Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Part 1

“Hey, Aqua! Apa-apaan ini?!”

Di dalam gereja kultus Axis pinggiran kota.

Aku dengar mereka di sini untuk bersiap untuk festival malam ini, jadi aku bergegas ke sini dan berteriak dengan amarah kepada Aqua yang sedang minum-minum dengan Cecily.

“Oh, Kazuma, ada apa? Kenapa kau panik?”

Aqua memegang gelas wine-nya dan membelai kepala anak ayam di pangkuannya, seperti yang pemeran antagonis lakukan di dalam film.

Cecily berdiri di sampingnya seakan-akan dia adalah pelayan yang melayani majikannya.

“Aku mengerti, jadi Kazuma mencium bau pesta dan datang ke sini untuk makanan, kan? Apa boleh buat. Meskipun Kazuma bukan kultus Axis, dia banyak membantu juga kali ini. Sini, duduk di sampingku. Aku akan berbagi yakisoba denganmu.”

Aqua berkata dengan santai selagi dia mengeluarkan piring kecil.

“Bodoh! Sekarang bukan waktunya untuk makan! Apa maksudnya ini?!”

Aku mengeluarkan proposal yang aku ambil dari Darkness ke depan hidungnya.

“Eh, bukankah ini proposalku? ‘Pertama, dari tahun depan dan seterusnya, ganti festival itu menjadi festival syukuran dewi Aqua dan pisahkan dengan kultus Eris. Kedua, longgarkan larangan pada Tokoroten Slime…’ Hey, aku tidak ingat menulis yang kedua!”

“Aku yang menulisnya, Aqua-sama! Aku bekerja keras kali ini. Aku pikir aku layak mendapatkan hadiah!”

“Baiklah. Jadi? Ada masalah apa dengan ini?”

“Baiklah palalu! Banyak hal yang salah, aku bertanya apa niatmu dalam melakukan ini!”

Menghadapi kemarahanku, Aqua mulai berbisik dengan Cecily yang berada di sampingnya.

“Kau pikir kenapa Kazuma sangat marah? Apa karena kita tidak mengundangnya ke dalam perayaan kita?”

“Bukan, Aqua-sama. Itu pasti karena kita tidak memasukkan keinginan dia dalam proposal kita.”

Aqua mengangguk mengakuinya dan secara cepat menulis sesuatu di atas proposal itu sebelum memberikannya.

“Ketiga, mulai dari sekarang, pakaian renang akan menjadi kostum resmi untuk gadis poster selama festival itu.”

“Apa, apa kau gila?! Itu bukan apa yang aku maksud! Bukankah kau terbawa suasana dan mengatakan kau akan bekerja keras dan jujur?! Kenapa kau melakukan sesuatu dengan sangat drastis dengan sangat tiba-tiba?”

“Aahh! Apa yang kau lakukan? Aku bahkan menambahkan keinginanmu dalam proposal itu!”

Selagi Aqua bergejolak, aku merobek proposal itu, Cecily perlahan mendekatiku.

“Tunggu, apa kau berniat menyia-nyiakan kehendak baik Aqua-sama? Aku mungkin tidak layak untuk mewakili seluruh kutlus Axis, tapi aku akan berdiri di luar rumahmu setiap malam dan menyanyikan hymne tanpa henti jika perlu!”

“Datanglah kalau kau berani! Aku akan menghajar setiap kalian yang melakukan hal bodoh seperti itu!”

“A-Apa masalahnya?! Kami bekerja sangat keras, jadi kenapa kami tidak bisa menikmati hasil kami?! Cecily bilang seperti itu juga— ‘Lagipula Aqua-sama adalah Aqua-sama. Kau harus menikmati hidupmu lebih baik daripada orang lain. Dari sekarang, kultus Axis akan melayanimu dengan seluruh kemampuan kami.’”

“Jangan dengan begitu mudahnya terpengaruhi oleh orang yang baru saja kau temui! Hey, pulang sekarang! Jangan terlibat dalam hal aneh! Kau juga, jangan buat Aqua menjadi semakin tidak berguna!”

“Hal aneh?!”

Aqua menghindari tanganku yang mencoba membawanya kembali, bersembunyi di belakang Cecily yang terkejut.

“Aku tidak akan kembali selama festival! Benar, aku tidak akan pulang! … aku yang bijaksana memberitahu. Jika aku tinggal di sini, aku akan dihormati oleh semua orang! Dan Kazuma bahkan kau harus menerima bahwa festival itu sangat sukses dibanding biasanya… Tidak peduli apa, festival syukuran dewi Aqua harus diadakan tahun depan. Lihat festival yang dikelola oleh kultus Eris! Mereka terus kehilangan pelanggan dari kiosnya. Banyak kios dari kultus Eris tidak mempunyai pelanggan apapun!”

Huft, aku pikir aku bisa menyelesaikan masalah besar dengan mudah kali ini, tapi tampaknya seekor macan tutul tidak bisa merubah tempatnya.

Setelah melihat perubahan dia sekarang, aku pikir dia merusak otaknya setelah memakan sesuatu yang aneh, tapi dia tidak berubah sama sekali.

Kembalikan perasaanku bahwa kau sudah menjadi lebih baik— itulah apa yang aku pikirkan, tapi aku juga merasa lega melihat dia yang biasanya. Aku membenci diriku yang seperti ini.

Cecily mengganggu penglihatan puasku.

“Itu yang Aqua-sama katakan. Kios kami populer sekarang. Dalam tingkatan ini, ini hampir mustahil untuk kultus Eris menjadi populer lagi. Dan… tolong jangan berpikir bahwa hanya kau yang memiliki kemampuan berbisnis. Aqua-sama datang dengan beberapa rencana yang menakjubkan!”

Rencana Aqua tidak ada yang bagus.


Part 2

Setelah meninggalkan gereja, aku berkeliling kota selagi aku mempertimbangkan bagaimana membuat kultus Axis menderita.

Aqua menjadi berlebihan karena mereka melakukan hal dengan baik selama festival dengan usaha mereka sendiri.

Haruskah aku bergabung dengan kultus Eris dan membuat beberapa saran untuk kios baru?

… Tidak, aku kehabisan ide. Jika kami menyiapkannya sekarang, kami hanya bisa mengelola satu atau dua kios paling banyak.

Tapi itu bukan tidak ada pilihan lain, jadi untuk sekarang aku harus pergi ke kultus Eris.

–Saat aku sampai di gereja kultus Eris, aku melihat…

“Hmm. Asisten-kun, bagaimana?”

Chris menyapu lantai di depan gereja dengan sapu.

Pertanyaannya pasti tentangku bergegas untuk memarahi mereka setelah mengetahui tentang proposal dari kultus Axis.

“Aku tidak bisa melakukan apapun. Aku benar-benar tidak bisa berbicara dengan mereka lagi… mereka tidak akan menyerah sampai mereka benar-benar hancur… apa yang harus aku lakukan? Ini menjadi seperti ini karena aku membantu Aqua untuk mendapatkan izin festival itu. Ini tanggung jawabku. Aku berniat untuk menyadarkan mereka sebelum mereka melakukan hal bodoh apapun.”

Menghadapiku yang serius, Chris hanya menggelengkan kepalanya.

“Senpai layak menerima terima kasih oleh orang-orang karena membuat festival itu populer. Dibanding dengannya, aku bahkan tidak bisa mendapatkan Aegis. Armor itu sangat mencolok, meskipun begitu aku masih belum menemukan lokasi dia sekarang. Aku pikir itu lebih baik untuk tidak mengadakan festivalku tahun depan. Aku mungkin sedikit kesepian, tapi aku pikir Senpai akan membuat festival itu lebih meriah tahun depan!”

Setelah mengatakan itu, dia tertawa tak berdaya.

Dia sedang tertawa, tapi tampak sangat kesepian. Hatiku terluka melihat senyumannya.

Dia adalah pencuri yang bertemu bahaya karena dia sangat naif. Dia juga adalah dewi sempurna yang semua orang cintai.

Dia tipe gadis idealku. Dia adalah teman penting yang bisa kuajak bicara, termasuk gosip yang berkaitan dengan Megumin dan Darkness dan berbagai macam cerita tentang Jepang.

Disaat yang sama, dia membagikan rahasianya kepadaku, bahkan lebih banyak daripada Aqua yang datang denganku ke dunia lain ini.

Saat melakukan tugasnya sebagai dewi, dia akan berdiam di ruangan putih itu sendirian.

Saat menjadi pencuri baik, dia sendirian juga.

Teman dekatku, entah mengapa menjadi pemimpin yang tidak bisa diandalkan—

Gadis yang telah lama kucari, dewi yang aku senang untuk memujanya—

“Aku terus merepotkanmu, Asisten-kun. Pertama, mendapatkan pusaka suci. Sekarang, membuatmu menghentikan tindakan ceroboh Senpai.”

–Menyapu lantai itu seakan-akan dia sedang menutup rasa kesepiannya…

“Terima kasih, Asisten-kun. Hanya kau yang tahu identitas asliku, dan hanya kau yang tahu apa yang aku lakukan. Aku diam-diam bekerja melawan pasukan raja iblis bukan karena aku ingin dipuja… tapi karenamu, aku merasa kerja kerasku itu pantas.”

–Lalu tersenyum lembut seperti dewi Eris.

……

“Bos… tidak. Eris-sama. Ada sesuatu aku akan membantu kultus Eris.”

Menghadapi Chris yang kebingungan, aku berkata sesuatu yang sering aku ulang kepada anggota panitia.

“Aku punya rencana.”


Part 3

–Hari ini adalah hari terakhir festival.

Cuaca yang panas tidak menghentikan semangat para pelanggan.

“Tamu terhormatku. Aku sangat senang dan merasa terhormat untuk mengadakan event ini…”

Di kota Axel yang kotak.

Seorang pria mengenakan tuksedo sedang berpikir dengan alat sihir seperti microphone di atas panggung di tengah-tengah.

“Spesial event untuk festival ini, diurus oleh kultus Eris— kontes Miss Dewi Eris resmi telah dimulai!”

Pembawa acara mengumumkan itu dengan keras. Para penonton di bawah panggung bersorak gembira.

Ini adalah rencanaku untuk membunuh dua burung dengan satu batu.

Kontes kecantikan yang diurus oleh kultus Eris.

“Hey, Asisten-kun. Aku tidak tahu apa yang ingin dikomplain dengan situasi ini lagi.”

“Bos. Tidak masalah jika kau hanya menikmati festivalnya.”

Aku dengan santai merespon komplain tak berdaya Chris.

Aku tahu event seperti akan membuat festivalnya meriah.

Aku tahu itu, tapi aku tidak banyak berharap. Karena aku tidak bisa percaya kultus Eris akan membiarkan menambahkan nama Eris ke dalam kontes kecantikkan.

Tapi sekarang berbeda.

Jika kultus Eris tidak mempertahankannya sekarang, mungkin tidak akan ada festival syukuran untuk dewinya sendiri tahun depan.

Aku menggunakan seluruh kemampuanku untuk membujuk kultus Eris, termasuk juga Darkness. Akhirnya, proposal ini terealisasikan.

“Aku tidak percaya Darkness akan menerima permintaan keras kepalamu.”

“Ini juga menunjukkan seberapa pentingnya Eris-sama untuknya.”

Darkness berteriak ‘Menggunakan nama Eris-sama untuk kontes kecantikan itu penghujatan!’ dan menggangguku untuk waktu yang lama. Aku akhirnya membujuknya dengan mengatakan, ‘Ini untuk mendapatkan kembali martabat kultus Eris dan membuat kita mendapatkan pusaka suci itu, jadi Eris-sama tidak akan masalah.’.

Chris dengan malu menggaruk pipinya.

“Ji-jika itu hanya menggunakan namaku, aku benar-benar tidak masalah…”

“Beritahu itu kepada Darkness. Dia masih bersikeras bahwa dia tidak ingin pergi pagi ini.”

Aku dan Chris berdiri di barisan terakhir jadi kami bisa melihat seluruh tempat termasuk panggung itu.

Ini untuk mempermudah menemukan dan menangkap Aegis.

Itu bukan hanya untuk menyelamatkan kultus Eris.

Kontes kecantikan ini adalah umpan.

Pusaka suci berharga itu masih berkeliling di dalam kota yang mungkin dia akan pergi kapanpun.

Cara tercepat untuk menangkap Aegis adalah untuk mencari wanita cantik yang bisa dia terima.

Dan aku menggunakan Darkness sebagai umpan dengan memintanya untuk berpartisipasi dalam kontes kecantikan…

“… Umm. Alasan Darkness tidak ingin berpartisipasi mungkin bukan karena kontes kecantikan itu, tapi…”

Chris ingin mengatakan sesuatu, tapi aku tidak peduli tentang itu sekarang.

Aku menyewa kamera sihir untuk hari ini dan menyiapkan lensa jarak jauh.

Itu sudah jelas tentang apa yang aku ingin lakukan.

Aku membidik kamera itu ke arah panggung.

Wanita di kota ini yang khususnya percaya diri dengan penampilan mereka akan tersenyum di atas panggung.

“Sekarang, peserta pertama… tolong beritahu nama, umur dan job-mu!”


Part 4

“Baiklah, peserta pertama…. Beritahu nama dan umurmu, lalu apa pekerjaanmu!”

Di sana ada wanita yang percaya diri dengan kecantikan mereka, terutama di kota ini, menunjukkan senyuman hebat.

Aku menyorot kameraku ke arah panggung itu.

Tentu akan menjadi masalah jika ditanya untuk apa ini.

Aku menyewa kamera dan lensa pembesar hanya untuk hari ini.

Chris bertanya sesuatu, tapi aku tidak peduli.

“… Nee, jangan-jangan penyebab Darkness tidak mau ikut kontes kecantikan, bukan karena nama kontes itu, tapi karena…”

Lalu, aku meminta Darkness untuk mengikuti kontes ini sebagai umpan…

Untuk mempercepat penangkapan itu, itu lebih cepat untuk mempertemukan gadis cantik yang diakui oleh Aegis.

Aku memperhatikan gadis cantik yang ramping.

Lagipula armor mencolok seperti itu akan ketahuan sekali dia muncul.

Ini adalah pengamatan iblis.

Sedangkan Chris pergi membeli minuman dingin karena ini akan menjadi pekerjaan yang lama.

“Umm… Berdasarkan dari seleraku pribadi, dia terlalu ramping. Wajahnya sangat bagus, tapi hanya wajahnya…”

Aku memperhatikan gadis yang muncul di atas panggung satu per satu.

Aku tidak ingin mengakuinya, tapi entah mengapa armor itu mirip denganku.

Entah mengapa itu mudah untuk menebak tingkah laku dan pemikiran armor itu.

… Sial, aku jadi ragu, apakah ini akan berhasil.

Meskipun ini akan menyelesaikan semua masalah dalam sekali tindakan…

Apakah Aegis akan tertangkap dengan perangkap mudah ini.

Acara besar ini yang melibatkan kultus Eris, Chris dan Darkness dimulai dengan sukses. Tapi apakah Aegis akan terperangkap dalam perangkap mudah ini?

[ Seperti itukah? Kepribadiannya seharusnya yang lebih penting, kan? Tapi penampilan dia sangat bagus. Apa itu bajunya yang membuat dia terlihat ramping. ]

“Benar, dia terlihat sedikit keras kepala. Entah mengapa tubuh ramping akan lebih baik digabungkan dengan kepribadian yang kuat. Apapun itu, terlihat ramping… Aku seharusnya meminta juri untuk memasukkan sesi pakaian renang.”

[ Kau, kenapa kau tidak memasukan barang penting seperti itu?! Apa kau bodoh?! ]

……..

“Ketangkap kau!”

[ Ugh! Apa? Apa yang kau lakukan?! Sekarang saat yang penting, jangan mengganggu! ]

Aku setuju sekarang saat-saat yang penting, tapi salah satu alasan untuk mengadakan kontes kecantikan ini adalah untuk menangkapnya.

Aku melempar jaring yang aku siapkan sebelumnya ke arah Aegis yang muncul secara terang-terangan di depanku.

Aegis yang ceroboh mudah tertangkap oleh jaring itu.

“Aku tidak berpikir kau bodoh yang akan terkena perangkap secepat itu. Kontes kecantikan ini dilakukan untuk menarikmu keluar!”

[ A-Apa katamu?! Kau cukup hebat, aku merubah pemikiranku terhadapmu. ]

Apa orang ini adalah sungguh orang yang aku dan Chris membuang sangat banyak usaha kami?

Aku berharap dia bisa mengembalikan semua usaha yang kami berikan sejauh ini.

“Apapun itu, kau datang sangat cepat! Kenapa aku menangkapmu saat baru lima menit semenjak kontesnya dimulai? Kau lebih baik minta maaf kepada Chris yang membeli minuman karena dia berpikir bahwa kami akan menunggu lama!”

[ Ah, bisakah kau diam? Aku tidak bisa mendengar latar belakang gadis itu. Dengar, pembawa acara itu sedang bertanya kepadanya apa yang dia telah makan untuk membuat payudara sebesar itu. ]

“… Apa boleh buat. Kita akan mengulang setelah latar belakangnya. Tapi aku harus menjaga posisi menguntungkanku. Tidak masalah, kan?”

[ Baiklah, ulang setelah gadis itu pergi ke belakang panggung. ]

Setelah gencatan senjata sementara, aku mencoba untuk tidak melepas pandanganku dari Aegis dan menunggu saat itu.

Para penonton di sekitar kami tidak menyadari keributan kami, berkonsentrasi penuh terhadap panggung itu.

Akhirnya, latar belakang gadis itu selesai dan dia berjalan keluar dari panggung.

“Baiklah, ayo lanjutkan! Karena kau, aku melalui sangat banyak masalah. Sekarang kau lebih baik untuk patuh!”

[ Hah, majulah jika kau bisa! Armor suci Aegis pasti akan mempertahankan reputasinya! Saat lalu, aku dan pemilikku memotong banyak monster! Lemparlah apapun yang kau inginkan ke arahku, aku akan memotongnya seperti kertas! ]

Selagi kami mulai berkelahi lagi, kami mencoba berbagai cara untuk menang. Kali ini—

“Baiklah, terima kasih banyak. Dan itu adalah pengenalan diri Sonya! Oh, sungguh peserta dengan dua puncak agung! Tapi peserta selanjutnya tidak boleh diremehkan! Dia peserta yang diberkahi yang berpotensi memenangkan kontes ini!! Ayo, buka gordennya!”

Perkataan pembawa acara itu membuat para penonton bersorak.

Aku dan Aegis menghentikan pergerakkan kami dalam pose menarik jaring itu dan menatap panggung itu dengan seksama.

Gadis yang muncul selanjutnya sangat berkesan.

Mengenai seberapa mengesankannya— Dia mungkin setara dengan Wiz atau Darkness…

[ … Hey, bisakah kita menunggu sampai dia menyelesaikannya sebelum kita mulai lagi? ]

“… Apa boleh buat. Ayo tunggu sampai saat itu.”

[ Maaf tentang ini. Juga, bisakah kau mengambil foto dengan kamera itu? Jangan khawatir, aku tidak akan kabur. ]

“… Ide bagus. Lagipula ada sangat banyak orang. Jika armor lengkap memutuskan untuk kabur, aku hanya perlu bertanya kepada orang di sekitar untuk membantu dan aku bisa menangkapmu dengan mudah. Juga, ini sedikit melelahkan untuk tetap menjaga pose seperti ini.”

Aku melepaskan genggamanku pada jaring itu dan membidik kameraku ke arah panggung itu.

[ Hey, lihat! Itu melanggar peraturan! Kenapa kau tidak mengadakan sesi pakaian renang?! ]

“Apa boleh buat. Aku dalam posisi yang susah juga! Temanku bilang bahwa jika dia harus memakai pakaian renang, dia tidak akan ikut! Sial, aku sedikit menyesali ini. Jika aku tahu ini akan menjadi seperti ini, aku harus bersikeras…!”

Aku dan Aegis komplain selagi kami berjinjit untuk melihat kontes kecantikan itu—

[ Hey, hey, hey, apa pakaian kurang bahan itu sungguh tidak masalah?! Hmm, lagipula ini musim panas. Tidak ada yang salah dengan pakaian renang! ]

“Dia adalah gadis poster. Akulah yang menyarankan gadis poster untuk mengenakan pakaian renang. Umm, ini juga untuk mencegah kepanasan dan untuk kenyamanan selama pertarungan air.”

[ Kau sungguh pintar. Apa boleh buat jika memang untuk mencegah kepanasan. Lagipula jatuh sakit itu tidak bagus. Oh, gadis selanjutnya tidak sebagus itu. Gaunnya sangat imut, tapi dia memaksakan dengan kostum dan makeup-nya. ]

“Itu hanya penilaian sendiri, makeup seharusnya hanya meningkatkan kecantikan alami. Jika aku menilai, aku akan mengurangi penilaianku untuk terlalu banyak menggunakan makeup.”

Aku komplain, tapi itu tidak menghentikanku dari mengambil beberapa foto.

“Peserta selanjutnya! Semua orang harusnya sudah kenal dengan pemilik toko miskin yang memiliki nama yang sama dengan ‘menyedihkan’! Tapi akhir-akhir ini dia tampaknya membuat beberapa uang, jadi kebenarannya entah mengapa berbeda sekarang! Alasan dia untuk berpartisipasi dalam kontes ini untuk memenangkan hadiah uang untuk melunasi hutangnya! Semuanya, mohon sambut— pemilik toko sihir Wiz!”

“Yeeeaahhhh! Wiz, Wiz di sini! Sangat cantik, Wiz yang paling cocok mengenakan celemek!”

[ Hey, kesempurnaan ini sangat tinggi. Aku ingin memeluk dia erat-erat! Aku ingin memeluk erat kakak yang terlihat sangat ingin dipeluk! Atau membiarkan dia masuk ke dalam diriku! Tapi itu jelas dia penyihir. Ini disayangkan job dia tidak cocok denganku. Sial, tidak bisakah dia merubah job ke job untuk barisan depan?! ]

Aku dan Aegis bersemangat terhadap penampilan tidak terduga Wiz.

Para hadirin juga bersemangat. Aku khawatir suasana yang panas ini mungkin membuat peserta selanjutnya gugup, tapi…

“Selanjutnya adalah… oh, peserta ini dalam kostum succubus! Meskipun kontes ini untuk menghormati dewi Eris, mereka masih berani berdandan seperti iblis… nona ini sungguh… sangat…”

Suara pembawa acara yang bersemangat menjadi pelan dan akhirnya terdiam.

Dia tidak bisa disalahkan.

[ Uwaahhh! Hey, apa ini? Ada tiga orang dengan rating yang tinggi?! Kakak di samping kanan dan loli di samping kiri yang paling susah untuk dilepaskan, tapi ada apa dengan si cantik di tengah itu?! Sungguh iblis! Tidak, gadis iblis! Itu terlalu jauh diluar iblis biasa, itu adalah gadis iblis yang luar biasa! ]

Aegis membuat teriakkan seakan-akan dia sudah rusak. Para penonton jatuh terdiam.

Ada tiga succubus di atas panggung.

Aku kenal dengan yang berada di kiri dan kanan.

Mereka bekerja di toko yang sering aku kunjungi.

Tapi aku tidak pernah melihat si cantik yang berada di tengah, meskipun aku pelanggan tetap.

Lain kali, aku harus memintanya untuk muncul di dalam mimpiku.

Si succubus cantik di tengah mengambil mikrofon itu.

“Semuanya, selamat malam. Setelah melihat begitu banyak peserta, semuanya pasti sedikit lelah… izinkan aku melepaskan bajuku untuk membawa semuanya ke dalam dunia fantasi…!”

Kakak di tengah itu berkata dengan suara yang menggairahkan dan menaruh tangannya ke bajunya—

Tatapan semua orang menuju ke pakaian succubus itu, yang sangat sensual.

Para penonton tidak berbicara, menelan ludah mereka untuk menantikan saat itu.

Apa kakak ini sungguh akan telanjang di hadapan begitu banyak orang?!

Apa dia serius?!

Apa monster mesum ini terpengaruhi oleh suasana festival, berniat untuk menunjukkan wujud aslinya?!

[ Hey, hey, kamera! Kamera! Siapkan kamera! Tetap fokus! ]

“Ah, maaf! Sangat berbahaya. Untuk memikirkan aku sangat ceroboh… Itu succubus sungguhan untukmu. Sungguh pelayanan yang menakjubkan!”

Aku menyiapkan kamera, bersiap untuk mengambil foto terbaik. Saat ini, si cantik itu melepaskan bajunya…!

“Hahaha, kalian pikir ini ratu succubus? Sayang sekali, ini adalah diriku, asisten dari toko alat sihir Wiz! Oh, emosi negatif dari seluruh tempat luar biasa. Nikmat, nikmat!! Toko alat sihir Wiz sekarang menawarkan konsultasi kehidupan. Jika siapapun punya masalah, kunjungilah kami!”

……………..

“Mohon jangan lempar berbagai macam barang ke atas panggung! Aku mengerti perasaan semuanya! Aku sangat mengerti! Tapi mohon berhentilah melempar!”

Setelah Vanir dan dua succubus itu pergi, sampah-sampah masih dilemparkan ke arah pembawa acara yang masih berada di atas panggung.

Tentu saja, aku dan Aegis juga ikut melempar.

Setelah para penonton tenang, pembawa acara itu menenangkan diri dan menunjuk ke arah sisi panggung.

“Se-Selanjutnya adalah kandidat pemenang hari ini. Semua orang di kota ini pasti mengenalnya! Dia adalah seorang petualang dan pemenang tetap dalam kontes menahan! –Sekarang, sebagai peserta dalam kontes Miss Dewi Eris, putri dari keluarga bangsawan Dustiness! Dustiness Ford Lalatina-sama!”

Oh, dia di sini!

Karena dia terlihat bagus, aku memintanya untuk bertindak sebagai umpan untuk Aegis. Tapi aku sudah menangkap Aegis saat mulainya kontes ini, jadi sekarang itu sedikit tidak berguna.

Aku ingin meminta Megumin juga, tapi sangat disayangkan dia masih ditahan di kantor polisi.

[ Wow! Sangat bagus! Sangat menakjubkan, bukan? Wajah cantik, tubuh seksi, dan dia adalah nona bangsawan?! Dia akan mendapatkan nilai tinggi! ]

Saat Darkness muncul, Aegis menjadi bersemangat.

Darkness berdandan cantik hari ini seakan-akan dia adalah nona bangsawan yang datang berkunjung ke vila untuk bersantai. Dia tampak sangat risau dengan kontes ini.

Dia mengenakan gaun putih yang biasanya dia kenakan di dalam mansion. Dia mengenakan makeup ringan dan mengepang rambutnya menjadi satu yang menggantung di bahunya. Dia mengenakan topi putih besar di kepalanya.

Di hadapan para penonton, dia dengan malu-malu menutup wajah tersipunya dengan topinya dan menundukkan kepalanya.

“Tidak buruk, kan? Dia adalah temanku! Aku memintanya untuk ikut kontes ini sebagai umpan untuk memikatmu!”

[ Apa kau serius? Bagus, sangat bagus. Hey, aku akan membiarkannya menjadi pemilikku! Aku pasti tidak akan membiarkan tubuh seksinya terluka! ]

Ini tidak terduga mudah untuk menangkapnya, dan bahkan menemukan pemilik untuknya.

“Tapi dia adalah crusader. Job barisan depan, ahli dalam menerima serangan musuh. Kau bilang sebelumnya bahwa armor bisa merasakan sakit saat menerima serangan, kan? Dan ini mungkin masih tidak terlihat jelas sekarang— tapi, dia punya six pack.”

[ Six pack kah. Tapi itu tidak buruk… Tidak, meskipun dia adalah crusader… Sial, kenapa harus crusader? … Tapi aku suka penampilannya. Ini mungkin susah untuk mencari seseorang yang lebih baik… ]

Diam-diam, aku setuju dengan penilaian bermasalah Aegis.

Itu benar dia terlihat bagus. Tubuh dan wajahnya.

Jika kepribadian dia lebih baik, dia akan sempurna, tapi dia menjadi seperti itu.

Huft, sungguh sayang sekali…

“Kenapa kau tidak terus menonton? Masih ada peserta lain.”

[ Ya, tidak perlu untuk memutuskan sebelum kontes itu berakhir. Oh, pengenalan dirinya dimulai. ]

Suara pembawa acara itu menjadi tidak bersemangat, mungkin karena Darkness adalah bangsawan.

“Baiklah— Semua orang pasti mengenalmu, tapi mohon lanjutkan seperti peraturannya. Beritahu nama, umur, dan job-mu!”

“… Dustiness Ford Lalatina… Umur 18 tahun. Job-ku sebagai tuan tanah sementara…”

Mungkin karena dia gugup, suara Darkness sangat pelan bahkan dengan pengeras suara.

Kekacauan batinya terlihat bahkan dari kejauhan.

Saat ini, seorang petualang yang menonton berteriak.

“Lalaltina! Lebih keras kami tidak bisa mendengarmu!”

Lalu, satu per satu—

“Nona muda! Kau sangat cantik hari ini!”

“Di mana armor-mu yang biasanya? Tetap, gaunmu yang sekarang sangat imut, Lalatina!”

Ada suara yang menggodanya di manapun.

Disamping itu, Darkness juga dikenal baik di antara para petualang di kota ini.

Para petualang yang sedang mabuk yang kenal dia mengambil kesempatan untuk menggodanya.

Melihat Darkness yang malu dan ingin menangis, sifat sadis alamiku terbangun.

“Baiklah, Lalatina! Cepat tunjukkan otot perut yang kau banggakan!”

[ Bukankah dia temanmu? ]

“Bodoh! Aku harus bersorak untuknya karena dia temanku! Lihat Darkness tersipu ingin menangis. Itu langka untuk melihat ekspresi semacam itu! Dia bisa menang dengan ini!”

[ Aku mengerti, jadi kau benar-benar melakukan hal yang bagus. Aku akan membantumu! Hey, gadis cantik, tunjukkan sedikit tubuhmu! ]

Mengikutiku, Aegis menggodanya. Melihat ini, petualang yang lain juga mulai menggodanya.

“Benar! Tunjukkan tubuhmu!”

“Kenapa tidak memakai pakaian renang?”

“Yang mulia tuan tanah! Angkat rokmu agar kami bisa melihat!”

Darkness yang biasanya tidak berguna sekarang bersinar seperti idol.

Aku sangat bersemangat dan berteriak lebih keras.

“Kau mungkin lebih baik untuk telanjang!”

Mendengar ini, Darkness melihat ke arahku dengan ekspresi terkejut.

Waduh, ya ampun, aku ketahuan.

[ Benar. Telanjang sekarang! ]

“Darkness! Telanjang!”

“Telanjang! Telanjang!!”

“Telanjang! Telanjang!!”

Saat ini, pikiran semua orang bersatu. Semua orang berteriak serempak untuk memintanya telanjang…!

“Apa yang kalian lakukan?”

Aku dan Aegis disadarkan oleh suara dingin Chris selagi dia kembali membawa minuman.


Part 5

“—Sungguh, kalian sangat kejam. Jangan mengintimidasi temanku.”

“Ti-Tidak. Setelah melihat Darkness menjadi perhatian dan semua orang bersorak, aku memacunya agar dia menjadi idol terkenal…”

“Idol macam apa yang disuruh oleh semua orang agar dia telanjang… bahkan Aegis ikut-ikutan dengan sangat gembira… kau seharusnya menjadi pusaka suci dengan tingkatan tertinggi…”

Di tempat yang jauh dari barisan terakhir para penonton.

Menghadapi Chris yang kecewa sampai dia ingin menangis, aku dan Aegis menundukkan kepala kami.

Aku mengatakan kepadanya selagi dia menghela nafas dengan dalam.

“Tapi setidaknya kita menangkap orang ini untuk rencana awal kita. Tidak peduli apa itu, acara ini membuat kultus Eris menjadi sangat populer juga. Bukankah itu bagus?”

“Tidak bagus sama sekali! Bagaimana kita akan membereskan kekacauan ini?!”

Ada tangisan menderita dan komplain di antara para penonton sekarang.

Sangat marah karena sorakkan ‘Telanjang!’, Darkness menerkam ke arah para penonton dan menghajar para petualang.

Para petualang melawan, tapi Darkness lebih unggul karena semua orang tidak bersenjata.

… Orang ini. Lain kali, dia harus bertarung tanpa senjata melawan para monster.

[ Ini jadi menyenangkan. Gadis itu sedikit kuat, kan? Cantik dan perkelahian adalah bagian dari festival. Aku jadi bersemangat juga! Terbakarlah, semangat! Bersinarlah, tubuhku! Bagus— aku akan bergabung dalam pertarungan itu! ]

“Jangan buat semakin kacau! Huft, Aegis, aku sungguh mohon padamu, mohon lebih ramah lah… lalu, setelah membunuh raja iblis, aku bisa menggunakan wewenangku sebagai dewi untuk mengabulkan permintaanmu bersama dengan permintaan pahlawan…”

Chris mendesah dan menaruh tangannya kepada Aegis yang bersemangat dengan perkelahian itu.

Aegis mengangkat bahu dan berkata.

[ Si perawan ini mengatakan bahwa dia dewi lagi. Dengar, gadis kecil. Aku tahu dewi. Aku telah melihat mereka. Atau sebenarnya, itu adalah dewi yang memberiku ke seorang gadis. Biarkan aku memberitahumu. Semua dewi itu aneh. ]

“Apa yang kau katakan?!”

Benar, mereka semua aneh.

Dewi, yang (mungkin) memberi armor ini dan sekarang merencanakan rencana jahat dengan kultusnya, terlintas di dalam pikiranku.

“Ka-Kau!! Ugh! Aku sudah muak! Sebelum aku menemukan pemilik yang cocok untukmu, aku akan menyegelmu di dalam danau! Ada pusaka suci lain di dalam danau itu! Kau bisa berteman dengannya!”

[ Pukulan semacam itu tidak akan melukai tubuhku! Lagipula aku adalah pusaka suci! Haha, cobalah lebih keras, gadis kecil! ]

“Eh—!!!”

Aku memperhatikan sekitar dan mengabaikan Chris yang terus-menerus memukul Aegis meskipun kesakitan.

Para penonton di sekitar menikmati perkelahian yang berlangsung di antara Darkness dan yang lain.

Itu berbeda dari apa yang aku pikirkan. Itu menjadi pertunjukkan sirkus, tapi tetap meriah.

Tapi bagaimana dengan tujuan utama acara ini?

Memikat Aegis adalah tujuan kami.

Mengambil kesempatan untuk menegaskan wewenang kultus Eris— bagaimana dengan tujuan ini…

–Dan lalu, kami menyadari tujuan ini tidak tersampaikan.

“Ya. Itu menyenangkan. Huft, untuk acara seperti kontes kecantikan, gadis cantik di kota kita hanya punya penampilan yang bagus, jadi itu sangat mungkin berubah menjadi seperti ini. Untuk tidak fleksibel dan tidak kreatif kultus Eris, acara ini masih sangat menarik, kan?”

Salah satu penonton berbicara di depan kami.

“Ini menarik. Tapi secara pribadi, aku pikir kita harus membiarkan kultus Axis mengelola festival itu tahun depan. Kultus Axis semuanya bodoh, tapi mereka tahu bagaimana cara membuat festival lebih meriah!”

“Benar. Mereka bodoh, tapi mereka selalu sangat riang! Meskipun mereka bodoh!”

Ada komentar yang sama di manapun. Bahkan ada orang yang ingin pergi setelah mengetahui siapa gadis paling cantik di kota ini.

Chris menghentikan pukulannya kepada Aegis.

“Kultus Eris bekerja sangat keras. Tapi lebih baik festival tahunan untuk lebih meriah.”

“Ya. Aku dengar rencana panitia masih mempertimbangkan apakah akan dirubah menjadi festival Aqua tahun depan. Tampaknya sedang diadakan pemungutan suara.”

“Eh, bagaimanapun. Mereka sekarang pasti melakukan hal yang bodoh di kios yang dikelola oleh kultus Axis. Ayo ke sana setelah acara ini selesai.”

… Dan lalu.

“Ah, haha. Anak-anak di sini bekerja sangat keras, tapi mau bagaimana lagi. Sekarang tampaknya festival Eris akan dibatalkan tahun depan.”

Seakan-akan menghindari aku yang resah, Chris tersenyum dan melihat ke arahku. Dia tampak sangat kesepian.

“Yah, bagaimanapun aku sungguh tidak punya waktu untuk menikmati festival itu. Selagi aku dengan santai menikmati festival itu, banyak orang tersiksa oleh monster… jadi aku harus mendapatkan kembali pusaka suci sebanyak yang aku bisa.”

Chris yang diam-diam telah melakukan hal baik untuk dunia, berkata selagi berpura-pura untuk tidak peduli.

Dan lalu melihat ke arah Aegis.

“Mohon, Aegis. Bisakah kau mematuhiku?”

[ Eh…. ada sesuatu yang tergerak, tapi aku tidak akan mematuhimu yang terlihat depresi! ]

……

“Hey, Aegis. Aku akan memperkenalkanmu dengan gadis yang sangat cantik, bisakah kau mendengarkan perintah Chris?”

[ Ha? Gadis yang sangat cantik? … Hey, aku bisa menebak apa rencanamu. Itu pasti itu, kan? Paman bertopeng barusan! Kau ingin membiarkan orang itu berubah menjadi gadis cantik dan berkata kepadaku, ‘Lihat, aku pasti mengenalkanmu dengan gadis cantik.’ Apa kau pikir Aegis-san itu benar-benar sangat bodoh— ]

“Bos. Bukan, biarkan aku memanggilmu Eris-sama… aku punya sesuatu— bukan, permintaan yang sangat sulit.”

Aku memotong perkataan Aegis, melihat mata Chris dan membungkukkan badanku.

Chris sedikit tersipu.

[ Hey, bukankah gadis kecil ini bernama Chris? Apa maksudmu dengan Eris-sama? Apa otakmu… hah? Rusak karena kepanasan? Atau demam? Kau bilang bahwa itu penting untuk mencegah kepanasan. Tapi kau tidak bisa melakukan itu. Tunggu di sini, aku akan memanggil dokter. Sebagai balas budi sudah mengadakan rencana menakjubkan seperti itu— ]

“Baiklah, Asisten-kun… bukan, aku akan mendengarkan permintaanmu, Kazuma-san. Jika itu dalam kemampuanku, mohon katakan.”

Chris melihatku dengan serius.

[ Heh! Meskipun watakku baik, aku masih tetap akan marah jika kau terus mengabaikanku! Hey, apa yang kau rencanakan?! ]

Aku berkata kepada Aegis yang komplain dalam suara logam karena diabaikan—

“Hey, Aegis. Aku akan membuatmu melihat hal yang sungguhan selanjutnya.”


Part 6

Darkness yang mengamuk akhirnya ditaklukan oleh pengelola dan dibawa ke dalam ruangan untuk menenangkan diri.

Suasananya masih sedikit canggung, tapi setidaknya acaranya bisa berlangsung sekarang. Pembawa acara di atas panggung menggunakan mikrofon sekali lagi.

“Ugh, gangguannya telah berakhir. Semua peserta yang telah memamerkan diri mereka. Sekarang pengumuman dari pemenang kontes Miss Dewi Eris—“

Saat pembawa acara itu mengatakan ini.

–Kerumunan yang berisik tiba-tiba terdiam.

Petualang yang gaduh.

Pedagang yang bersiap untuk pergi.

Semua orang, dari wanita dan pria, yang tua dan yang muda— semuanya terfokus ke atas panggung.

Disatu titik yang sama, gadis yang tersenyum lembut muncul di tengah-tengah panggung.

“… Uh… eh? I-Itu…”

Semua orang menatap gadis itu. Hanya pembawa acara yang mencoba mengatakan sesuatu—

“… Umm, kami bisa mempertimbangkanmu sebagai peserta yang… terakhir… apa itu… tidak masalah…?”

Gadis itu terus berdiri di tengah panggung, tersenyum hangat.

–Benar.

–Dalam hal wajah dan pakaiannya, gadis cantik itu terlihat seperti wujud dewi Eris yang digambarkan di dunia ini.

“Ya, aku minta maaf untuk memutuskan bergabung dalam kontes ini disaat terakhir. Aku telah merepotkan semuanya.”

Eris menaruh tangannya dan membungkuk minta maaf. Tindakan sendiri itu membuat pembawa acara menjadi malu tak tertahankan.

“Tidak, tidak, tidak, tidak! Luar biasa! Sungguh luar biasa mengejutkan! Te-Terima kasih banyak telah berpartisipasi dalam kontes Kecantikan Miss Dewi Eris-sama!”

Pembawa acara itu langsung menambahkan ‘-sama’ dalan nama kontes Miss Dewi Eris. Mungkin intuisinya merasakan identitas asli dia.

Tapi semua orang ragu seperti ‘Apa ini benar-benar terjadi?’.

Seakan mesinnya berjalan sekali lagi, ada sedikit suara di kota yang hening ini.

Aegis berdiri di sampingku, tidak bergerak dan terdiam.

Akhirnya, pembawa acara di atas panggung membuat keputusan dan menggerakkan mikrofonnya dengan canggung di depan wajah Eris.

“Umm, kalau begitu mohon… umm. Karena setiap peserta perlu menjawab beberapa pertanyaan, jadi mohon maafkan aku… jika mungkin, mohon beritahu kami namamu dan seperti….”

Pembawa acara itu bertanya dengan ragu-ragu dan penantian.

Mendengar pertanyaanya, Eris tersenyum sangat manis yang membuat semua orang mendesah, dia berkata:

“Namaku Eris.”

Sorakan pun menggema ke seluruh kota.

Ada orang-orang yang berteriak fanatik mengatakan ‘Eris-sama’.

Ada orang yang terdiam melihat Eris seakan-akan mereka mabuk.

Ada juga orang yang menggabungkan tangannya berdoa dengan tulus.

Orang di dekatku yang mungkin kultus Eris, berlutut dan menangis.

“I-Ini kekuatan dewi sungguhan. Ini diluar dugaanku.”

Aku sedikit gelisah dengan reaksi berlebihan ini. Aku berbicara kepada Aegis yang masih terdiam di sampingku.

Aegis yang terdiam akhirnya mulai gemetar.

Part 6

[ Ketemu… ]

Dia berkata dengan pelan.

[ Ketemu, ketemu! Aku menemukannya! Aku menemukan majikanku! Siapa dia? Hey, siapa dia?! Kenapa ada gadis secantik itu di dunia ini?! Aku tidak mengerti, aku tidak mengerti!! ]

“Hey, tenanglah! Aku merasa kau menghancurkan karaktermu— meskipun armor tidak bisa dianggap sebagai karakter.”

Aku mencoba menenangkan Aegis yang panik. Pembawa acara itu melanjutkan pertanyaannya.

“Ah. Haha, te-terima kasih banyak! Terima kasih banyak telah menjawab pertanyaanku! Umm, ada dua pertanyaan lagi…”

Pembawa acara itu tersentak dan bertanya.

Umur dan pekerjaannya.

Eris tersenyum.

“Rahasia.”

Dia bermain-main menutup satu matanya dan menaruh jari tengahnya di bibirnya.

Sorakan terdengar lagi. Seluruh tempat gemetar.

Saat ini, seseorang— bukan, armor…

Si pusaka suci (mengakuinya sendiri) berteriak gemetar tidak biasa!

[ Ti-Tidak, aku tidak bisa! Eris-sama, berhenti melakukan langkah mematikan itu! Aku, Aegis, tidak bisa menahannya lagi dari pose nakalmu! ]

“Kau yang tidak bisa! Siapa sebenarnya kau?! Berisik banget. Tenanglah. Jika kau bisa melakukan itu, aku akan memperkenalkanmu kepadanya.”

Mendengar ini, Aegis gemetar hebat.

[ Sungguh?! Sungguh?! Kau… tidak, tuanku bilang aku akan diperkenalkan kepada nona itu?! ]

“Ya, sudah kubilang sebelumnya— ‘Aku akan memperkenalkanmu dengan gadis yang sangat cantik. Bisakah kau mendengar perintah Chris?’ Ngomong-ngomong, dewi Eris yang berdiri di sana itu sebenarnya Chris. Dia menyebutnya berkali-kali. Dia adalah dewi, tapi kau menolak untuk percaya.”

[ Kampret! Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan?! Bagaimana aku harus minta maaf kepada Eris-sama?! Hey, kau ikut dan minta maaf denganku. Aku akan membiarkanmu memakaiku sementara. ]

Sejujurnya, aku tidak ingin memakai Aegis, tapi dia sekarang tidak punya alasan lagi untuk tidak mematuhi Chris.

Aku tersenyum masam ke arahnya yang sedang memperhatikan kami di atas panggung dan tersenyum bahagia—

“Dewi Eris-sama telah turun!”

Aku mendengar seseorang berteriak kencang.

“—Eris-sama, mohon jabat tanganku! Sekarang, aku menjadi sangat sial! Sebagai dewi keberuntungan mohon berkahi aku!”

Siapa yang mengatakan itu?

Mungkin karena permintaan yang sangat mendadak. Teriakkan orang ini bisa terdengar jelas di antara suara-suara lain.

Tempat ini menjadi hening karena itu.

… Eh, bukankah situasi ini sangat buruk?

“Aku juga! Eris-sama, mohon berjabat tangan denganku juga!”

“Bodoh! Aku duluan!”

“Eris-sama, aku punya anak kucing kelaparan di rumah! Mohon berkahi aku untuk memenangkan lotere saat perjalanan pulang…!”

Para penonton yang bersemangat mencoba memanjat ke atas panggung.

“Semuanya, mohon tenang! Mohon jangan naik ke atas panggung!”

Pembawa acara itu mencoba memberikan perintah, tapi tidak ada seorangpun yang mendengarkan dia lagi.

Eris sedikit bermasalah di atas panggung, tapi dia tetap berjabatan tangan dengan orang-orangnya.

Eris-sama, kau sangat ramah. Semua akan baik-baik saja jika kau dengan serius menolak!

“Oii, ayo lindungi Eris-sama.”

“Ah, ya. Ini menjadi buruk. Lihat, ada orang bodoh yang serakah yang memegang tangan Eris-sama menolak untuk melepaskan!”

Kultus Eris di dekatku meneriakkan itu dan berlari.

Ini memang menjadi buruk. Suasananya seperti seorang idol berjabat tangan dengan penggemarnya, tapi orang-orang ini secara tidak biasa menjadi sangat membara. Itu bukanlah hal yang aneh jika seseorang sampai naik ke atas.

“Hey, Aegis, bantu cepat! Jika terus seperti ini, Eris-sama akan tergencet! Jika kau ingin minta maaf kepadanya, lindungi dia dengan baik!”

[ Oh! Apa ini perkembangan yang bisa membuatku mati tanpa penyesalan?! Aku pasti akan melindunginya! Sangat melindunginya! Biarkan aku, armor suci Aegis, melindungi tubuh murni dan darah suci Eris-sama! ]

“Uh, tidak. Apa maksudmu darah suci… kau tidak mengetahui tempat ini. Aku tidak berpikir kau mengerti maksud dari itu, kan?”

[ Eris-sama adalah dewi, jadi dia pasti perawan! Dia pasti tipe yang akan berteriak dan menutup wajahnya dengan malu saat dia melihat pria telanjang. Tapi dia akan tetap mengintip melalui sela-sela jarinya karena dia sedikit penasaran. Dia lembut dan berhati baik, jadi bau dia pasti sangat wangi. ]

Berapa terobsesinya kau?

“Hey, cepatlah! Sekali kau sampai panggung, sembunyikan Eris-sama di dalammu! Lalu terobos melalui kerumunan!”

[ Ini hebat! Untuk menjadi satu dengan Eris-sama secepat ini! E-Eris-sama di dalam tubuhku… hehehe… ]

“Hey, apa kau baik-baik saja? Kenapa aku merasa seperti kau yang paling berbahaya di sini?! Kau lebih baik fokus dalam membuka jalan melalui kerumunan itu. Bukankah kau mengatakan kau bagus dalam bertarung?!”

Aegis menuju ke kerumunan yang rusuh itu seakan-akan dia menjawabku.

[ Benar, setelah menemukan majikan asliku, aku lebih panas dari siapapun di dalam kerumunan ini! Buat jalan! Sentuh aku dan kau akan terbakar! ]

“Panas! Ada apa dengan orang ini?! Menggunakan armor lengkap di hari panas seperti ini. Dia gila!”

“Jangan mendorong! Biarkan armor besi panasmu terbakar… tidak… ugh!”

“Siram air ke orang ini!”

Oh, benar. Orang ini berdiri di sana untuk waktu yang sangat lama di hari yang panas ini. Seluruh armor-nya menjadi sangat panas.

Aku melewati kerumunan itu untuk membuat jalan melarikan diri Aegis yang panas, menuju ke panggung.

“Ka-Kazuma-san! Ba-bagaimana kita harus menyelesaikan kekacauan ini…”

Eris bertanya dengan panik selagi dia lanjut berjabat tangan dengan tulus dengan kerumunan itu.

“Aegis datang. Sembunyi di dalamnya dan kabur ke suatu tempat yang sepi! … Hey, kau! Berhenti memegang tangan Eris-sama! Jika kau sangat menyukai jabat tangan, aku akan berjabatan tangan denganmu!”

“Ah, hentikan! Aku sudah memutuskan untuk tidak pernah mencuci tanganku selama sisa hidupku!”

Aku dengan paksa menjabat tangannya, membuat dia menangis. Saat ini, Aegis berjalan melalui orang-orang itu dan sampai di atas panggung.

[ Maaf telah menunggu, majikanku. Mohon masuk ke dalam tubuhku! Kata kunci pembukaku adalah ‘Aku ingin menjadi pengantin Aegis!’ cepat, katakan! ]

“A-Aku ingin menjadi peng…”

“Jangan dibodohi, Eris-sama! Kau juga! Jangan mencari gara-gara pada saat ini!”

Aegis mengangkat bahu menyesal.

[ Apa boleh buat… ayo, majikanku! Bersatu! ]

Saat ini, armor itu mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.

Semua orang, termasuk aku dan pembawa acara, secara cepat menutup mata kami karena cahaya itu terlalu silau. Saat kami melihat ke arah Eris lagi…!

“Panas! Ini panas, Kazuma-san! Aku akan matang!”

Eris berteriak menderita di dalam armor itu.

Tidak bagus, aku lupa orang ini sangat panas sekarang.

Aku mengangkat tangan kananku mengarah ke Aegis.

“Freeze!”

[ Sihir tidak berguna. ]

Oh, benar. Skill dan sihir tidak bekerja dengan orang ini!

“Eris-sama menghilang?”

“Ke mana Eris-sama pergi?!”

“Apa dia kembali ke surga?”

“Tidak, dua orang itu yang memanjat ke atas panggung melakukan sesuatu!”

Setelah menyadari Eris menghilang dalam cahaya sekelebat itu, kerumunan itu menunjukku dan Aegis selagi memanjat ke atas panggung.

“Ini buruk… hey, Aegis! Aku akan menarik perhatian mereka. Kau larilah bersama Eris-sama!”

[ Serahkan padaku! Dan karena kau bekerja keras, aku akan memberitahumu berita bagus! Aroma Eris-sama benar-benar nikmat! ]

Tidak bisakah aku memikirkan sesuatu untuk menyelamatkan otak orang ini?

Ta-Tapi aku tetap sedikit senang untuk mendengar laporan ini.

“Ka-Kazuma-san?! Kerumunannya semakin kasar. Ini terlalu berbahaya…!”

Seakan-akan dia tidak terganggu dengan perkataan nakal Aegis, Eris bertanya dengan suara yang tidak jelas di alam armor.

Aku menjawab.

“Tidak masalah. Lawannya tidak punya senjata. Aku tidak akan kalah sekarang.”

Benar, jika lawannya tidak bersenjata, aku punya keuntungan skill drain touch.

Aku mengangkat tanganku menuju orang yang memanjat ke atas panggung.

“Gunakan ini untuk membersihkan kepalamu! Create Water!”

Saat ini, banyak air menghujani kepalanya!

“Ugh! Si bajingan ini!”

“Beraninya kau melakukan ini! Hey, Bunuh dia!”

“Petualang Kazuma itu terkenal lemah! Keroyok dia!”

Orang yang menjadi basah karenaku, memanjat ke atas panggung dan menuju ke arahku.

Aku berhasil membuat jengkel mereka.

Mungkin karena Eris masih memberontak di dalam armor, Aegis tidak pergi. Jadi aku berkata:

“Bos, mohon cepat pergi! Ini tugas dari anak buah untuk melindungi bosnya melarikan diri!”

“A-Asisten-kun…”

Aku berbalik kepada Aegis yang tidak bersedia untuk pergi.

“Dan hari ini hari terakhir festival! Festival semua tentang kios dan kembang api, dan— perkelahian adalah bumbu dari festival!”

Aku mengepalkan tanganku.

“Majulah!”

“Asisten-kun!”

Suara Eris berbayang di belakangku, Aegis pasti telah membawanya pergi, aku mendengar teriakkannya dan menuju ke kerumunan yang marah.


Part 7

Berdiri di depanku dengan tangannya yang bersilang, Darkness melihat ke arahku.

“Hey, pelaku. Tentang insiden ini, apa yang ingin kau katakan?!”

Setelah membuat kerusuhan di kontes kecantikan, aku ditangkap oleh polisi dan dilempar ke dalam penjara.

Setelah menerima perintah untuk ‘Tetap di sini dan tenanglah’, aku menghabiskan hari terakhir festival dengan memeluk lututku sendirian di dalam penjara. Akhirnya…

“Hey, aku bersyukur kau telah mengeluarkanku, tapi perlakuan seperti ini itu sedikit terlalu berlebihan.”

Berkat Darkness, aku dilepaskan dari penjara. Setelah kembali ke mansion, aku duduk di ruang tamu.

Aqua duduk di sebelahku, dia sedang memeluk kaisar Zell dan melihatku dengan mata berkilau.

Tampaknya orang ini melakukan sesuatu yang bodoh.

Apa maksudnya penglihatan Aqua itu, seakan-akan teman yang memarahi meningkat?

Seperti aku dan Megumin yang telah dibebaskan karena Darkness menggunakan wewenangnya. Dia sacara lelah berbaring di atas sofa, melihatku seakan-akan dia tidak tahu untuk mengatakan apa.

“Dan kenapa kau memanggilku pelaku? Beritahu aku apa yang terjadi setelah aku ditangkap oleh polisi.”

Meskipun aku tidak bisa membayangkan apa kesalahanku, aku tetap menaruh tanganku di atas karpet, bersiap untuk menundukkan kepalaku nanti.

“Kalau begitu biarkan aku bertanya kepadamu… Saat kau menyarankan ketua panitia perdagangan untuk membiarkan dua kultus bergabung dalam festival, apa kau mengatakan ini— ‘Jika kita menghasut kultus Axis dan kultus Eris untuk bersaing, festival itu akan menjadi meriah dan distrik perdagangan akan membuat banyak uang’.”

Aku bersujud dengan sangat cepat.

Darkness melanjutkan.

“Dan aku dengar dari Aqua bahwa kau orang yang pertama memikirkan untuk menggabungkan festival syukuran Eris dan festival syukuran Aqua. Ketua panitia distrik perdagangan bilang kau seseorang yang membuat usulan mencurigakan seperti membiarkan gadis poster mengenakan pakaian renang dan parade kostum… itu benar, kan, Penasihat-dono? Ini diberikan ke sini oleh ketua panitia itu. Dia bilang ini bayaranmu.”

Tampaknya semuanya telah terungkap saat ketua panita itu mengirim bayarannya ke sini.

Beberapa orang tahu bahwa aku tinggal dengan Darkenss.

Apa yang harus aku lakukan? Tatapan semuanya sangat dingin.

Bisakah aku melewati ini dengan berpura-pura bodoh?

“Jangan membuat ekspresi bersalah seperti itu, seakan-akan kami mengintimidasimu. Tapi untuk terus memotong keuntungan festival itu tindakan yang salah yang ditinggalkan dari tuan tanah sebelumnya. Aku tidak menyalahkanmu. Kau seharusnya secara terang-terangan mengambilnya… apa? Apa kau tidak ingin mengambilnya, Penasihat-dono?”

Darkness sengaja berpura-pura mengerti dan menunjukkanku tas besar penuh uang.

Hentikan, kau hanya perlu memarahiku dengan ganas.

“Tunggu, Darkness. Ada sesuatu yang aku risaukan… Kazuma, aku dengar akhir-akhir ini kau sangat dekat dengan banyak wanita. Contohnya, minum bersama semalaman dengan wanita di cosplay succubus. Aku tidak bilang kau tidak boleh mengatakan itu. Lagipula, Kazuma bukan milik siapapun.”

Megumin tiba-tiba melemparkan bom.

“Ka-Kau benar-benar melakukan semua hal sesukamu kali ini… yah, tapi ini bukan hakku untuk mengkritik kehidupan pribadimu. Kita tidak punya hubungan semacam itu— Tapi, kita sudah sangat dekat, tidakkah kau merasa bersalah telah melakukan ini?”

Hey, Darkness, apa yang kau katakn?

Mendengar ini, Megumin menampar kepala belakang Darkness.

“Eh, aku baru saja mendengar sesuatu yang tidak bisa kuabaikan! Kapan kalian berdua menjadi sangat dekat? Apa maksudmu? Setelah diselamatkan olehnya dari tuan tanah itu, kau pikir kau tuan putri kecil sekarang? Apapun itu, seberapa dekat kalian? Sampai tingkat mana? Apa kalian melewati batasan itu selama festival dan punya hubungan secara fisik? Itu penyelewengan!”

“Ti-Tidak…?! Sebenarnya, kami belum punya hubungan fisik seperti itu…!”

“Apa kau mengatakan ‘belum’? Itu berarti suatu hari akan ada hubungan semacam itu?! Dasar jablay!”

Diganggu oleh Megumin, Darkness berteriak menderita. Aku berbalik ke Aqua—

“Hey, Aqua. Tidakkah kau berpikir sekarang aku seperti karakter utama pria dengan harem?”

“Kau, kau sedang dimarahi sekarang. Kenapa kau sangat senang?”

Mendengar percakapan kami, Darkness segera bertanya untuk menghindari interogasi Megumin.

“Benar, benar! Aqua! Selanjutnya kau! Sungguh, bagaimana kau akan menyelesaikan ini?!”

Rambut Darkness sudah berantakan.

“… Darkness, ayo bicarakan itu nanti. Iblis bertopeng itu mengatakan itu juga. Spesies manusia mampu dalam berkomunikasi.”

Duduk tepat di sebelahku, Aqua menaruh kaisar Zell di pahanya dan mengatakan sesuatu yang tidak biasa beralasan.

Ngomong-ngomong, apa yang sebenarnya dia lakukan?

“Benar, aku pikir komunikasi itu sangat penting juga. Jika kau berbicara kepadaku dari awal, berbagai hal tidak akan menjadi seperti ini.”

Darkness berpikir sebentar dan menjawab.

–Setelah bertanya rinciannya, itu berubah menjadi seperti ini.

Dihari konters Miss Dewi Eris.

Kultus Axis menjadi berlebihan karena kios-kiosnya sangat menguntungkan akhir-akhir ini. Mereka memutuskan untuk menggunakan usulan Aqua dan memberikan kultus Eris serangan terakhir.

Itu adalah rencana menakjubkan Aqua yang disebut oleh Cecily.

Orang ini berpikir kios yang berhubungan dengan Jepang akan membuat keuntungan, jadi dia merencanakan hal licik itu dan melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dia selesaikan.

“Untuk memikirkan kau datang dengan rencana pemasaran licik seperti itu. Ini hanya sangat menguntungkan untuk orang yang berada di atas, kan? Apa Aqua benar-benar bisa memikirkan sesuatu menakjubkan ini?”

Megumin bertanya seakan-akan dia terkesan.

Darkness melangkah maju seakan-akan mengatakan bahwa itu tidaklah penting.

“Lalu, siapa yang mengajarimu semacam ‘MLM’ ini? Itu pasti susah untuk Aqua sendirian melakukan kejahatan sulit seperti itu.”

Darkness mendekatkan wajahnya ke arah Aqua.

Aqua berpaling dan menunjuk.

Ke arahku.

“Tidak beralasan! Kau ingin menyalahkanku! –Saat lalu, aku komplain tentang hutang itu, ‘Ah, kita tidak bisa membuat uang sama sekali. Mungkin aku harus mencoba MLM. ’ dan lalu aku menjelaskan metodenya!”

“Jadi itu kau! Mau seberapa banyak kau campur tangan dalam insiden ini sampai kau puas?!”

“Tunggu! Aku tidak meminta dia melakukan ini! Di negaraku, ini termasuk kriminal skala besar… hey, Aqua, kau tahu sangat baik kriminal ini! Jangan pura-pura tidak dengar!”

Itu benar, si bodoh ini menggunakan kultus Axis untuk melakukan MLM.

Sistem legal di dunia lain ini yang tidak seluas seperti di bumi, jadi tidak ada perlawanan melawan MLM.

Ditambah kerumunan yang tertarik karena festival itu, dan membuat sistem MLM diatur dengan tepat dan membuat banyak uang dalam sehari.

Itu akan mendapatkan begitu banyak uang.

Sangat banyak yang bahkan Darkness menyadarinya dengan mudah.

Aqua tiba-tiba mengangkat kepalanya melihat ke arah Darkness.

“Mau bagaimana lagi! Aku dengar Eris sendiri tanpa malu bergabung dengan kontes kecantikan! Jika ini terus berlanjut, kultus Eris akan menjadi populer lagi! Dan aku perlu membuat banyak uang untuk mengadakan festival Aqua sendirian tahun depan…!”

“Itu bukan alasan untuk melakukan kejahatan! Akar dari masalahnya adalah Aqua merengek ingin kultus Axis mengadakan festival syukuran…”

“Tapi jika hanya Eris sendirian, itu terlalu tidak adil! Kenapa aku tidak bisa mempunyai festival?! Kenapa aku tidak dipuja?! Aku juga ingin dilayani dan dipuja! Selain itu, MLM tidak termasuk kejahatan!”

“Itu memang bukan kejahatan! Masih belum! Ini hanya karena tidak ada undang-undang dari penipuan bentuk baru seperti ini! Tindakanmu tidak diragukan lagi perbuatan yang salah!”

Selagi perdebatan mereka mulai memanas, aku dan Megumin saling menatap dan tersenyum masam.

“Karena undang-undang tidak bisa menghentikanku, aku tidak bisa dianggap kejahatan! Jadi kembalikan uang yang aku hasilkan! Kembalikan dana untuk festival Aqua tahun depan!”

“Uang itu telah dikembalikan ke para korban! Jika kau bersikeras tentang ini, kau akan punya catatan kriminal seperti Megumin dan Kazuma!”

“Hey, tunggu, aku hanya dimasukkan ke dalam penjara untuk menjernihkan kepalaku, jadi itu bukan catatan kriminal!”

“Benar, benar! Aku juga hanya diperingatkan oleh polisi!”

All Translation Thanks To: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 08 Chapter 05 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP