Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

–Demi orang ini—

Aku mengacaukannya.

Aku berpisah dengan orang yang telah lama kucari selama hidupku dengan cara seperti itu, dan disaat yang emosional, aku melakukan sesuatu yang seharusnya tidak kulakukan.

Bagaimana aku harus menghadapinya besok?

Dia bilang dia mencintaiku juga, jadi itu berarti membuat kami menjadi sepasang kekasih?

Haruskah aku merubah sikapku memperlakukan dia?

“Fuaaaaa~~ Selamat pagi!”

Pelaku yang membuatku bermasalah muncul dengan menguap. Dengan ekspresi yang mengantuk, dia dengan malas berjalan ke tempat di mana kami berada.

Kazuma, yang mulai mengemasi barang bawaannya sebelum merapihkan rambutnya, berkata:

“Yunyun, ayo pulang dengan teleport.”

… Kembali ke Axel dari benteng itu bisa dilakukan hanya dalam sekejap mata, tapi karena kami sudah sampai seperti ini selama dalam perjalanan kami, kami memutuskan untuk pergi ke mata air panas dalam perjalanan kami kembali untuk beristirahat.

“Aku tidak masalah melakukan itu, tapi kenapa kau tiba-tiba membawa itu?”

Saat Yunyun bertanya, dia menunjukkan sifat yang mencurigakan.

“Su-Sungguh tidak ada, aku hanya sangat merindukan Axel kau tahu.”

Segera setelah Kazuma yang bermuka dua seperti itu—

“Yeah, aku ingin cepat kembali ke Axel untuk bertemu dengan kaisar Zell! Ayo pulang cepat dan adakan pesta! Lagipula kita mengalahkan dewa jahat itu!”

Aqua mengatakan rencananya tanpa ada tanda-tanda motif tersembunyi apapun. Semua yang dia inginkan hanyalah berpesta dengan semuanya.

“Kau benar, kita seharusnya bangga terhadap usaha kita kali ini. Sampai sekarang, kita bertarung melawan pemimpin pasukan raja iblis karena kita terpaksa, tapi kali ini kita bertarung dengan keinginan kita sendiri, dan membunuhnya.”

Darkness mengatakan itu, selagi dia membusungkan dadanya dengan sombong.

Tapi—

“Sejujurnya, kau benar-benar tidak melakukan apapun.”

“Eh?”

Darkness yang kesombongannya direnggut oleh Kazuma, matanya mulai berkaca-kaca.

“Hey, Yunyun, kau tetap ingin tinggal dengan kami? Tidak perlu untuk memaksakan dirimu untuk tetap tinggal dengan kami…”

“Eh?! Ah, ma-maksudmu aku? Umm, erm… jika kau membiarkanku bergabung denganmu, aku akan senang…!”

Sesaat semuanya tampak telah setuju untuk mengadakan pesta malam ini, dan berdiskusi dengan bahagia tentang rencana mereka, Kazuma berkata:

“Ah, ngomong-ngomong, aku tidak pulang malam ini.”

Ini tidak seperti dia adalah Aqua, jadi kenapa dia mengatakan perkataan menolak seperti itu?

“Kau tidak pulang? Kalau begitu mau pergi ke mana kau?! Maksudku, saat kau pergi dengan teman-temanmu, apa yang kalian lakukan?”

“Hmm?! I-I-I-I-Itu hal yang baik, bukankah kau seharusnya mengerti? Ini hanya berbagai hal yang dilakukan dengan teman bersama-sama, kau tahu…”

Intuisi tajam dari klan penyihir merah memberitahu bahwa dia pergi keluar ke dalam bisnis yang aneh.

“Jadi kau hanya melakukan berbagai hal dengan teman-temanmu? Kalau begitu ajak mereka untuk berpesta dengan kita. Ini kesempatan yang langka untuk kita berkumpul, jadi semakin meriah kan?”

“Eh–?!”

Ekspresi Kazuma terlihat seakan-akan dia sedang menyaksikan akhir dari dunia. Sekali lagi, aku ditegaskan lagi oleh intuisiku.

Meskipun aku tidak tahu apa yang dia ingin lakukan, dia jelas bukan melakukan hal yang baik.

Aku berjalan ke samping Kazuma, yang bahunya mengendur, dan menepuk punggungnya.

“Yoshi, yoshi, kenapa kita tidak berminum bersama dengan Kazuma malam ini untuk merayakan pecapaiannya?”

“Hey kau, apa kau tahu kenapa aku ingin tinggal di luar?”

Kazuma berkata dengan menyesal. Meskipun begitu, aku tidak tahu apa yang dia maksud.

“Bagaimana aku bisa tahu? Ngomong-ngomong, ke mana kau akan pergi?”

“Cafe itu, kau tahu, cafe itu?! Salah satu yang beroperasi selama 24 jam setiap hari.”

Cafe yang buka 24 jam setiap hari?

Hanya ada satu toko di kota Axel yang cocok dengan perkataannya.

“… Kau, setelah apa yang terjadi kemarin malam, kau memutuskan untuk melakukan hal kotor semacam itu?”

“Hmm? Ada apa Megumin? Matamu benar-benar merah… Apa yang membuatmu sangat bersemangat? Apa ada sesuatu yang terjadi kemarin malam?”

Orang ini–!

… Tidak, tenanglah sebentar, meskipun kami mengatakan bahwa kami saling mencintai, kami tidak pernah mengatakan bahwa kami berpacaran.

Yang berarti aku tidak punya alasan untuk marah.

“… Toko itu ada banyak onee-san yang berpakaian seksi. Hmm? Apa mereka semua tipemu Kazuma?”

“Huh, jadi kau tahu tentang toko itu? Dan tipe yang aku suka kah… Aku penasaran apa ya…?”

Balasannya penuh dengan keraguan.

“… Karena kita membicarakan tentang ini, bolehkah aku bertanya tipe gadis yang Kazuma suka?”

“Tipeku? Hmm, aku benar-benar tidak mempertimbangkannya sebelumnya… Jika aku perlu mengatakannya, itu adalah gadis dengan rambut panjang, payudara yang besar dan dia sangat menyayangiku?”

Mendengar balasan ringannya seperti itu, aku merasa perlu mempertimbangkan lagi tentang perasaan cintaku terhadap pria ini.

Setelah apa yang terjadi kemarin, bukankah seharusnya dia tidak lebih dekat denganku?

“Hey, ada apa? Aku dengar jika kau terlalu banyak mengeluh keberuntunganmu akan menurun kau tahu?”

Dia tidak populer karena dia selalu seperti ini. Oh ya ampun—

Itu akan baik-baik saja jika aku satu-satunya orang yang mencintai orang aneh ini.

“Semuanya, persiapan teleportnya telah selesai.”

Semuanya berkumpul bersama—

“Baiklah, aku akan menggunakan bayaran hadiah itu untuk tinggal di luar selama seminggu! Meskipun aku sungguh tidak tahu seberapa besar bayaran itu.”

Aku tidak tahu kenapa dia ingin tinggal di luar selama seminggu, tapi seperti biasanya, dia mungkin melakukan hal yang buruk.

Selagi aku merenungkan tentang ini—

“Teleport–!”

–Aku memutuskan untuk memanjangkan rambutku.


–Untuk onii-sama—

–Sekitar seminggu setelah kami kembali ke Axel.

Aku ingin menaruh piring ke lantai untuk memberi makan Chomusuke, tapi aku diganggu dengan Megumin selagi dia memasuki ruangan itu.

“… Kazuma, apa kau memberi makannya terlalu banyak? Kau tidak seharusnya terlalu menyayanginya kau tahu?”

“Tapi dia tidak berhenti makan— Sini sini, banyak makanlah dan tumbuhlah dengan cepat”

Sebelum kau menjadi kakak itu, aku harap kita bisa bersama dengan baik.

Juga, mohon maafkan Megumin karena telah menggunakan sihir ledakan kepadamu.

“… Ada surat untukmu Kazuma. Aku tidak tahu tentang apa itu.”

Surat untukku?

“Apa itu penjual telur naga lagi? Bahkan setelah aku membeli kaisar Zell, dia telah mengirim surat ini setiap hari.”

Si bodoh itu tertipu dengan banyak penipu yang datang ke rumah ini.

“Jika itu dikirim untuk Kazuma kalau begitu itu mungkin bukanlah apapun yang bagus. Biar aku lihat.”

“Nih… aku merasa pernah melihat amplop ini sebelumnya di suatu tempat…”

Megumin memberikan surat itu kepada Darkness…

Darkness membuka amplop itu dan mengintip ke dalamnya. Tanpa jeda, dia memasukkannya ke dalam saku yang ada di dadanya.

“… Oii, apa yang ingin kau lakukan dengan surat yang dikirimkan untukku?”

“… Ini seperti yang Aqua katakan, ini hanya surat dari penjual naga.”

“Seperti yang kuduga! Bukankah ini hebat Kazuma? Semua surat yang dikirimkan kepadaku seperti ‘Surat ini dikirimkan untuk seseorang yang memiliki takdir dengan seekor naga, seorang petualang hebat yang tenar’.”

Mengabaikan Aqua yang mengatakan hal bodoh lagi, aku berkata kepada Darkness yang mencoba menghindari tatapanku:

“Oii, berikan surat it—“

“Enggak mau.”

Darkness langsung membalasnya, dan meringkuk seperti bola, seakan-akan dia gadis hamil yang melindungi anaknya.

Melihat sikapnya, aku bisa tahu siapa yang mengirim surat itu.

Karena aku pernah melihat Darkness bertingkah seperti ini sebelumnya.

“Itu Iris kan?! Iris mengirim surat itu untukku, kan?!”

“Bagaimana bisa kau tahu?! Tidak, maksudku, ini hanya–!”

Aku tanpa ampun mengulurkan tanganku ke dada Darkness selagi dia secara mati-matian menyangkalku.

“Ahhhhh?!”

“Lihat! Seperti yang kuduga, surat ini dari Iris untukku!”

Darkness menaruh tangannya ke dadanya dan membungkuk.

Hmm, jangan pikir aku hanya memegang surat itu jika kau menaruhnya di dadamu.

Lagipula, aku bukan lagi aku yang lemah. Aku telah terlahir kembali menjadi pria yang kejam.

Selagi aku menikmati sensasi dari kemenanganku, aku membuka surat itu.

Melepaskan segel dari kerajaan, aku membuka surat itu—

‘Untuk onii-sama,

Aku mendengar percapaian hebatmu di benteng itu. Kau tampaknya selalu maju duluan ke dalam bahaya, jadi aku sedikit khawatir terhadapmu…’

Hanya membaca bagian atas surat itu telah menghangatkan hatiku.

‘Kali ini, aku punya permintaan untuk onii-sama yang menjadi petualang terhebat di negara ini.’

Lalu aku membaca kalimat akhirnya.

‘Sebenarnya, aku pergi bertemu dengan pangeran dari negara sebelah yang aku telah diatur untuk menikah dengannya, jadi aku akan menyewa onii-sama sebagai pengawalku—‘

Dan dengan kencang aku merobek surat itu.

Epilogue 2


Epilogue 3

Translated by: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 09 Chapter 06 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP