Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Memberi terima kasih dan berkah kepada dewi

Setelah matahari telah terbenam, aku datang ke pesta di distrik perdagangan.

“Kau sangat terlambat, Kazuma. Kami sudah mulai! Hey, ke sinilah!”

–Festival malam, tapi ini tidak sepi.

Ini perayaan yang diadakan pada hari terakhir festival.

Pengelola festival ini memesan seluruh distrik perdagangan untuk di gunakan sebagai tempat pesta.

Di sana ada anggota dan ketua panitia distrik perdagangan, begitu pula kultus Eris dan kultus Axis.

Aku duduk di samping Aqua yang datang duluan.

“Hey, membiarkan orang-orang itu berada di tempat yang sama. Bukankah ini seperti mengunci dewi dan iblis di dalam ruangan yang sama?”

Mendengar analogiku, Aqua terlihat tidak senang.

“Banyak bacot lu, pelaku. Itu terlalu berlebihan untuk menyebut kultus Eris sebagai iblis. Dan ini untuk merayakan berakhirnya festival, kan? Orang-orangku tidak akan membuat kerusuhan selama pesta.”

Sebenarnya, kultus Axis lah yang kusebut sebagai iblis.

Tapi sudahlah.

Selagi Aqua berbicara, kultus Axis yang hadir tidak berdebat ataupun mengajak berantem kultus Eris. Daripada itu, mereka mengambil inisiatif untuk menuang wine dan menikmati diri mereka sendiri.

“Mungkinkah jika orang-orangmu punya pesta selama 24 jam, mereka semua akan menjadi ramah?”

“Ini terasa seperti kami telah direndahkan, tapi itu tidak salah. Ngomong-ngomong, aku suka juga. Jika kau ingin aku menjadi ramah, berikan wine enak kepadaku setiap hari.”

“Kau mengakui bahwa orang-orangmu pelaku utama dalam menyebabkan masalah.”

Ada orang yang familiar di manapun.

Pendeta Cecily sedang mengusap wajah mabuknya ke pipi gadis dari kultus Eris.

Entah mengapa, Vanir sedang makan bersama dengan Yunyun dan Wiz. Dia mungkin di sini sebagai anggota dari distrik perdagangan.

Epilogue 1

Dan lalu…

“Darkness, ayo. Minum! Megumin juga!”

“Kenapa kau sangat bersemangat selama pesta? Hey, hey, baiklah, aku akan minum. Jangan seret Megumin ke dalam ini! Aku akan meminum bagian Megumin juga!”

“Darkness, aku bukan anak kecil lagi. Saat ini, biarkan aku minum! Aku dalam umur yang sudah boleh menikah! Ah, Kazuma, kau telat. Bantu aku menjelaskan ini! Aku hanya dua tahun lebih muda dari Kazuma. Jadi tidak terlalu muda!”

Wajah Chris memerah selagi dia memeluk Darkness dan Megumin.

Apa semua dewi suka pesta?

“Kau terlalu muda untuk meminum wine. Juga, aku dan Megumin berbeda tiga tahun sekarang. Karena hari ini ulang tahunku!”

Benar, hari ini adalah ulang tahun pertamaku sejak aku datang ke dunia ini.

Mengatakan hari ulang tahunku itu sedikit tak tahu malu, tapi aku tidak ingin kehilangan kesempatan. Aku berharap untuk diberi selamat oleh semua orang.

“Oh, selamat ulang tahun? Baiklah, Kazuma, beri aku hadiah.”

Aku langsung mendapatkan ucapan selamat…

“… Hadiah? Ah, apa yang kau katakan? Kenapa aku harus memberimu hadiah?”

Mendengar ini, Aqua menggelengkan kepalanya tak berdaya dan membalas.

“Kazuma benar-benar bodoh yang tidak tahu perbedaan negara ini. Baiklah, aku akan memberitahumu. Di negara ini, orang yang berulang tahun yang memberikan hadiah untuk mereka yang menjaganya selama tahun berlalu sebagai rasa syukur. Sesuatu seperti ‘Terima kasih semuanya, aku melewati tahun ini dengan aman.’”

Apa-apaan tuh? Dunia ini sungguh kejam.

Tapi karena ada monster di dunia ini, rata-rata harapan hidup di dunia ini sedikit rendah, jadi perbedaan ini…

“Tidak ada yang semacam itu. Kazuma, selamat ulang tahun. Aku akan memberimu hadiah nanti.”

Mendengar perkataan Megumin, aku segera menerkam Aqua.

“Kau sangat bagus dalam memberitahu kebohongan yang luar biasa, kau perawan tua yang memalsukan umur! Beritahu kami umur dan ulang tahunmu, oii!”

“Wah! Kazuma mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dia katakan! Aku harus memberi hukuman ilahi kepadamu!”

Selagi aku dan Aqua saling mencekik, Darkness berkata selagi memegang gelas wine dengan sapu tangan.

“Kazuma, selamat ulang tahun. Saat kita tiba di rumah, aku akan memberimu hadiah juga. Maaf, aku akan menyiapkannya, jika aku tahu sebelumnya.”

“Ah, terima kasih. Aku seharusnya memberitahu sebelumnya. Ulang tahun Megumin berlalu tanpa disadari. Kita akan merayakannya lain kali. Ngomong-ngomong, kapan ulang tahun Darkness? Karena kau bangsawan, itu pasti pesta yang besar, kan?”

“Eh, u-ulang tahunku? … Umm, i-itu..”

Melihat mata Darkness melirik sana-sini, Chris berkata dengan santai:

“Ulang tahun Darkness sudah berlalu sangat lama. Ada pesta besar di musim semi, kan? Ngomong-ngomong, kenapa Asisten-kun dan yang lain tidak datang?”

Mendengar ini, Darkness gemetar. Aku tiba-tiba mengerti.

“Kau, kau berpikir tidak ada yang bagus terjadi jika kami datang, jadi kau berniat untuk tidak mengundang kami, kan? –Kau pikir kami akan melakukan hal bodoh ke bangsawan lain!”

“Seperti itukah?! Itu terlalu berlebihan! Oh, benar, saat kita menerima surat undangan dari anak kecil Iris itu, dia menyarankan untuk menolak!”

“Hajar dia! Hari ini, ayo hajar gadis kaya yang terlalu berlebihan ini!”

Aku melihat Aqua dan Megumin mengganggu Darkness yang ingin menangis. Saat ini, Chris tersenyum masam denganku, menarik lengan bajuku untuk pergi ke tempat lain.

“—Ini sungguh kacau… aku dengar dari Darkness bahwa kau pelaku dibalik seluruh insiden ini?”

Setelah kami pergi, kami berjalan-jalan di sekitar. Udara dingin menghembus ke wajahku yang panas karena wine itu. Chris berkata tiba-tiba dengan ekspresi yang bertentangan.

Setelah membuat Eris sendiri muncul di kontes kecantikan.

Kedatangan perwujudan dari dewi menjadi berita besar, menyebar dengan cepat ke seluruh kota dan bahkan ke ibukota melalui sihir, pos merpati, dan bahkan kuda yang cepat.

Menurut ketua panitia distrik perdagangan, Axel akan menjadi kota di mana dewi turun ke dunia ini, tempat suci untuk kultus Eris.

“Te-Tentang ini, aku sangat minta maaf. Aku akan membantumu mencari pusaka suci, jadi mohon lepaskan aku… tapi, anggota distrik perdagangan bilang—‘Setelah acara ini, festival syukuran dewi Eris pasti akan berlanjut.’”

Mendengar ini, Chris menjadi canggung dan malu.

“Seperti itukah? … Kalau begitu, karena kau dan Aegis menyelamatkanku di atas panggung, aku akan memaafkanmu kali ini!”

“Aku sangat berterima kasih, dewi-sama. Terima kasih banyak!”

Kami saling bercanda selagi kami berjalan-jalan di sekitar kota yang masih ramai sisa dari festival itu.

Setelah melarikan diri dari kontes kecantikan, dia berkata bahwa Aegis sangat patuh kepada Chris.

Aku dengar bahwa dia akan segera menemukan majikan bagus untuk Aegis, memberikan Aegis menjadi andalan melawan pasukan raja iblis.

Dengan cara ini, pencarian pusaka suci dan kompetisi antara kultus Eris dan kultus Axis berakhir dengan baik.

Tapi memikirkannya secara hati-hati, pengaruh dari dewi sungguhan sangat kuat.

Lagipula, hanya dengan berjalan-jalan seperti ini…

“Huft… apakah Eris-sama masih ada di suatu tempat di kota ini? Karena aku melihat gambarnya, aku sudah lama mencarinya…”

“Meskipun dia masih di sini, dia tidak akan muncul di depanmu dengan pemikiran jahatmu. Hanya kultus Eris tulus sepertiku yang bisa bertemu dengannya suatu hari.”

“Kau yang jahat. Kau menghabiskan tabungan pernikahanmu untuk teleport ke sini hanya untuk sampai di kota ini dengan cepat.”

“Bodoh, aku di sini untuk mendapatkan berkah Eris-sama untuk pernikahanku. Pacarku setuju dengan ini.”

Kami bertemu dengan dua pria yang bersemangat membicarakan tentang Eris.

Aku bertemu dengan mereka selagi kami lewat.

“… Dengar itu? Eris-sama, tidak inginkah kau memberi berkah kepadanya?”

“Aku bukan Eris-sama. Aku Chris-sama, Asisten-kun. Satu-satunya hal yang aku bisa sekarang hanya mencuri harta karun dari rumahmu untuk mengganti uang tabungan pernikahan dia.”

Kami tertawa bersama.

Mungkin karena kami tiba-tiba berhenti dan tertawa, seseorang menabrak punggung Chris.

Itu adik kecil kembar, mereka memegang beberapa bunga cantik.

“A-Aku minta maaf!”

“Sangat minta maaf!”

Dua adik kecil itu meminta maaf kepada Chris.

“Aku yang seharusnya minta maaf karena tiba-tiba berhenti. Apa kalian baik-baik saja? Ada yang sakit?”

Mengatakan itu, Chris menundukkan kepalanya.

Adik kecil itu menjatuhkan bunganya ke tanah.

Chris mengambil bunga itu.

“Ma-Maaf! Telah membuat bunga chris yang cantik ini jatuh ke tanah.”

Dia memberi bunga ungu itu kepada gadis itu.

“Chris? …. apa itu nama bungannya?”

Aku melihat ke arah bunga di tangan gadis itu dan bertanya dengan pelan.

“Benar, bunga ini bernama chris. Dalam istilah bunga, itu berarti ‘Hati yang tidak pernah menyerah’.”

Mendengar penjelasan Chris, kakak yang tertua dari dua kembar itu berkata dengan mebenarkannya.

“Eh, itu. Kenapa kau punya bekas luka di wajahmu? Apa kau petualang? Ayah bilang petualang itu berandalan. Tapi kenapa orang yang berandalan sangat tahu tentang bunga?”

Pertanyaan berturut dari anak kecil itu menyebabkan beberapa kesusahan kepada Chris.

Dia menggaruk bekas luka di pipinya dan berkata:

“Umm… luka ini karena pertarungan melawan orang buruk di pasukan raja iblis. Aku benar seorang petualang, dan tidak semua petualang berandalan, seperti kakak ini.”

Dia tersenyum senang selagi dia melihat ke arahku.

“Dan aku hanya tahu dengan bunga ini. Lihat, bunga ini memiliki warna yang sama dengan mataku, kan? Aku sangat menyukai bunga chris ini.”

Chris membungkukan badannya dan melihat ke dua gadis kecil itu, mendekatkan wajahnya ke bunga itu untuk mencium aromanya.

“Jadi seperti itu. Bunga ini persembahan untuk Eris-sama. Aku dan kakakku menggabungkan tabungan kami untuk membeli ini.”

“Ya, karena Eris-sama juga suka bunga ini!”

“Eh… sangat mengagumkan. Untuk tahu apa yang Eris-sama suka! Tapi jika Eris-sama tahu bahwa anak kecil seperti kalian menghabiskan tabungan kalian untuk memberikan bunga, dia akan senang tapi juga akan sedih. Jadi batasi untuk kali ini, dengan ini, Eris-sama akan senang.”

Chris mengatakan itu dengan malu dan dengan lembut mengelus kepala mereka.

“Seperti itukah? … Tapi kami ingin berterimakasih kepada Eris-sama.”

“… Berterimakasih?”

Dia berkata kepada Chris yang bingung.

“Ya, berterimakasih. Ibu bilang bahwa semua orang bisa hidup damai itu karena Eris-sama memberikan berkah kepada orang dengan berbagai macam kekuatan untuk melawan raja iblis yang jahat.”

“Dan Eris-sama itu secara diam-diam melakukan banyak hal baik, jadi kami ingin berterimakasih kepada Eris-sama dan bersorak untuknya.”

“Se-Seperti itukah? … Kalau begitu, meskipun kalian tidak memberikan itu nanti, Eris-sama akan sangat bahagia untuk mengetahui hati kalian. Dia pasti akan bersyukur atas dukungan kalian.”

Mengatakan itu, dia terlihat bermasalah selagi dia menggaruk pipinya.

Wajahnya menunjukkan ekspresi seakan-akan dia baru menerima penebusan.

Yang muda dari dua kembar itu melihat ke arahnya dan berkata:

“… Ngomong-ngomong, mata dan rambutmu memiliki warna yang sama dengan Eris-sama.”

Anak kecil benar-benar sangat sensitif.

Yang tertua dari dua kembar itu juga menatap rambutnya saat Chris mulai panik.

Gadis itu berpikir sesaat dan memberikan bunganya kepada Chris.

“Karena aku sudah punya bunga dari adikku, jadi bunga ini untukmu. Petualang, terima kasih telah melindungi kami dari monster!”

“Terima kasih!”

Mengatakan itu, kakak tertua itu tersenyum dan mendorong bunga itu kepada Chris.

Ini mungkin hanya tingkah laku anak kecil.

“Ah, haha. Baiklah, baiklah. Aku kalah dengan kalian berdua. A-Aku ingin berterimakasih kepada kalian berdua…!”

Chris tersipu setelah menerima hadiah yang tidak terduga dari gadis itu.

Matanya ingin menangis, dia tersenyum malu dan menutupnya.

Dua gadis itu tersenyum dan pergi.

“Baiklah, sampai jumpa lagi, onii-chan! Bye bye!”

“Bye bye!”

“Eh?! Tunggu! Aku bukan onii-chan tapi onee-chan!”

Setelah dipermalukan saat perpisahan itu, Chris ingin menangis dalam alasan yang berbeda.

“Nah, jangan-jangan nama Chris itu dari…”

Chris mendekatkan wajahnya ke bunga di tangannya, menutup matanya, dan menyium aroma bunga itu.

“Ya, itu dari bunga ini.”

Dia melihat dua gadis itu pergi dengan wajah yang penuh berkah.

“… Aku pikir kau hanya secara acak merubah satu atau dua kata dari nama ‘Chris’.”

“Kau pikir aku orang macam apa?”

Dia menatapku dengan bunga yang berada dekat di hidungnya.

“Yah… seseorang yang diam-diam dan terus bekerja keras sendirian, satu-satunya orang yang aku hormati.”

“… Se-Seperti itukah? Yah, itu bagus.”

“Oh, apa kau malu? Apa kau menjadi malu, Bos?”

“Berisik, berisik kau Asisten-kun, diamlah sebentar.”

“Meskipun kau membelakangiku, aku tetap tahu. Kau sangat amat tersipu sampai telingamu memerah. Eris-sama sangat imut, menikahlah denganku?”

“Berisik, berisik kau Kazuma-san. Jika kau menggoda dewi, kau akan menerima hukuman ilahi, dan jangan mengatakan hal seperti itu dengan santai. Aku akan memberitahu Darkness dan Megumin bahwa Kazuma-san melamarku untuk menikah.”

Chris berjalan lebih cepat tanpa melihat ke belakang.

Dia terus membelakangiku, tersipu, dan berkata dengan segan.

“Nee, Asisten-kun.”

“Apa?”

Dia berjalan dengan langkah lebar, memegang bunga itu di tangannya dengan erat seperti harta karun yang berharga.

“… Terima kasih telah banyak membantuku.”

Karena perkataan dari pengikutnya yang masih muda, dewi-sama merasa usaha rahasianya telah terbayarkan. Dia mengatakan kata-kata itu dengan pelan yang mengadung berbagai hal arti.

Saat aku mendapatkan keimutan ini dan dengan mudah mem-bully teman—

Karena festival yang merepotkan ini telah selesai, ada sedikit perasaan dari kesepian.


Setelah berakhirnya festival

Setelah festival berakhir, disuatu hari saat kota kembali dengan kedamaian.

Aqua berbaring di atas sofa dan bermain dengan bola bulu kuning di tempurung yang kosong yang masih memiliki aura kehadiran. Dia berkata dengan gembira:

“Kazuma, Cecily mengirim pesan untukmu. ‘Berkatmu, cabang kultus Axis di Axel telah sukses melakukan pekerjaan kami. Saat disusun oleh kultus Eris, festival tahun depan akan dikelola oleh kedua kultus. Penghargaan ini semua untuk Kazuma-san yang telah mendonasikan banyak hal. Karena itu kami mempertimbangkanmu sebagai kultus Axis yang terhormat.’”

“Sialan!”

“Wah!”

Tanpa penjelasan, aku merobek surat yang sedang Aqua baca.

“Itu terlalu berlebihan! Kau NEET Sukapon! Apa yang membuatmu tidak puas dengan surat terima kasih dari kultus yang sudah susah payah menulis ini?!”

( Note: Sukapon itu robot utama dalam game pertarungan Nintendo, Joy Mech Fight. https://goo.gl/yoC5Ev )

“Aku puas dengan semuanya! Kenapa pula aku harus menjadi penganutmu?! Apa ini semacam permainan hukuman?!”

Pada akhirnya, aku memberikan semua uang yang aku hasilkan sebagai penasihat kepada Aqua.

Perasaan bersalahku meluap setelah mengetahui Aqua menggunakan semua bayarannya dari berburu Kowloon Hydra, bersama dengan simpanannya untuk festival itu.

Aku membantu membangun ulang gereja yang bobrok itu. Ini seharusnya bisa membatalkan posisiku dari pelaku dalam kejadian ini… mungkin.

“Haha, Kazuma jadi tsundere. Ini tsundere, kan? Cecily bilang Kazuma-san itu sangat tsundere, jadi saat dia bilang ‘benci’, itu berarti sebaliknya.”

“Aku memebencimu dan wanita itu.”

“… Kenapa aku tidak merasakan persaaan kagum saat kau menjadi tsundere kepadaku?”

Aqua duduk di depanku dan tiba-tiba memiringkan kepalanya lalu bertanya.

“Oh, benar. Kazuma, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepadamu. Aku dengar Eris muncul di kontes kecantikan. Apa kau tahu ke mana dia pergi? Dia terlalu berlebihan, jika dia turun ke sini, dia seharusnya datang dan menyambutku. Dia sangat dingin terhadap senpai-nya.”

Dia menyebabkan sangat banyak masalah untuk Eris dan masih mebanggakan dirinya sendiri sebagai senpai-nya. Itu benar-benar mengesankan dalam sudut pandang berbeda.

Aku merasa terkesan selagi aku berdiri dari sofa dan mengambil kaisar Zell yang melekat dengan tempurung kosong Vanir.

Aku pikir semuanya telah terselesaikan, tapi aku masih belum memutuskan tentang apa yang harus aku lakukan dengan hewan ini.

Bukankah ada cara untuk menggunakan anak ayam ini dengan kekuatan sihir hebat?

“Jika kau memperlakukan kaisar Zell dengan sangat kasar, kau akan menerimanya nanti. Saat kaisar Zell sudah besar, aku tidak bisa menghentikannya jika dia menyerangmu.”

“Kalau begitu aku akan menghabisinya saat dia masih kecil.”

“… Jangan khawatir. Kaisar Zell itu baik dan murah hati. Jangan takut… sini, kaisar Zell, datang kepadaku. Orang ini semenyeramkan seperti paman penjual daging di jalan ketiga. Berhati-hatilah.”

Siapa yang paman penjual daging?

Kaisar Zell kembali ke tempurung kosong dan berbaring dengan malas.

“Huft… pekerjaannya akhirnya selesai… perwujudan dari Eris-sama hebat, tapi secara tiba-tiba gelombang dari turis membludak…”

Darkness yang sibuk dengan tugasnya sebagai tuan tanah, mengusap samping kepalanya.

“Kerja bagus. Tugas tuan tanah pasti berat. Perwujudan dari Eris-sama menyebabkan banyak turis dari berbagai kota berdatangan, tapi sebagai hasilnya ekonomi mulai meningkat, bukankah itu bagus?”

“Itu bagus karena ada banyak orang… huft, ayahku sudah mulai pulih selama festival. Tugas merepotkan sebagai tuan tanah akan selesai hari ini. Mulai dari sekarang, aku bisa melakukan quest tanpa beban.”

“Ah? Apa yang kau katakan? Aku benar-benar tidak ingin melakukannya lagi. Tidak ada alasan untuk melakukan quest. Untuk bertahan hidup, aku bisa menggunakan skill memasakkku untuk membuka restoran dengan pelayan yang imut, melakukan hobiku dan membuat keuntungan. Aku tidak akan mengambil quest lagi, kan, Aqua?”

“Benar, mulai dari sekarang ,aku ingin mengajari kaisar Zell, jadi lupakanlah tentang quest. Aku menggunakan semua uang dari Kazuma untuk membangun ulang gereja itu, dana untuk pesta dan festival tahun depan. Selanjutnya, aku akan hidup santai dengan uang Kazuma, jadi aku tidak akan mengambil quest berbahaya. Ya, aku ingin hidup bermalas-malasan di mansion ini setiap hari dan dipuja selama festival tahunan.”

Setelah mendengar perkataanku, Aqua mengekspresikan persetujuannya.

“… Hey, tunggu. Kenapa pula aku harus membuang-buang uang untukmu? Aku tidak masalah untuk mengeluarkan biaya untuk makanan, tapi cari uang sendiri untuk pengeluaranmu sendiri… dan kau sudah menggunakan semua uang yang aku berikan kepadamu?”

“Ya, jangan khawatir dengan pengeluaran pribadiku. Aku punya dua atau tiga rencana untuk membuat uang.”

……

“Orang-orangmu. Kalian sangat bersemangat selama festival… ngomong-ngomong, Aqua, apa rencana membuat uangmu? Beritahu aku sebelum kau melakukan apapun.”

“Enggak mau.”

…. Aqua menutup telinganya dan berpura-pura tidak mendengar ceramah dari Darkness.

Aku membelai kaisar Zell di tanganku selagi aku melihat ke arah mereka.

Megumin turun dari lantai dua dengan gaunnya.

Melihat pertengkaran yang biasa terjadi, dia tersenyum senang dan duduk di sampingku.

“Ini sayang sekali kita tidak bisa menikmati festival itu dengan benar. Selagi kita sibuk, festival itu berakhir— tapi ini sedikit seperti sifat kita.”

“Benar, festival seharusnya lebih bersanda gurau, berisik, bersenang-senang, dan lebih menyentuh perasaan. Kenapa kita harus melawan monster selama pertunjukkan kembang api? Aku berharap kita bisa membuat festival lebih lama. Setidaknya cukup untuk pertunjukkan kembang api.”

Aku komplain dengan tidak puas. Mengingat kembali saat pertunjukkan kembang api, kami hampir membuat suasana yang bagus.

Melihatku seperti ini, Megumin tertawa bahagia.

“… Benar, sekarang ulang tahun Kazuma. Aku harus memberimu hadiah ulang tahunmu.”

“Apapun tidak masalah, tapi entah mengapa aku risau dengan apa yang akan kau berikan kepadaku. Jangan seperti Aqua dan memberiku batu berbentuk aneh, okeh?”

Mendengar ini, Megumin tiba-tiba mendekat dan berbisik ke telingaku.

“Bisakah kau datang ke kamarku malam ini? Aku punya sesuatu untuk dibicarakan denganmu.”Epilogue 2


Spesial : Untuk mengetahui roman seorang pria

Tempat tinggal toko alat sihir Wiz.

“U-Umm, Aqua-sama… ini susah untukku bekerja jika kau terus memelukku…”

Aqua memeluk erat Wiz dari belakang selagi Wiz bekerja di meja kecil.

“Kau dingin dan nyaman untuk dipeluk. Lagipula tidak ada pelanggan, jadi ini tidak masalah jika kau tidak berada di toko, kan? Tinggalah di kamarku untuk musim panas ini.”

“Me-Meskipun kau mengatakan itu…”

Meskipun ini tidak terlalu panas, gelombang panas kali ini tetap tidak bisa tertahankan.

Dia tidak punya niat untuk meninggalkan tubuh dingin lich Wiz selama masa ini.

“Bukankah Wiz akan termurnikan jika kau terus menyentuhnya? Jangan menghalangi pekerjaan Wiz. Lepaskan dia.”

“Jangan khawatir, aku menahan aura suciku. Selama aku terus berpikir tentang hal tercela, kekuatan permurniannya akan secara alami melemah.”

“… Apa yang kau pikirkan di siang hari ini? Jalang.”

“… Aku hanya memikirkan tentang berbagai hal yang biasa Kazuma lakukan.”

Selagi aku dan Aqua saling menghina, Wiz mengangkat kepalanya selagi bekerja keras.

“Selesai!”

Dia menunjukkan kami barang yang ada di tangannya.

“Aku sudah penasaraan daritadi. Apa yang kau buat?”

Mendengar pertanyaanku, Wiz terlihat senang seakan-akan mengatakan ‘Pertanyaan bagus’.

“Ini alat sihir terakhirku! Ini sedikit memalukan untukku mengatakannya sendiri, tapi alat yang sempurna dan berguna! Meskipun ini terbatas, ini membuat siapapun mudah untuk menggunakan sihir penyembuhan…”

Aqua yang menempel dengan punggung Wiz, mengganggunya dan menampar alat sihir dengan tangannya.

“Ah?! Apa yang kau lakukan, Aqua-sama? Aku sudah susah payah membuat ini!”

Wiz berteriak, Aqua memeluknya lagi, melanjutkan protes diamnya.

Tampaknya dia tidak suka semua orang bisa menggunakan sihir penyembuhan.

Aku berkata kepada Wiz selagi dia menangis terhadap alat sihir yang rusak di tangannya.

“Maaf, Wiz. Aku akan membayar ganti rugi atas pembuatan alat ini… hey, jangan tiba-tiba berpura-pura tidur!”

Mendengar sesuatu tentang pembayaran, Aqua secara cepat menutup matanya dan mengubur wajahnya di punggung Wiz.

“Ta-Tampaknya aku tidak akan rugi. Aku mungkin bisa melewati bulan…”

Wiz terlihat lega, aku melihat ke arah alat sihir yang rusak dan berkata:

“Tapi Wiz penyihir terkenal, kan? Tidak bisakah kau membuat sesuatu yang mudah untuk terjual? Penyihir normalnya tidak bisa membuat sesuatu seperti ini, kan?”

“Ya, membuat alat sihir membutuhkan banyak mana. Untuk alat sihir seperti ini, aku pikir hanya pengrajin alat sihir dari desa penyihir merah yang bisa membuat ini.”

Menurut rumor, Wiz benar-benar hebat.

Aku tiba-tiba memikirkan sesuatu dan bertanya dengan uji coba.

“Bisakah kau membuat boneka yang dijalankan dengan mana? Bukan barang yang mencurigakan yang digunakan Vanir untuk menyerang, tapi boneka yang berbentuk seperti gadis cantik.”

“Bisa kok, aku bisa membuat sesuatu yang bisa melakukan pekerjaan rumah mudah dan itu terlihat seperti manusia normal.”

…….

“Mohon jual itu!!”

“Eh?! Ah, ti-tidak, itu bisa dibuat, tapi akan sangat mahal.”

“Itu bukanlah masalah! Itu akan terjual! Itu pasti akan laku terjual! Dan orang-orang dengan nama aneh sepertiku pasti akan membelinya!”

Untuk memikirkan dia bisa membuat android, aku tidak bisa menahan kegembiraanku.

“Apa itu akan terjual? Aku berpikir itu akan lebih murah untuk membuat golem atau menyewa pelayan…”

Kesampingkan pelayan, robot tipe gadis cantik adalah impian roman semua pria.

Pasti ada banyak orang Jepang yang berpikiran sama.

“Itu akan sempurna jika robot itu bisa berbicara. Tapi boneka gadis cantik yang bisa melakukan pekerjaan rumah itu sudah cukup. Itu akan laku terjual, ini pasti menguntungkan!”

“Mudahnya itu bisa dilakukan, tapi…”

“Sempurna!”

Aku langsung berteriak.

Terkejut dengan teriakkanku, Wiz berkata dengan berminta maaf.

“Tidak, responnya sangatlah sederhana…! Palingan hanya, sesuatu seperti ‘Ya, tuan’ atau ‘Selamat datang kembali, tuan’…”

“Aku akan membelinya tanpa ragu. Aku harap kau bisa segera membuat ini. Dengar, Wiz, percayalah padaku, ini akan merubah jaman.”

“Y-Ya! Aku akan bekerja keras, aku entah mengapa sekarang tertarik juga!”

“Mantap! Aku juga akan membantumu dengan apapun yang aku bisa!”

Diujung ingin menangis, Wiz melihatku dengan hangat—

“Kalau begitu, aku punya sesuatu yang aku lebih suka Kazuma-san untuk mebantu sekarang…”

–Dan mengatakan sesuatu yang memiliki arti mendalam.

… Ngomong-ngomong, apa punggung Wiz bersinar?

“Untuk sekarang, punggungku terasa sangat panas. Jika terus seperti ini, aku akan dimurnikan… mohon pikirkan cara untuk melepaskan Aqua-sama.. sakit! Aqua-sama, ini panas! Cepat bangunlah, Aqua-sama!”

“Hey, Aqua, bangun! Kau bodoh, kenapa kau bersinar?! Wiz akan melakukan sesuatu yang luar biasa. Berhenti tidur!!”

–Ngomong-ngomong, boneka gadis cantik yang aku nantikan adalah barang tidak berguna yang harus menggunakan mana sebesar sihir explosion setelah berjalan untuk setengah hari.


Epilogue 5

All Translation Thanks To: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 06 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP