir dukungan itu, berdiri dengan gagah.

Selagi aku menyaksikan kejadian yang berkembang seperti legenda ini, aku menyadari Iris yang menerima sihir pendukung peningkat serangan dari Aqua sedang menunggu dengan sangat sabar.

Selagi aku berbalik untuk melihat—

Iris berdiri memegang pedang sucinya, matanya tertutup, dan tidak bergerak sama sekali.

Lalu, cahaya yang mirip dengan listrik statis muncul dan bersinar di sekitar tubuhnya, bersamaan dengan suara sobekan yang intens. Dengan pengetahuan luasku dari anime dan manga, aku segera menyadarinya.

Sesuatu yang luar biasa akan muncul.

Dan apa yang Iris akan gunakan dengan sesuatu yang kemungkinan sangat luar biasa itu.

Aku familiar dengan ini—

Ini pertempuran akhir, ini sesuatu yang mirip dengan serangan terakhir dengan mengerahkan seluruh tubuh dan jiwanya.

“Garrrooooo, grrrrrrr….!”

Mungkin dia waspada dengan Darkness. Naga itu mengeluarkan teriakkan yang kencang, tapi tidak menyerang.

Naga ini pasti pintar, tapi hanya kali ini, dia membuat keputusan yang salah.

Iris yang terus berkonsentrasi membuka matanya.

Kekuatan sihir yang melayang di udara berkumpul di pedangnya, dan pedang itu mulai mengeluarkan cahaya yang terang.

Semua yang bisa kulihat adalah naga itu terkejut dan ketakutan setelah dia menyadari Iris.

“Sacred Explode!!”

Part 2

Bersama dengan teriakkan Iris, seluruh tubuhnya dan tambang emas itu terselimuti dengan cahaya yang membutakan–!

–Kota Elroad meledak dalam kegembiraan.

“Naga itu telah dikalahkan! Naga emas di pertambangan emas telah dibunuh oleh tuan putri dari Belzerg!”

Kembali ke Elroad, kami langsung menuju ke guild petualang dan melaporkan kematian naga itu.

Naga adalah perwujudan dari kekuatan sihir.

Tanduknya, sisiknya, giginya, dan bahkan darahnya semua itu bernilai tinggi.

Kami datang ke guild untuk meminta pegawai guild membawa mayat naga itu, tapi itu menyebabkan kegemparan besar.

Mayat dari naga itu mungkin berharga.

Bagaimanapun, jumlah uang yang kami terima tidak kecil yang bisa dihasilkan hanya dengan bekerja sendiri seperti ini.

Selagi kami diberi sorakan sebagai pembunuh naga, kami menuju ke kastil.

“Aku sudah mendengarnya! Aku tidak pernah mengira kalian bisa membunuh naga emas…!”

Penjaga gerbang itu yang pernah memperlakukan Iris dengan kejam, menyambut kami dengan sangat hormat, sampai matanya tampak berkilau.

Sikapnya berubah 180 derajat, tapi aku tidak membenci ini.

“Umm, bisakah kau memberitahuku, hanya sedikit saja, tentang bagaimana pertarunganmu…”

Mendengar pertanyaan malu-malu penjaga itu, aku merespon dengan berjaya.

“Itu berakhir dengan sekali serang.”

Meskipun itu berkat Iris.

“Sekali serang?! Se-Sekali serang…!”

Kami berjalan melalui penjaga yang tercengang itu, dan menuju ke ruang tamu.

–Menerima serangan spesial Iris, naga itu terbelah.

Area sekitar diterangi dengan cahaya, dan meskipun aku tidak tahu skill macam apa yang dia gunakan, saat aku sadar, naga emas itu telah mati.

Hanya…

“Iris, jangan pikir kau sudah menang, okeh?! Karena tidak diragukan lagi sihir ledakanku bisa membunuh naga itu! Aku hanya tidak ingin menghancurkan naga berharga itu menjadi serpihan, jadi aku bertujuan, ber-tu-juan, membiarkanmu mengambil bagian ini, okeh?!”

Tidak peduli saat bagian enaknya dicuri, atau saat dia menyaksikan kehebatan yang luar biasa, Megumin sama menjengkelkannya.

“Aku mengerti. Aku mengerti Megumin-san. Jadi sudah lepaskan aku.”

“Enggak mau! Apapun sacred explode itu, aku tidak bisa memaafkanmu untuk memberi nama skill itu yang terdengar seperti versi sihir ledakan level tinggi. Jangan coba menggunakannya lagi!”

Tampaknya Megumin jengkel dengan bagian explode dari nama itu.

“Meskipun nama skill-nya sacred explode, itu tidak ada hubungannya dengan explosion…”

“Bagaimana mungkin kau mengatakan itu tidak berhubungan?! Namanya itu sudah jelas meniru nama dari sihir ledakan! Apalagi, alasan dibalik kekuatan besar itu mungkin karena itu memiliki nama yang sama dengan explosion!”

“Megumin-san, kau sangat merepotkan! Jangan sebut jurus spesial yang telah diturunkan dari klanku sebagai ‘tiruan’! lagipula, jurus spesial itu dari nama pedangnya…!”

Aku mengabaikan mereka berdua, dan berjalan ke ruang tamu. Yang sedang duduk di sana adalah pangeran itu yang tampaknya sedikit berbeda dari biasanya—

“Apa kau benar-benar melakukannya?!”

Pangeran itu yang telah mendengar detail tentang pertarungan kami dengan naga itu, tersipu merah bahagia. Dia juga gembira selagi dia berbicara.

“Ya, ini tanduk naga yang dibawa sebagai bukti. Lihatlah.”

Iris menunjukkan tanduk naga yang dia bawa di punggungnya. Rombongan pangeran itu yang duduk berbaris semuanya berdiri.

Mereka menghina kami dan merendahkan kami sebagai negara desa sebelumnya. Bagaimanapun, mungkin karena masalah yang disebabkan naga itu, atau mungkin karena terkenalnya pembunuh naga, mereka melihat Iris dengan niat baik.

Bagaimana? Dia luar biasa kan?

Gadis ini adik kecilku, tahu?

“Tanduk yang berkilau dengan sinar emas… tidak diragukan lagi ini tanduk naga emas yang tinggal di pertambangan itu…”

Mendengar gumaman pangeran itu yang tercengang, suasana ruang tamu tampaknya meningkat.

Lalu—

“Tunggu sebentar.”

Seseorang yang mengganggu kegembiraan itu adalah perdana menteri. Dia melihat ke arah kami dengan dingin.

Oi, kau tidak berencana untuk membawakan kami masalah lagi, kan?

“Seperti yang diduga dari tuan putri yang memiliki darah pahlawan. Pantas saja pasukan raja iblis takut dengan klanmu… Oi!”

Perdana menteri itu memberikan isyarat, dan salah satu prajurit itu datang membawa tas kulit besar.

… Huh? Bukankah kami dijanjikan bahwa dananya akan dinaikkan?

Karena kami mengalahkan sangat banyak pemimpin pasukan raja iblis, aku bisa mengira seberapa banyak uang berdasarkan dari ukuran tas itu.

Meskipun ini bayaran yang tepat untuk mengalahkan monster dengan bounty tinggi, ini sangat jauh dari uang yang diperlukan untuk mendanakan negara.

“… Ini?”

Iris tampaknya punya pemikiran yang sama. Dia dengan malu-malu menerima tas itu, dan menunjukkan ekspresi yang bingung.

“Ini bayaran atas permintaan membunuh naga. Ini jumlah yang lebih adil daripada jumlah yang akan kami berikan kepada petualang. Ambilah.”

“Ti-Tidak mungkin…!”

Mendengar perkataan perdana menteri itu, semua orang di dalam ruangan ini mulai bergumam sendiri.

Meskipun kami berada di pihak lain, apa yang mereka gumamkan tampaknya bersimpati dengan kami.

“Tu-Tunggu Ragcraft! Aku pikir ini terlalu kejam, tapi… Ti-Tidak, aku mengerti. Jika kita memberikan mereka peningkatan dana, kalau begitu berbagai macam masalah akan muncul. Aku sangat mengerti itu, tapi memberi pahlawan pembunuh naga dengan bayaran seperti itu, itu…”

Aku kira pangeran itu membenci Iris, tapi seseorang yang mengatakan itu saat ini adalah dia.

Untuk sesaat, dia mulai melihat ke arah Iris yang sebelumnya dia benci, seakan-akan dia sedang melihat pahlawan.

Pangeran itu tetaplah anak kecil.

Pembunuh naga mungkin seseorang yang dia akui dan puja.

Bagaimanapun—

“Pangeran, aku sudah menjelaskannya kepadamu berkali-kali. Awalnya, itu lebih baik untuk kita memotong dana dukungan itu seluruhnya, tapi mengabaikan itu, memberikan dana dukungan lagi adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan, ini demi negara ini… Iris-sama, aku mengerti keadaanmu, bagaimanapun, kami juga punya keadaan yang tidak bisa diabaikan. Aku harap kau mengerti.”

Mendengar perkataan perdana menteri itu, pangeran itu menundukkan kepalanya.

… Keadaan yang tidak bisa diabaikan?

Pertama aku kira dia hanya mempermalukan Iris, tapi apa aku salah?

Pangeran itu yang terus menundukkan kepalanya dengan malu, melirik ke arah kami— Bukan, ke arah Iris.

“Umm… aku minta maaf. Kami juga punya berbagai macam masalah, jadi kami tidak bisa memberikanmu dana itu. Seperti itulah, mohon maafkan aku.”

Pangeran itu yang bukan apa-apa selain bader dan arogan sampai sekarang, sekarang sedang membungkuk meminta maaf.

Melihat itu, jangankan aku, bahkan Iris dan Darkness tidak bisa mengatakan apapun lagi.

“Tidak mungkin…”

Seperti yang kuduga, semangat tinggi Iris telah menghilang seluruhnya.

Dia secara tidak sadar memegang bajuku, dan berdiri dengan ekspresi kosong. Goncangannya terlalu berlebihan untuknya.

Melihat itu, pangeran itu pasti merasa sangat amat bersalah.

“Umm, bagaimana aku harus mengatakan ini… Benar, maukah kau pergi ke kasino? Melihat betapa seriusnya kau, kau mungkin belum pernah pergi ke kasino yang menjadi kebanggaan negara kami, kan? Setidaknya, pergilah ke sana dan bersantailah!”

Itu, yah, itu tidaklah sangat mendukung—

………..

“Umm, pangeran, kau punya waktu sebentar?”

“Hmm, ada apa? Sekarang, adik kecilmu itu lebih…”

Aku tahu itu sekarang bukanlah waktu yang pas, tapi aku tetap berbicara.

“Aku ingin membicarakan tentang kasino itu. Jika kami pergi bermain, kalau begitu aku ingin bermain terus sebelum pulang. Bisakah kau memberiku izin ke kasino besar dengan hadiah yang tinggi?”

“… Kau… apa kau serius? Adikmu sedang murung sekarang, tahu? Enggak, akulah yang menyarankan kalian untuk pergi ke kasino untuk bersantai, jadi lakukan sesukamu. Bagaimanapun, kuingatkan kau, bahwa trik rendahan itu yang kau gunakan melawanku tidak akan berhasil di sana, tahu? Kasino di negara ini tidaklah senaif itu. Bagaimanapun, karena negara ini maju karena kasino, aku tidak akan menghentikanmu, tapi—“

Sebelum pangeran itu bisa selesai.

Aku dengan sopan menundukkan kepalaku untuk menyembunyikan senyuman yang muncul di wajahku.

–Dalam perjalanan pulang kami dari kastil itu.

“… Aku sangat tidak berguna. Aku pikir jika aku bekerja keras, itu akan berhasil… Onii-sama dan semuanya di sini telah membantu, dan aku berjanji kepada semua orang bahwa aku akan…”

Iris yang berjalan dengan lesu di belakang kami, bergumam dengan murung.

Seakan-akan untuk menenangkannya, Darkness membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu. Lalu—

“Kazuma, Kazuma. Saat seperti ini, bukankah kau seharusnya melakukan sesuatu sebagai onii-chan-nya? Pengikutku atau sebenarnya bawahanku, melihatnya murung sangat tidak menyenangkan.”

Mereka pikir siapa aku?

Aku sangat berharap mereka berhenti mengandalkanku kapanpun mereka punya masalah.

Sedangkan Aqua yang tampaknya sangat tidak mengerti apa yang terjadi, dia melangkah ke depan dengan gembira, lalu berbalik, selagi bersenandung sendiri.

Aku berbalik untuk berhadapan dengan Iris yang berjalan di belakang kami.

“Oi, Iris.”

Iris membungkuk terkejut.

Mungkin dia pikir bahwa aku marah kepadanya karena dia telah mengacaukannya. Dia mengepalkan tangannya dengan erat, dan membungkukan badannya lebih dalam. Terhadapnya—

“Kau bekerja keras, Iris. Hmm, lagipula kau pembunuh naga. Juga, kau menjadi pahlawan juga. Kau bekerja keras dibanding yang lain, dan tidak ada satupun orang yang bisa menyalahkanmu karena ini.”

Mendengar itu, Darkness menganggukan kepalanya beberapa kali.

“Benar Iris-sama! Seperti yang Kazuma katakan, kau telah bekerja keras! Saat kita kembali ke kastil, biarkan aku, Lalatina, menceritakan bagaimana perjuangan keras Iris…!”

“Itulah kenapa, Iris—“

Aku mengganggu Darkness yang mencoba menghibur Iris.

Aku menaruh tanganku di kepala Iris—

“Serahkan sisanya kepada onii-chan.”

Dan menunjukkan senyuman kepadanya.

“Hey Megumin, itu adalah teknik tepukan di kepala dan senyuman bodoh, tahu? Lebih jelasnya, pria itu menggunakan skill legendaris dimana menepuk kepala gadis dan menunjukkan senyuman kepadanya bisa membuat gadis itu jatuh cinta kepadanya.”

Benar bahwa aku sedikit menuju ke arah itu, tapi disaat seperti ini, bisakah kau baca suasananya sedikit?


Part 3

‘Serahkan sisanya kepada onii-chan’

Setelah mengatakan itu kepada Iris, aku melanjutkan.

‘Aku punya ide bagus.’

“Kau sedikit… Setelah mengatakan sesuatu yang keren seperti itu, aku mengira sesuatu yang bagus, tapi pada akhirnya, ini lagi?!”

Jawabannya sangatlah sederhana.

Ya, itu adalah kasino.

Menggunakan keberuntungan yang aku dapatkan sejak lahir, aku pergi untuk menghasilkan uang dengan berjudi.

Jawabanku bahkan tidak bisa disebut sebagai rencana, dan disisi lain, tidak ada jaminan itu akan berhasil. Darkness sangatlah marah tentang itu, tapi tidak ada cara lain yang bisa aku lakukan, jadi apa boleh buat.

“Meskipun kau mengatakan itu, aku pikir itu bisa termasuk kesempatan untuk berhasil.”

“Bagian mana yang bahkan menjerumus ke arah itu! Mempertaruhkan uang untuk mendapatkan uang, terlebih yang kita butuhkan banyak, itu sudah jelas salah, kan?! Aku minta maaf Iris-sama, aku bodoh telah mempercayakan pria ini…”

Iris menggelengkan kepalanya kepada Darkness yang mengatakan beberapa hal kasar kepadaku.

“Tidak, Lalatina, aku pikir itu ide bagus.”

“I-Iris-sama?!”

Mendengar balasan yang tidak terduga itu, Darkness mulai kacau.

“Iris-sama, mohon pikirkan lagi. Kau mempertaruhkan nyawamu untuk mendapatkan bayaran dari naga itu dan harga dari bagian naga itu. Meskipun itu masih jauh dan sangat jauh dari dana tambahan yang kita butuhkan dari Elroad, dibanding yang dulu saat dalam keadaan yang putus asa, ini…!”

Darkness mempertegas pencapaian Iris, dan mencoba untuk Iris mempertimbangkannya lagi.

Bagaimanapun, Iris dengan lembut menarik tangan Darkness ke tangan satunya, dan berkata:

“Lalatina, archpriest dari kultus Axis, Aqua-sama, pernah dikatakan ‘Karena itu tidak berguna, pergilah dan cobalah. Jika kau gagal, tinggal kabur saja.’”

“Iris-sama, kepercayaan itu salah! Kau tidak boleh tercemari oleh kultus Axis!”

“Iris, jangan jadi keras kepala sepertinya. Ini kasino. Kasino adalah tempat dimana kau bisa bersenang-senang.”

“Kau tidak sopan, apa maksudmu dengan gadis keras kepala!”

Mengabaikan Darkness yang mulai membuat keributan, aku mengambil dana dukungan yang Iris bawa, dan memberikannya ke manager kasino untuk ditukarkan ke sejumlah besar chip.

Pertama, aku perlu mendiamkan gadis berisik ini.

Itu akan baik-baik saja, lagipula aku berteman dengan dewi keberuntungan yang sebenarnya.

Duduk di meja rolet, aku mengeluarkan sekitar sepertiga dari chip itu.

Ekspresi Darkness dan para penonton terkaku. Disisi lain, Iris dengan diam memperhatikan situasinya dengan ekspresi yang serius.

Melihatku yang tidak terduga menyukai pertandingan, muncul dipikiranku. Sekarangpun, dia mungkin sedang menjagaku.

Untuk menenangkan pikiran adik kecilku—

“Iris, aku akan memberitahumu ini sekali lagi. Maksud dari kau harus bersenang-senang dalam pertandingan. Juga, disaat seperti ini, ini apa yang kau katakan. Ini ucapan favorit dari temanku, yang punya keberuntungan lebih baik dariku—”

Aku menaruh semua chip yang berada di tanganku ke merah.

Berdoa sedikit kepada dewi nakal yang imut untuk meminjam kekuatannya, aku menaikkan suaraku jadi agar surga mungkin bisa mendengarnya.

“Ayo!”

–Dinding manusia yang tebal terbentuk dari semua pelanggan di dalam kasino yang berkumpul di sekitar meja rolet.

“Hahahaha! Kita menang! Kita menang lagi! Karena keberuntungan mengerikan Kazuma-san! Selama di kasino, aku akan mengikutimu selama sisa hidupku!”

“Oi, jangan taruh chip-mu di tempat yang sama. Apa yang akan kau lakukan jika keberuntunganku menghilang?”

Itu akan menghancurkan kemenangan ini.

Meskipun si peniru itu ingin menangsis, tidak ada alasan untukku berhenti di sini.

Aku berkata kepada Darkness yang dengan cepat menjadi penurut dan patuh—

“Oi, bawa aku kopi lagi.”

“Y-Ya, segera datang!”

Sejak tadi, dia dengan patuh membawakanku kopi, yang aku minum untuk meningkatkan diriku sendiri.

Daritadi, dia terus-terusan tersenyum masam dan bernafas pelan.

“Aku membawanya! Bukan, pesananmu telah datang! Nikmatilah!”

“Kerja bagus.”

Daritadi, dia terus menghela nafas.

Daritadi, dia terus-terusan gelisah.

“Umm, pelanggan terhormat…”

Daritadi, si peniru rolet melihatku dengan kagum dan meniruku.

“Hmm? Ada apa? Jangan-jangan kau tidak bisa berjudi lagi, ya? Lagipula, saat pelanggan mulai kalah besar, itu tidak seperti kau perlu memberitahu mereka untuk berhenti berjudi, kan?”

Aku menggapai emberku, dan mengambil chip dalam jumlah yang besar.

“Yah, aku pikir ini hanya masalah waktu kita meningkatkan taruhannya. Jika aku ingat dengan benar, jika kau mendapatkan warna dan nomor yang benar, perbandingan pengembaliannya akan meningkat dengan tinggi, kan?”

“Pelanggan terhormat! Mo-Mo-Mohon jangan berjudi la…!”

Manajer itu yang memperhatikan meja itu dari kejauhan, berlari ke arahku dengan wajah pucat.

Jika ini urusan pribadi, kalau begitu aku merasa sedikit malu, tapi ini kasino yang memajukan negara.

Tidak peduli seberapa banyak aku secara paksa mengambil dari mereka, satu-satunya orang yang akan menangis tentang ini pada akhirnya adalah pangeran dan perdana menteri itu, jadi tidak ada masalah.

Aku dengan sigap menyeruput kopi yang Darkness berikan kepadaku, dan mengeluarkan kalung yang menggantung di leherku.

“Oi, kau tahu apa ini?”

“…? …I-Itu?! Simbol dari dua keluarga bangsawan dari negara tetangga, keluarga Dustiness dan keluarga Shinfornea?!”

Wajah manajer itu semakin memucat.

“Ya, aku dilindungi dengan bangsawan hebat ini. Kau tahu apa maksudnya ini? Jika kau tidak mengizinkanku untuk berjudi lagi, kalau begitu akan ada masalah luar negeri, tahu?”

“Ugh…!”

Fu, ini kemenanganku, bukan?

“Luar biasa, onii-sama! Aku dengar keberuntunganmu hebat, tapi aku tidak pernah menyangka itu sampai ke tingkat ini! Jika keberuntungamu sebagus itu, daripada menjadi petualang, bukankah lebih baik untuk mengambil peruntungan di kasino?”

Iris yang bersemangat, menggenggam tanganku dan mengatakan itu.

Menjalani hidup dengan berjudi di kasino.

Ini bukan seperti aku tidak memikirkan hal itu, tapi jika seseorang sepertiku yang hanyalah petualang lemah akan mudah tertangkap dalam suatu insiden saat menang besar di kasino, kalau begitu kehidupanku pasti akan diincar.

Juga, ini hanya akan berhasil jika aku melakukannya kadang-kadang.

Jika aku mengikuti keinginanku selamanya, kalau begitu aku mungkin akan berakhir di tempat manapun yang layak.

Alasan aku bisa melakukan ini karena aku dilindungi oleh dua bangsawan besar dan tuan putri, juga dengan fakta bahwa aku menghasilkan uang hanya untuk melawan pasukan raja iblis.

Jika bukan karena itu, aku yakin Eris-sama pasti sudah menghalangiku.

“Tidak, aku tidak ingin menjadi pejudi. Untuk mengalahkan raja iblis, aku lebih baik menjadi seorang petualang.”

Selagi aku mengatakan kalimat keren itu, Iris melihatku dengan penglihatan hormat.

Aku menaruh ember penuh dengan chip ke atas warna hitam nomor 6. Penonton yang penasaran mulai membuat keributan.

“Baiklah, ayo!”

Si peniru yang auranya hampir lenyap karena auraku, mengambil bola itu dengan tangan yang berkeringat…!

“Aku menaruh di sini juga, ya?!”

“Ah.”

Sebelum aku bisa menghentikannya, Aqua menaruh chip-nya di tempat yang sama.

Disaat yang sama, bola itu mulai berputar, dan rolet itu ikut berputar juga.

“Kau bodoh! Aku sudah menyuruhmu untuk tidak menaruh apapun! Ini bukanlah permainan!”

“Kenapa aku tidak boleh berjudi juga kau hikiNEET sialan! Aku tidak punya apapun selain kekalahan akhir-akhir ini, jadi biarkanku aku mendapatkan sedikit…”

Selagi aku memarahi Aqua, bola itu mulai melambat…

“5 merah.”

“Lihaaaaaatt!”

“Wahh! Uangku, semuanya hilang!”

Aku memanggil Darkness, dan menyuruhnya untuk membawa Aqua menjauh.

“Hey Darkness, aku mohon padamu! Jika aku tidak menghasilkan banyak uang di sini, aku tidak bisa memberi hadiah untuk kaisar Zell! Aku akan mengembalikannya saat aku menang, jadi biarkanku aku pinjam beberapa!”

“Aku akan membelikan hadiahnya, jadi ke sinilah! Masa depan negaraku sedang dipertaruhkan, tahu?!”

Selagi aku melihat Aqua yang diseret oleh Darkness, aku menenangkan diriku.

Sekarang dewi wabah telah pergi, berbagai hal akan kembali normal.

“Kazuma Kazuma, untuk balik modal, ayo taruhkan semuanya! Ayo taruhkan semua chip-nya!”

“Enggak mau. Tidak seperti kalian, aku orang yang bijaksana. Ah, apa yang coba kau lakukan dengan chip-ku! Darkness, bawa gadis ini menjauh!”

Selagi Megumin dan Aqua diseret menjauh oleh Darkness, aku menaruh taruhan di atas 8 hitam.

“Ayo!”

–Malam itu.

“Kazuma-san, Kazuma-san. Kau sangat keren hari ini. Kau tahu, aku ingin memberitahumu ini sejak lama…”

“Tidak peduli seberapa banyak kau memujiku, aku tidak akan memberikanmu uang, okeh? Karena jika aku memberikanmu uang, kau hanya akan mengacaukan taruhanku… oh, mereka di sini, mereka di sini.”

Selagi kami berjalan pulang setelah kemenangan hebat kami.

Yah, aku tidak bisa mengatakan aku tidak menduga ini.

“Hey kau, punya waktu sebentar?”

Dua pria bertopeng menghalangi jalanku.

Melihat itu, Iris melihatku dengan penglihatan hormat.

“Luar biasa, onii-sama! Aku tidak mengira kau memprediksikan ini–!”

“Ya kan? Seperti yang kukatakan. Kita pasti akan disergap. Orang-orang ini orang sewaan kasino itu, tahu?”

Merespon perkataanku, pria itu segera menggelengkan kepalanya.

“Sa-Salah! Kami rampok yang datang setelah mendengar kau menang besar! Patuhlah dan tinggalkan uang itu di sini, jika tidak kau akan menderita. Jangan khawatir, nyawamu akan…”

Mengabaikan perkataan mereka, aku mengeluarkan kawat yang aku gunakan untuk bind.

“Baiklah kalian, tangkap orang ini dan gunakan alat sihir pendeteksi kebohongan kring kring itu untuk mengumpulkan beberapa bukti! Jika mereka orang bayaran dari kasino itu, kita bisa melebih-lebihkan kejadian ini dan dengan paksa meminta dana itu!”

Mendengar perkataanku, tidak hanya pria yang berada di depan kami, bahkan temanku juga terkaku.

“Ka-Kazuma, kau… Inilah kenapa kau bilang kita harus pergi ke gang yang gelap di perjalanan pulang kita? Ah, itulah kenapa kau menyuruh Aqua untuk merapal sihir pendukung, dan pergi ke kasino dengan perlengkapan lengkap…”

Mendengar gumaman Darkness, pria itu melangkah mundur, dan saling berbisik.

“Oi, bukankah ini terlihat buruk untuk kita? Aku merasa bahwa kita telah terkena perangkap, tapi…”

“Lebih pentingnya, bukankah orang di sana itu klan penyihir merah? Ditambah, ada orang berambut pirang dengan mata biru. Itu berarti…”

“Oi, dia bangsawan! Semua bangsawan itu sangat kuat, tahu?!”

Hoho, aku tidak akan membiarkan itu.

“Mereka terlihat seperti mereka ingin kabur. Orang-orang itu gunung harta karun, jangan biarkan mereka kabur! Kau tidak perlu menahan, okeh? Jika sesuatu terjadi, kita punya sihir pembangkitan Aqua.”

Selagi aku meneriakkan itu ke arah pria itu…

“Kabur! Mereka orang yang merepotkan, mereka bahkan mengatakan ‘Kita punya sihir pembangkitan!’ Orang-orang itu benar-benar bersungguh-sungguh, mereka benar-benar akan melakukannya!”

“Jangan sampai kita tertangkap! Kabur! Kabur!”

“Tunggu, jangan tinggalkan aku!”

Seperti yang kuduga, mereka disewa oleh kasino itu.

Mereka segera melarikan diri tanpa meragukan apapun.

“… Hey Kazuma, mengatakan memiliki sihir pembangkitan dan sesuatu seperti itu, bukankah itu sedikit terlalu berlebihan?”

“Enggak, aku sadar jika aku mengatakan itu mereka akan takut. Beneran kok, lagipula tidak mungkin aku punya keberanian untuk… Hey ada apa, jangan melihatku seperti itu. Sunngguh, mohon hentikan!”

Aku yang ditinggal di belakang, dengan mati-matin menjelaskannya.


Part 4

Setelah itu, kami terus pergi ke kasino setiap hari.

“Aku datang!”

Wajah manajer itu menjadi pucat kapanpun dia melihatku.

–Saat pertama, dia mungkin tidak pernah mengira bahwa aku akan terus menang besar seperti itu.

Setiap kali aku pergi ke kasino, manajer itu akan melihatku dari kejauhan dengan ekspresi penuh kebencian.

Bagaimanapun, setelah melihatku menghasilkan lebih berhari-hari, tampaknya dia akhirnya menyadari bahwa dia tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut.

“Pelanggan terhormat! Umm, karena kemampuan hebatmu, bisnis kami akan bangkrut nanti. Kami akan memberimu hadiah, jadi mohon…”

“Ini kasino yang dijalankan oleh negara, kan? Tidak mungkin ini bisa bangkrut. Lagipula, pangeran dari negara ini mengatakan ini kepada kami ‘Pergilah ke kasino dan bersantailah’. Lihat, ini kartu VIP yang aku dapat dari pangeran itu.”

“Pa-Pangeran itu?! Ti-Tidak mungkin, bagaimana bisa…”

Mengabaikan manajer yang tercengang itu, aku, lagi-lagi berjudi untuk memuaskan diriku hari ini.

–Beberapa hari telah berlalu sejak saat itu.

Akhirnya uang taruhannya semakin bertambah, dan dana tambahan itu tidak lagi hanyalah sekedar mimpi.

“Pe-Pe-Pe-Pelanggan terhormat. Umm, sebenarnya, kasino ini berencana untuk berhenti beroperasi sementara mulai besok. Dan yah, kau lihat, karena kau pelanggan tetap kami, aku merasa perlu untuk memberitahumu…”

“Oh, seperti itukah? Yah, sampai kami mendapatkan tujuan kami, kami akan terus tinggal di sini meskipun beberapa tahun berlalu. Bagaimanapun, jika kasino ini terus tutup untuk waktu yang lama seperti itu, apakah keuangan negara akan baik-baik saja?”

“Se-Seberapa tahun pun…”

Untuk menghentikanku, dia bahkan memberitahuku bahwa bisnisnya akan bangkrut.

“—Pelanggan terhormat, aku mohon padamu! Mohon! Mohon jangan lagi! Aku dimarahi oleh atasanku setiap hari, jadi mohon maafkan aku!”

“Aku sudah bilang, ti~dak masalah ti~dak masalah. Lagipula pangeran itu mengatakan tidak masalah. Jika kau ingin mengkomplain apapun, bawalah pangeran itu, okeh?”

Selagi manajer itu ingin menangis—

Selagi kami ingin masuk ke kasino lagi hari ini, kami dihentikan oleh utusan dari kastil itu.

–Setelah dipandu ke kastil oleh utusan itu, kami segera dibawa ke ruang tamu.

“Aku mohon padamu, pulanglah cepat.”

Sekali kami melihatnya, dia segera membungkuk dan mengatakan itu.

Meskipun hanya beberapa waktu sejak pertemuan terakhir kami, dia terlihat sangat kurus dan lesu.

“Oi oi, kau menyuruh Iris untuk pergi ke kasino dan bersantai sebelumnya, kan? Semua yang kami lakukan hanyalah bersantai. Sekali kami selesai bersantai, kami akan pulang.”

“Tunggu, jika kau terus menang seperti ini, kalau begitu aku tidak bisa menganggap ini hal sepele lagi! Dengan cara itu, negaraku secara tidak langsung memberikanmu dana tambahan!”

Meskipun kau mengatakan itu—

“Kau menyebut dirimu sendiri negara kasino hebat, tapi kau mengusir pelanggan yang menang besar? Apa itu maksudnya, hmm? Semua yang kami lakukan hanyalah bermain di salah satu kasino-mu, jadi apa ada masalah?”

“Gu… itu… negaraku juga punya keadaan tertentu…”

Jadi ini yang dia katakan sebelumnya, huh?

Tapi tentu saja, aku tidak berpikir itu ada hubungannya dengan kami.

“Umm, apa maksudmu dengan keadaan tertentu? Kenapa kau tidak ingin memberitahukannya kepada kami?”

Iris melangkah ke pangeran itu dan bertanya kepadanya.

Pangeran itu kehilangan pengendalian dirinya sesaat, dan ekspresinya langsung berubah menjadi permintaaan maaf.

“Tidak, ini hanya…”

Bagaimanapun, pangeran itu diganggu–

“Negaraku berniat untuk bekerja sama dengan pasukan raja iblis.”

–Oleh perdana menteri itu yang tiba-tiba mengatakan hal yang tidak terduga, menunjukkan ekspresi yang sangat tenang.

Orang-orang di ruang tamu tampaknya juga mengetahui hal ini, karena tidak ada salah satupun dari mereka yang terkejut.

“Ragcraft, kau…!”

Pangeran itu segera menaikkan kepalanya untuk menghentikan perdana menteri itu, bagaimanapun, dia melanjutkan.

“Negaraku sekarang sedang bernegosiasi perdamaian dengan pasukan raja iblis. Saat pasukan raja iblis mengalahkan negaramu, mereka tidak akan membiarkan negaraku, karena itu kami memotong dukungan untuk Belzerg.”

Darkness mengeluarkan taringnya terhadap perdana menteri itu yang mengatakan itu tanpa henti.

“Kau bajingan, kau percaya dengan perkataan pasukan raja iblis?! Apa kau tidak punya rasa malu sebagai manusia?!”

Kepada Darkness yang geram tidak seperti biasanya—

“Bagaimanapun, kebenarannya adalah Belzerg tidak bisa mengatasi pasukan raja iblis itu. Seperti sekarang, pasukan raja iblis dan negaramu sekarang dalam keadaan buntu, dan keadaan pertarungan sekarang tidak ada seorangpun yang tahu siapa yang akan menang. Karena itu, untuk menjamin bahwa kami tidak memihak siapapun, dan melepaskan diri kami dari keadaan itu bukanlah pilihan yang buruk untuk membuat negara kami menjadi negara pemimpin, ya kan?”

Perdana menteri itu terus mengerutkan alisnya selagi dia mengatakan itu, tanpa rasa ikhlas sama sekali.

Yah, ini bukan seperti aku ingin berurusan dengan raja iblis, jadi ini bukan seperti aku tidak mengerti bagaimana perasaannya.

Bagaimanapun, sekarang, aku di sini sebagai kakak Iris.

Selagi aku berpikir keras untuk mencari cara untuk mengakhiri ini, Darkness menaikkan suaranya.

“Aku tidak bisa percaya kau akan percaya dengan raja iblis…! Dengar baik-baik. Raja iblis itu keberadaan yang mengerikan yang menculik wanita, bahkan anak kecil, dan bermain-main dengan mereka untuk bersenang-senag! Keberadaan yang mengerikan yang menculik tuan putri dan kesatria wanita, dan melecehkan mereka tanpa henti, dan dengan metode yang tidak bisa dibayangkan, seperti itulah raja iblis!”

“Ja-Jangan mengatakan hal yang kasar seperti itu! Tidak, maksudku, di mana kau mendengar rumor semacam itu? Sebenarnya, aku yang bertugas untuk negosiasi itu. Dari percakapanku, aku merasa raja iblis-sama lebih terbuka, dan lebih dapat dipercaya dari ras iblis…”

Mengatakan hal aneh seperti lebih dapat dipercaya dari ras iblis, perdana menteri itu dengan kuat melindungi raja iblis.

Bagaimanapun—

“Meskipun kau mengatakan itu, ini sebenarnya sedikit terkenal… ditambah, aku dengar raja iblis itu lolicon, orang nomor satu yang menyukai permainan aneh, dan raja iblis itu homo, dan rumor lain yang seperti itu…”

“Siapa yang menyebarkan rumor yang tidak berdasar itu?!”

Terhadap perdana menteri yang entah mengapa geram, Aqua menunjukkan ekspresi seakan-akan dia menang, dan mengatakan:

“Ada rumor yang kami kultus Axis sebarkan! Anak-anakku menggunakan koneksinya untuk menyebarkan pendapatku tentang raja iblis.”

“Hey, alasan raja iblis menyerang umat manusia sungguh bukan karena kalian, kan?”

Mendengar ulah kultus Axis, perdana menteri itu menekan tangannya ke kepalanya.

Untuk seseorang yang dia percaya digosipkan seperti itu, dia pasti sudah kehilangan kesabarannya.

Itu tidak seperti aku tidak mengerti kenapa dia mencoba untuk melindungi raja iblis yang adalah rekan negosiasinya, tapi…

Lalu—

“Umm, pangeran Revi? Aku mengerti situasinya. Raja iblis mengatakan ‘Setelah Belzerg kalah, aku akan menyerang Elroad selanjutnya. Jika kau tidak ingin itu terjadi, kalau begitu bekerja samalah denganku’, atau sesuatu seperti itu, kan? Jika pangeran memikirkan itu dengan cara ini, dan datang demi bertahan hidp, kalau begitu aku tidak akan membantah.”

Tuan putri itu terus malu, tidak egois, kuat dan baik, memutuskan untuk menggunakan cara yang tidak menyakiti siapapun dan—

“Mohon yakinlah. Agar hubungan negara kita tidak hancur, aku akan memikirkannya dengan ayahku… aku punya kemampuan untuk menilai seseorang, tahu? Saat pertama bertemu, aku entah mengapa mengerti bahwa pangeran tidak benar-benar membenciku. Kau hanyalah sombong. Itulah yang aku rasakan.”

Dan lalu dia mengatakan itu kepada pangeran yang terus menundukkan kepalanya—

“Kerajaan Belzerg itu kuat. Bahkan tanpa dana itu, kami tidak akan kalah dengan pasukan raja iblis. Itulah kenapa…”

Seakan-akan dia menenangkan anak kecil yang terluka, dia berkata dengan suara yang lembut.

“Jadi mohon jangan tunjukkan ekspresi menderita seperti itu.”

Mengatakan itu, dia menunjukkan senyuman polos.

“… Sepertinya aku dipanggil pangeran bodoh oleh dunia.”

Pangeran yang duduk di singgasana ruang tamu mengatakan itu.

Lalu, dia tiba-tiba mengangkat kepalanya, dan berkata:

“Sepertinya orang-orang mengatakan bahwa aku tidak peduli terhadap politik, dan menghabiskan semua waktuku tidak melakukan apapun selain berjudi.”

Terhadap Iris yang tampaknya bingung dengan perubahan kejadian itu, pangeran itu akhirnya menunjukkan senyuman yang sesuai dengan umurnya.

“Apakah kau ingin bertanding denganku sekali lagi? Tidak ada trik kali ini, okeh? Jika kau bisa menang melawanku… Kalau begitu aku akan yakin bahwa Belzerg bisa mengalahkan raja iblis!”

“Pa-Pangeran?!”

Selagi perdana menteri itu mengeluarkan teriakkan menderita, pangeran itu mengeluarkan koin, dan menunjukkannya kepadaku. Lalu, dia menyembunyikan tangannya di belakangnya.

Lalu, mengulurkan kedua tangannya, mengepal ke depan.

“—Sekarang, berada di mana koin itu?”


Part 5

Malam itu.

Disaat terlalu awal untuk pergi tidur, tapi terlalu telat untuk melakukan sesuatu—

Mengenai pertandingan yang kami lakukan setelah itu, tidak perlu untukku mengatakan apapun lagi, kan?

Perdana menteri itu membuat percekcokan, tapi semua pengikut pangeran itu tidak terduga menunjukkan ekspresi puas.

Mungkin mereka senang bahwa akhirnya majikan mereka bisa membuat keputusannya sendiri.

Mungkin mulai dari sekarang, tidak ada satupun orang yang akan memanggil dia pangeran bodoh lagi.

–Pada akhirnya, dana perlindungan untuk melawan pasukan raja iblis telah kembali.

Terlebih, sejumlah besar dana yang akan digunakan untuk melakukan serangan telah didapat.

Diatas itu, Iris mendapatkan gelar pembunuh naga, jadi itu bukanlah hal yang salah jika menganggap ini hasil yang terbaik.

… Bagaimanapun, aku terganggu dengan satu hal.

Pangeran itu, tidak terduga tampaknya tertarik dengan Iris.

Alasan dia menunjukkan sikap itu selama pertemuan pertama kami adalah untuk menjaga jarak antara negara Iris dengan negaranya. Sekarang masalah biaya telah terselesaikan, dia sekali lagi mengadakan penyambutan, kali ini pesta yang besar. Selama pesta itu mereka tampaknya bersama dengan baik.

Ya, tidak seperti pertama kali, hubungan mereka meningkat menjadi lebih baik.

Ini diluar perkiraan awalku.

Alasanku ikut bersama adalah untuk tidak membiarkan Iris diambil oleh orang yang tidak jelas.

Beruntungnya, pangeran itu sendiri berniat untuk menghindarinya, jadi aku lega. Bagaimanapun, saat ini, aku merasa ingat dengan tujuanku.

“Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku gunakan steal kepada bocah itu untuk memperlihatkan bagian bawahnya kepada Iris? … Tidak, jika Iris melihat sesuatu yang aneh itu akan buruk untuk pertumbuhannya, bagaimanapun, lawanku mungkin adalah anak kecil, tapi dia tetaplah pangeran. Aku tidak bisa menggunakan cara kasar apapun…”

Kami menerima tawaran perdana menteri itu untuk tinggal di kastil hari ini, dan sekarang aku sedang berguling-guling di kasurku memikirkan itu—

Selagi aku bergumam ‘Hmm’dengan kencang—

Seseorang dengan pelan mengetuk pintu itu dan berbicara:

“Kazuma, apa kau di sana? Aku punya sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu, apa sekarang tidak masalah?”

Aku bisa mendengar suara Megumin dari luar.

Karena aku belum berencana untuk tidur, aku membiarkan pintu itu terbuka.

“Itu tidak dikunci—“

Aku berkata ke arah pintu itu.

“Maaf telah datang ke sini saat jam seperti ini…”

Megumin mengatakan itu selagi masuk ke dalam. Wajahnya sedikit tersipu merah.

Apa yang dia ingin lakukan?

Sesuatu seperti berterima kasih kepadaku untuk apa yang terjadi dengan Iris?

Ya, sekarang aku penasaran dengan itu, gadis ini tampaknya diam-diam melakukan sesuatu dengan Iris.

Yah, sekarang aku punya kesempatan, kenapa tidak aku tanya?

… Selagi aku memikirkan itu—

“Umm, bolehkah aku duduk di sampingmu?”

Tanpa menunggu balasanku, dia duduk di sampingku.

Ada apa dengannya hari ini? Dia sangat dekat denganku hari ini.

… Lalu, sesuatu melintas di pikiranku.

Ya, aku ingat apa yang terjadi saat lalu.

Apa yang aku katakan sebelumnya kepada Megumin?

Jika aku ingat dengan benar, ini apa yang aku katakan:

‘… Baiklah, jika kau akhirnya bisa melepaskan rasa bersalahmu terhadap onee-san itu, dan jika kau ingin melakukan hal semacam itu lagi, aku tidak punya alasan untuk menolak–!’

Dan Megumin menjawab seperti ini:

‘Seperti itukah? Jika hari itu tiba, kalau begitu aku akan datang ke kamarmu lagi.’

Jantungku berdegup kencang, tapi aku mencoba yang terbaik untuk terlihat tenang.

“Si-Silahkan. Apa yang membuatmu datang ke sini hari ini? Kau tidak bisa tidur, jadi kau datang untuk bermain permainan denganku? Jika seperti itu, Iris setara denganmu, jadi pergilah dan—“

Mengganggu perkataanku, Megumin mendekatkan wajahnya mendekat.

Mungkin dia bersemangat, selagi matanya berkilau merah. Aku merasakan suasana yang serius yang tidak mengizinkan melakukan candaan.

Aku secara reflek menelan ludahku.

“Aku ingin kau tidur denganku malam ini. Umm, itu… tidak masalah… kan?”

Dia mengatakan itu dengan suara pelan selagi dia menggenggam tanganku dengan erat dan memalingkan wajahnya malu.

Entah mengapa, hari ini akhirnya tiba.

Tanpa hal yang merepotkan, hari kemenanganku telah tiba.

Bagaimanapun, tenanglah. Pertama, kunci pintunya untuk mencegah siapapun untuk masuk.

Lalu, tetaplah tenang, dan jangan terlalu nafsu. Sebagai yang tertua, aku harus memandunya.

Aku dengan tegas memegang bahu Megumin dan melepaskannya.

Memberi isyarat untuk mengunci pintu itu…

“Umm, Kazuma? Aku, umm, tidak sebesar seperti punya Darkness, jadi seperti yang diduga, ini tidak bagus… kan?”

“Bukan seperti itu. Aku pria yang suka keduanya, tidak peduli apakah itu kecil ataupun besar. Jangan salah paham seperti aku pria yang menjijikan.”

Merespon bantahanku, Megumin mundur sedikit.

“Se-Se-Seperti itukah. Kalau begitu… umm, ini memalukan, jadi bisakah kau menutup matamu sebentar?”

“Enggak mau.”

“A-Aku merasa bermasalah dengan penolakanmu, tapi… ruangan ini terang kan? Jadi mohon, sedikit saja…”

Megumin kehilangan pengedalian dirinya pada responku yang cepat itu.

Apa boleh buat, aku harus patuh dan menutup mataku.

Tapi setidaknya, aku harus mengunci pintunya dulu.

Jika tidak, seseorang yang tidak bisa membaca suasananya akan masuk dan mengganggu…

Saat aku cemas tapi menantikan, aku menutup mataku—

–Aku kehilangan kesadaranku.

“… Hmm… tapi, kau…”

“… Tidak Dark… aku… kau…”

Aku mendengar suara pria dan wanita berbicara.

Mendengar itu, menggunakan pikiranku yang samar-samar, aku mulai memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.

“?!”

Saat aku sadar, aku menyadari mulutku telah disekap.

Tidak hanya itu, tangan dan tubuhku diikat, membuat aku tidak bisa bergerak sama sekali.

Tidak peduli seberapa banyak aku berusaha, aku tidak bisa melepaskannya. Menggunakan skill penglihatan malamku, aku menyadari aku dikunci di dalam lemari.

… Jangan ini lagiiiii!

Selagi aku tersiksa di dalam lemari, aku dengar suara itu lagi.

“Ta-Ta-Tapi Kazuma, ada perbedaan besar di status kita, jadi tidak semudah itu… Tidak, tentu saja aku tidak membencimu, tapi! Tapi, ini masih terlalu awal untuk ini, atau sesuatu seperti itu…”

Itu suara Darkness.

Apa yang gadis ini katakan? Selagi aku memikirkan tentang itu—

Dari sisi lain lemari itu, datang suara yang membuatku tersentak.

“Apa maksudmu dengan perbedaan status kita? Aku bersumpah, meskipun aku perlu membuang statusku, aku tetap mencintaimu, Darkness. Itulah mohon, denganku…!”

Itu suaraku.

“Membuang statusmu? Apa yang kau katakan? Kau hanyalah orang biasa.”

“Eh? Huh?”

Suara terkejut itu yang merespon pertanyaan Darkness, tidak diragukan lagi itu adalah suaraku.

“Atau sebenarnya, kau bertingkah aneh. Contohnya, fakta kau sangat tenang di dalam ruangan denganku sendirian itu menyiksaku.”

Gadis itu…! Aku ingin keluar dari sini dan menamparnya.

Ada batasannya kau percaya diri! Aku tidak akan terus tidak kompeten dan lemah selam…

… Hmm, aku harus tenang sekarang, tapi…

“Ti-Tidak, tentu saja aku gugup saat berduaan denganmu. Lebih pentingnya, tatapanku…”

Aku mendengar suaraku lagi.

Tapi sebelum dia bisa selesai, Darkness—

“… Oi, untuk sekarang, kau tidak melihat dadaku sama sekali. Apa itu maksudnya? Tatapanmu sangat tulus, bahkan dalam situasi ini… Kau bajingan, kau bukan Kazuma!”

“Ugh!”

Apa yang harus aku lakukan kepadanya setelah ini?

Meskipun aku tidak yakin apa yang telah terjadi, tampaknya di luar lemari ini, seorang penipu sedang meniruku.

Haruskah aku senang dia mengetahui penipu itu, ataukah haruskah aku marah karena hal kejam yang dia katakan tentangku?

“Jika seperti ini, kalau begitu aku tidak punya pilihan lain. Aku akan melakukan apapun yang aku bisa untuk menahanmu! Ini kamar pira, dan kau menyadari tidak ada dia di sini, kan? Jika kau menolak, kalau begitu siapa yang tahu apa yang akan terjadi dengannya…?!”

Sial, situasinya berubah menjadi buruk.

Jika dia mengatakan itu, kalau begitu gadis yang memiliki harga diri tinggi yang peduli dengan temannya, akan…

“Ap…! Kau bajingan, kau berani mengancam dengan sandera, kau pengecut. A-Apa yang ingin kau rencanakan dengan tali dan borgol itu?! Apa kau mencoba mengikatku?! Apa kau berencana untuk memborgolku, mengikatku, dan melakukan hal yang tidak bisa dibayangkan kepadaku?!”

“Enggak, aku tidak berencana untuk melakukan hal yang tidak bisa dibayangkan kepadamu, aku hanya perlu menahanmu.. A-Apa, kau tidak terduga sangat jujur.”

“Ugh, tidak masalah jika kau melakukan ini kepadaku, tapi jangan coba-coba kau melakukan itu kepada temanku! Ah, borgolnya dingin…! Oi kau, bisakah kau menggunakan suara itu dan mengatakan ‘Hehe, pemandangan menakjubkan untuk dilihat, Darkness! Kau sudah tahu apa yang akan terjadi di sini, kan?’ dengan nada suara yang buas?”

Ya, untuk si mesum itu sangat menyukai situasi ini, ini sudah pasti dia akan menerima itu.

“Kau… Ti-Tidak, baiklah. Hey, aku mencoba mengikatmu, jadi berhentilah menggeliat. Oi, aku tidak akan melakukan sesuatu yang aneh kepadamu, jadi berhentilah tersipu!”

“Maksudku, kau melakukan ini dengan wajah itu, jadi…! Oi, apa yang kau rencanakan kepadaku? Mungkinkah kau berencana mengunciku di dalam lemari ini, dan…!”

Selagi aku mendengar sesuatu mendekat, lemari itu terbuka di depan mataku.

Mataku dan Darkness bertatapan sesaat.

“… Kau terus melihat pemandangan memalukan ini?”

Aku menganggukan kepalaku.

–Dengan mulutnya yang disumpal, Darkness yang wajahnya tersipu merah malu, dimasukkan ke dalam lemari bersama denganku. Bersamaan, kami melihat pria tampan di depan kami.

“Baiklah, biarkan kuberitahu kepada kalian siapa aku sebenarnya, dan kenapa aku melakukan hal semacam ini.”

Itu akan baik-baik saja jika pria yang menyegarkan itu yang terlihat persis mirip denganku tetap diam tentang ini, tapi entah mengapa, dia melakukan itu untuk memberitahukan kami.

Yang terlihat mirip denganku menunjukkan senyuman lembut, dan berubah menjadi bayangan manusia hitam pekat.

“Namaku Ragcraft. Ketua dari pasukan raja iblis divisi intelegen, Doppelganger Ragcraft. Haha, kalian membuatku kerepotan.”

Monster itu yang berwajah rata, tidak punya hidung bahkan mulut menyebutkan nama perdana menteri itu. Seakan-akan membual, dia mulai mengatakan sesuatu yang tidak jelas—

“—Dan itu apa yang terjadi tiga puluh tahun yang lalu. Aku menjadi perdana menteri setelah melamar berkali-kali selama masa pemilihan yang tak berakhir. Dari sekarang, aku bekerja dengan sepenuh hati setiap hari. Rekan kerja yang tidak berguna tenggelam ke dalam kasino. Kerajaan yang gila dengan kasino, dan bangsawan yang sangat menyukai kasino. Karena pengeluaran tidak berguna mereka, kau pikir berapa keras aku berusaha…? ‘Membiarkan negara ini akan menguntungkan pasukan raja iblis, ya kan?’ Kau pikir berapa kali aku memikirkan tentang itu?”

Aku kira dia hanya membual, tapi tampaknya dia hanya komplain tentang pekerjaannya.

Saat seorang pelaku menangkap lawannya, dia akan membuat mereka mengucapkan kata terakhirnya atau sesuatu, tapi tampaknya semua yang dia inginkan hanyalah mengatakan semua rasa frustasinya.

Dan karena itu, Ragcraft terus berbicara tentang usahanya tanpa henti.

Ragcraft yang bekerja serius dan tidak punya ketertarikan dengan perjudian, langsung mendapatkan kepercayaan dari keluarga kerajaan.

Sampai saat itu, semuanya berjalan dengan baik.

Bagaimanapun, dia yang akhirnya mendapatkan kendali dalam urusan dalam negeri setelah mencapai posisinya, menyadari keadaan yang sebenarnya dari negara ini.

Itu kehilangan uang dalam jumlah yang luar biasa, dan berada dalam hutang yang sangat besar.

Mengabaikan itu, keluarga kerajaan terus bermain setiap hari.

“Kau mengerti? Semua orang di negara ini terus hidup dari uang yang raja pertama menangkan melalui perjudian, dan itu akan membuat negara ini jatuh ke dalam jurang kehancuran. Seseorang yang mengubah semua ini adalah…”

Tampaknya, karena sifat seriusnya, orang ini bekerja dengan sungguh-sungguh.

Tujuan utamanya adalah menjadi mata-mata.

Bagaimanapun, karena kepribadiannya yang serius dan kemampuannya yang menakjubkan, dia dengan cepat memanjat tangga sosial.

Pada akhirnya, dia lupa dengan tujuan utamanya, dan terus bekerja dengan sungguh-sungguh demi negara ini.

Tampaknya, sampai ke posisi tinggi dalam urusan dalam negeri, yaitu posisi perdana menteri, dia tiba-tiba menyadari itu—

“Tidak perlu melakukan itu semua, kan?”

Aku mengerti. Dia bukanlah orang yang serius, tapi orang bodoh.

“Setelah sampai ke posisi itu, aku akhirnya bergerak. Ya, waktunya beraksi untuk tuan raja iblis yang akhirnya tiba. Meskipun rumor tidak berguna yang kau sebarkan tentang tuan raja iblis, tuanku sebenarnya orang yang luar biasa yang layak bekerja untuk…”

Cerita Ragcraft, yang bisa disebut sebagai komplain, kesulitan, atau bualan, terus berlanjut sementara. Akhirnya, dia bernafas lega.

“Fuu~ Aku selalu ingin memberitahu seseorang tentang komplain dan kesulitan bertahun-tahunku, tapi aku tidak bisa melakukan itu sampai sekarang. Terima kasih telah mendengarkan.”

Jadi pada akhirnya, dia hanya curhat?

“Baiklah, aku ingin balas dendam kepada kalian, yang membuat kerja kerasku selama bertahun-tahun menjadi sia-sia. Pertama, aku sangat sangat ingin membuhmu, tapi aku mempertimbangkan itu lagi.”

Aku merasa ini berubah menjadi buruk.

Tampaknya Darkness merasakan firasat buruk juga.

“Apa kalian sangat membenciku? Ya, jika tuan putri Iris itu dilukai.”

‘Mmu, mmu!’—

Medengar itu, Darkness mulai berjuang.

Bagaimanapun, karena dia terikat, dia tidak bisa melakukan apapun.

“Ah, ekspresi itu, ekspresi itu yang ingin kulihat! Hahahaha, aku akan membiarkan kalian di sini untuk sekarang. Baiklah, aku akan mengambil wujudmu dan pergi ke kamar temanmu untuk melakukan hal yang sama, memberitahu mereka hal yang sama yang aku katakan padamu, dan lalu ke kamar tuan putri Iris!”

Mengatakan itu, Ragcraft menatap ke arahku.

“Baiklah aku akan meminjam wujud tidak menarikmu untuk sedikit lebih lama. Fuhahaha, ya, ekspresi frustasi itu yang ingin kulihat! Ah menyenangkan! Ah menyenangkan! Sangat menyenangkan saat-saat ini!!”

Mengatakan hal yang kasar itu, dia meniru wujudku, dan pergi meninggalkan ruangan itu.


Part 6

Setelah berjuang di dalam kloset sementara, aku dan Darkness menyadari bahwa ini tidak akan berhasil.

Karena lemari itu terkunci, suara kami tidak bisa terdengar keluar.

Kenapa si pengganggu yang tidak bisa membaca suasana tidak datang?

Sekarang aku jadi penasaran, kenapa Darkness datang ke kamarku saat ini?”

“Fugu! Fugu!!”

Ah kau tidak bisa melakukan itu.

Menggedor lemari itu berkali-kali dengan kepala, dan melihat tidak ada efek apapun, Darkness menyerah.

Lalu, Darkness yang tampaknya seperti dia ingin menangis terhadap majikan tersayangnya, tampak tiba-tiba menyadarinya. Terlihat dari matanya yang berubah.

Kau ingin menyerah?

Atau kau ingin berusaha lagi?

Aku menggunakan isyarat mata untuk menyampaikan pesan ini . meskipun aku tidak yakin jika dia mengerti niatku, dia mulai menggeliat dengan mata yang lelah.

“Fumu, fumuu!”

Hey, aku tidak mengerti.

Meskipun aku mencoba untuk mengerti, dia terus mengucapkan ‘fumu fumuu’ dan berusaha.

Akhirnya, Darkness menggeliat seperti cacing, menekan wajahnya ke wajahku.

Eh, bukankah wajahmu sedikit terlalu dekat?

Part 6

Ini situasi darurat, pipi kami hampir menyentuh.

Tidak, sebenarnya, melihat bagaimana bersusah payahnya dia mencoba untuk mendekatiku, mulut kami juga sangat dekat!

“Fugu!”

“?!”

Dia menggigit penutup mulutkan.

Meskipun mulutnya tersumpal juga, dia menurunkan penutup mulutnya dan menarik penutup mulutku.

Aku akhirnya menyadari apa yang coba Darkness lakukan.

Selagi Darkness menariknya dengan giginya, aku bergerak mundur…!

“Tinder!”

Dengan ruang kecil yang terbentuk, aku merapalkan ini, sihir satu kata.

Api yang terbuat dari sihir itu menurunkan penutup mulutku, dan terus terbakar…!

“Panas panas panas panas… aaahhh!”

Setelah rambut poniku hangus, penutup mulut itu akhirnya terbakar habis.

Meskipun aku ingin menggunakan freeze untuk mendinginkannya, sekarang bukan waktunya untuk itu.

“Darkness, aku akan menggunakan sihir api kepadamu, okeh? Meskipun aku menggunakan tinder di tali yang terikat di tubuhku, tali itu akan membutuhkan waktu lama untuk terbakar, dan aku mungkin tidak bisa melepaskan itu selagi itu terjadi, tapi jika itu kau…”

Seakan-akan memberiku sinyal untuk tidak mengatakan itu kepada siapapun, Darkness dengan penuh semangat menganggukan kepalanya.

“Tinder!”

Aku menyalakan api di tali Darkness.

Berlarian di ruangan yang redup, tanpa lampu di sepanjang jalan—

Aku dan Darkness yang masih diborgol, berlari melalui kastil.

“Oi Darkness, di mana kamar Iris?!”

“Aku tidak tahu! Seseorang yang memberikan kamar itu adalah perdana menteri, satu-satunya kamar yang aku tahu hanyalah kamarmu!”

Jika seperti itu, itu berarti kami tidak tahu di mana kamar Aqua dan Megumin di kastil yang besar ini.

Lalu, menyadari sesuatu yang ganjil, aku bertanya kepada Darkness.

“Ngomong-ngomong, bagaimana kau tahu lokasi kamarku? Juga, kenapa kau datang jam segini? Perdana menteri itu menahanku jadi aku tidak akan menyebabkan masalah apapun lagi, tapi apa dia menyuruhmu untuk datang ke kamarku?”

Darkness menggigil terkejut.

“I-Itu… tidak, insiden ini hanya bisa terselesaikan berkat bantuanmu, jadi… aku pikir kali ini, daripada berterima kasih kepadamu dengan sesuatu seperti ciuman anak kecil di pipi, aku akan memberikanmu yang lebih…”

“Mesum! Lagipula kau hanyalah Darkness si mesum! Dalam keadaan darurat seperti ini, kau datang merayap ke kasurku?! Hanya betapa sangenya kau?!”

“Ka-Ka-Ka-Kau sa..! Aku tidak berencana sampai sejauh itu! Aku hanya berencana melakukan sesuatu yang…! Juga, dari hasilnya, aku menyelamatkanmu, ya kan?! Jadi bukankah itu tidak masalah?!”

Mendengar balasan kuat Darkness, aku ingat, Darkness selama kami tinggal di sini, dia bergumam sesuatu tentang memberikan hadiah lebih.

Untuk sesuatu yang sangat penting seperti ini, aku harap dia tetap menyimpannya saat kami pulang.

Meskipun, aku yang berpikir aku akhirnya melewati batasan itu dengan Megumin KW, benar-benar tidak punya hak untuk mengatakan apapun.

Lalu.

“Ah!”

Meskipun diasat seperti ini, orang bodoh menunjuk kami dan mulai berteriak.

“Aku akhirnya menemukanmu kau NEET bejat!”

“Jadi kau di sini pria hina! Sangat hina! Kau benar-benar sangat hina!”

Di dalam kegelapan, aku melihat Aqua dan Megumin yang memakai piyamanya, menuju ke arah kami.

Tidak ada alasan untukku dipanggil NEET bejat, jadi ada apa dengan mereka berdua?

“Oi kau, jangan berkata seperti aku adalah penjahat. Aku tidak punya waktu untuk mengurus masalahmu sekarang. Lebih pentingnya, kalian tahu di mana kamar Iris? Ini keadaan darurat, jadi jika kalian mengetahui apapun, beritahulah.”

Mendengar perkataanku, Aqua dan Megumin saling menatap.

“Kamar Iris ada di depan, tapi ada sesuatu kan yang harus kau jelaskan dulu? Aku tidak pernah mengira Kazuma akan merangkak ke kasur Aqua.”

Mendengar Itu, aku secara alami meledak—

“Yang benar aja?! Bahkan aku punya hak untuk memilih orang yang kamarnya ingin aku masuki?!”

“Kau pergi masuk ke kamar orang dan mencoba untuk berbicara mesra dengan mereka, jadi itu yang ingin kau bicarakan sekarang?! Ya ampun, jika Megumin tidak datang ke kamarku untuk bermain, siapa yang akan tahu apa yang akan terjadi!”

Aku dan Darkness saling bertatapan, dan perlahan mengangguk.

“Oi, kau, sudah bawa kami ke kamar Iris! Juga, tidak mungkin aku mencoba melakukan sesuatu terhadap Aqua, kan? Bahkan saat kami tidur bersama di kandang kuda, aku tidak melakukan apapun kepadamu, tahu?! Bahkan di toko yang terkadang aku kunjungi, aku tidak pernah sekalipun meminta bantuanmu, kan?!”

“Hoho?! Kau bersemangaat saat lalu, tapi sekarang kau menolak, apa kau sangat malu yang membuatmu ingin berpura-pura tidak ada yang terjadi?! Jika kau sangat ingin berbicara mesra atau sesuatu seperti itu, gunakan kekayaanmu atau sake mahal atau sesuatu! Ada berbagai macam cara, kan? Jika kau melakukan itu, aku bahkan tidak masalah untuk berpegangan tangan denganmu!”

Sekarang aku sangat ingin menampar si bodoh ini.

Tidak, lebih dari itu, aku ingin menampar Ragcraft, yang membuat kekacauan ini!

“Itu hanyalah palsu, doppelganger! Itu hanyalah doppelganger! Doppelganger yang menyusup ke kastil ini, dan mengincar Iris!”

Aqua dan Megumin saling menatap lagi.

“Hey, apa kau mengatakan bahwa kau yang memuji rambutku hanyalah penipu? Lalu tentang hal tidak masuk akal yang kau katakan, seperti ‘Jika kau bukanlah kultus Axis, kau akan sempurna’, itu…?”

“Kau juga mengatakan kepadaku ‘Jika kau bukanlah klan penyihir merah, kau akan sempurna’. Saat lalu, aku sangat ingin meledakanmu.”

Mengatakan hal ini yang tidak ingin kudengar, mereka memandu kami ke kamar Iris.

Mohon hentikan! Pembicaraan mesra apa yang orang itu gunakan, mohon sudah hentikan!

Berdasarkan kejadian yang sekarang… Mungkinkah si peniruku ingin berbicara mesra dengan Iris?

Aku ingin mengatakan bahwa itu aneh, karena dia yakin bahwa dia adalah adikku, tapi…

“Ini dia. Iris ada di dalam ruangan ini… hmm, ada suara di dalam.”

Sial, dia sudah di dalam.

Saat aku dan Darkness ingin—

“Extertion!”

–Membuka pintunya…

Gelombang kejut yang intens lewat di atas kepalaku.

Sesaat kemudian, pintu ruangan itu terjatuh…

“O-Onii-sama?!”

Di dalam ruangan ada Iris yang berpakaian piyama dengan pedang di tangannya, dan wajahya tersipu merah.

Perkataan mesra apa yang dia katakan kepadanya?

Ada cairan hitam yang seperti bagian dari Ragcraft ada di atas lantai—


Part 7

“—Aku sangat dipermalukan!”

Pagi selanjutnya.

Setelah orang di dalam kastil mengetahui tentang keributan itu, kami kembali ke hotel tempat kami tinggal.

Pagi selanjutnya, kami kembali ke kastil, tapi…

“Umm, pangeran Revi, kau tidak berhubungan dngan insiden ini, jadi kau tidak perlu untuk..”

Mengabaikan kehadiran pengikutnya, pangeran itu tiba-tiba bersujud saat dia melihat Iris, dan Iris jadi bingung karena itu.

Kabarnya adalah ‘Perdana menteri itu adalah doppelganger’ yang sudah bocor dari kastil, dan semua orang di kota sudah mengetahuinya.

Sekarang Iris tidak hanya pahlawan pembunuh naga, dia menjadi penyelamat negara ini dari genggaman doppelganger.

Dan semua orang di negara ini juga tahu bahwa penyelamat itu adalah tunangannya pangeran itu, jadi seluruh kastil sekarang menjadi meriah seperti festival.

“Aku minta maaf! Aku bodoh. Ah, aku tidak akan komplain jika aku dipanggil pangeran bodoh! Jika bukan karena tuan putri Iris, negaraku akan jatuh ke dalam genggaman pasukan raja iblis…”

Pangeran itu telah seperti ini sampai sekarang.

Tampaknya Ragcraft mempunyai pengaruh besar di negara ini, dan sekarang sudah diketahui bahwa dia doppelganger, pangeran itu tampaknya sangat terkejut.

Semua sikap orang ‘kau hanyalah negara desa’ terhadap Iris telah berubah seluruhnya, dan sangat memujanya yang membuatnya susah dibedakan siapa pemimpin negara ini.

Lalu, Iris berjalan ke tengah-tengah ruang tamu, dan tersenyum kepada pangeran yang bersujud itu.

“Pangeran, kau adalah anggota kerajaan, jadi kau tidak boleh menundukkan kepalamu, sebegitu mudahnya, tahu?”

Mendengar itu, pangeran itu terkejut, dan menghela nafas dalam-dalam.

“A-Aku mengerti, bagaimanapun, karena insiden ini, kami berhutang besar kepadamu. Negaraku tidak akan pernah melupakan kebaikan Belzerg. Jika ada masalah apapun mulai dari sekarang, beritahulah kami. Umm…”

Setelah sedikit keraguan—

“Lagipula Belzerg dan Elroad negara sekutu dan negara teman.”

Lalu, dia memalingkan wajahnya.

Dengan tatapan lembut para pengikut itu dan Iris ke pangeran itu, suasana harmonis menyebar ke ruang tamu.

Darkness yang merasakan aura Iris terlalu bersinar, melangkah untuk berdiri di sampingnya.

“Baiklah, dengan ini, insiden ini berakhir. Semuanya berakhir dengan baik dan hubungan negara kita telah meningkat. Dari hasilnya, semuanya bagus, kan? Mulai dari besok, negaraku akan berada dalam tanggunganmu, pangeran Revi.”

“Ah, meskipun kami hanya bisa membantumu dari belakang, mohon serahkan kepada kami. Bagaimanapun, semuanya benar-benar berakhir dengan baik. Kakak tuan putri Iris juga berlaku baik kepadaku. Meskipun itu tidak bisa diterima untuk melakukan tipu daya, itu pengalaman sosial yang bagus.”

Dibanding saat kami pertama bertemu, pangeran itu sangat tenang. Dengan suasana hati yang bagus, dia—

“Karena kau nanti suatu hari akan menjadi kakakku, jangan sungkan untuk menganggap kastil ini sebagai rumahmu, dan datang ke sini untuk bermain kapanpun.”

Mengatakan hal yang tidak dapat dimengerti.

Karena tidak ada seorangpun yang membantahnya, biarkan aku membantahnya.

“Kenapa pula aku menjadi kakakmu? Bagaimana bisa itu menjadi seperti itu?”

Terhadap perkataanku, suasana di ruang tamu menjadi membeku.

“….. Eh? Tidak, kau kakak tuan putri Iris kan?”

“Ya? Tapi kami tidak ada hubungan darah. Aku hanyalah kakak dalam nama dan tugas.”

Pangeran itu memiringkan kepalanya. Apa yang aku katakan benar-benar susah dimengerti?

“Kau tidak ada hubungan darah? Ya-Yang berarti…? Kau bukanlah tuan Jastis? Jadi siapa kau?”

“Petualang nomer satu di Belzerg, Satou Kazuma.”

Meskipun dengan balasan sederhanaku, pangeran itu tampaknya tidak mengerti apa yang aku katakn.

“… Ah, maksudmu kau adik kakak dengan keadaan yang spesial? Yah, dalam hal apapun, tuan putri Iris mengakuimu sebagai kakaknya, jadi aku harus juga…”

Seperti yang diduga, anak ini hanyalah pangeran bodoh.

“Tidak tidak. Bukankah kau sudah membatalkan pertunanganmu dengan Iris?”

Kali ini, waktu yang mulai membeku.

“Hey hey, kenapa dia tidak bergerak? Apa dia baik-baik saja?”

“Umm, aku pikir ini lebih baik untuk kita membiarkan dia untuk sekarang. Atau sebenarnya Kazuma, ada beberapa hal yang tidak seharusnya kau katakan, okeh? Semua orang memutuskan untuk tidak menyinggung hal itu, jadi kenapa kau mengatakan itu kepadanya?”

Meskipun Aqua dan Megumin mengatakan itu, ada sisa kehidupan di mata pangeran itu.

“I-I-I-Itu… Ha-Hanya untuk menjaga jarak dari negaraku dengan Belzerg. Aku hanya ingin tuan putri Iris membenciku, jadi aku tidak benar-benar bermaksud seperti itu…! Juga, aku telah ditipu oleh perdana menteri itu, dan terlebih, sebagai pertanda dari persekutuan dan pertemanan negara kita…!!”

Pangeran yang putus asa yang tidak seperti karakternya, tidak seperti saat kami pertama bertemu, menunjukan tatapan permohonan kepada Iris.

Iris menatap ke arahku sesaat, dan menunjukkan ekspresi yang bermasalah.

“… Belzerg dan Elroad akan selama-lamanya berteman, jadi ayo berteman selamanya.”

“Tunggu sebentaaaaaaaaar!!”

Translated by: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 10 Chapter 05 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP