Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Pagi selanjutnya.

Ibu kota heboh setelah apa yang terjadi kemarin malam.

Seperti yang diduga dari dua pencuri baik menggempur kastil dan mencuri alat sihir milik tuan putri secara paksa.

Dan ada banyak petualang kuat di kastil pada malam itu.

Legenda tentang perbuatan luar biasa pria berambut perak dan pria bertopeng menyebar di dalam ibu kota secara cepat.

–Dan sekarang.

Seusuatu luar biasa terjadi di ruangan aku berada.

“Da-Da-Darkness, tolong, tenanglah! Ada alasan terhadap ini ahhhh! Ini retak ini retak, kepalaku akan hancur!”

“Hey, dengarkan penjelasanku! Setelah mendengar, kau akan mengerti bahwa ini perbuatan yang baik! Tolong, dengarkan aku dulu! Aku tidak bisa menahannya lagi jika kau menambah kekuatanmu lagi, aku akan mati!”

“Aku akan mendengar! Aku akan mendengarkan okeh?! Baiklah, aku mendengarkan! Ini hanya persiapan sebelum aku mendengarkan penjelasan kalian! Aku akan menentukan setelah mendengar penjelasan kalian apakah aku akan mencengkram kalian berdua sampai mati!”

Aku dan Chris dipanggil ke ruangan di dalam penginapan, dan kami tertangkap oleh cakar besinya.

“Darkness, Da-Darkness! Aku tidak bisa berbicara! Aku tidak bisa berbicara seperti ini!”

“Hentikan! Aku dipaksa oleh Chris, bos Chris dalangnya!”

Setelah memegang pinggir kening kami dan mengangkatnya, Darkness menunjukkan ekspresi garang.

“Ba-bagaimana kau bisa mengatakan itu! Sakit sakit! Ti-tidak, dengarkan aku Darkness! Asisten-kun sangat ingin sekali untuk melakukannya! Aku yang mengusulkannya, tapi saat aku ingin mundur setelah menjadi kacau, Asisten-kun bersikeras untuk lanjut menerobos!”

“Itu tidak benar, bos! Aku bergabung dengan grup pencuri hanya untuk satu hari! Aku hanya bawahan tanpa status di dalam organisasi ini!”

“Grup pencuri apa yang hanya ada kau dan aku! Hirarki macam apa yang hanya dengan kita berdua?!”

Dipaksa berlutut ke lantai dengan pinggir kening kami yang dicengkram dengan kencang, aku dan Chris mencoba dengan seluruh kekuatan kami untuk mengoper tanggung jawab itu ke satu sama lain.

Ekspresi geram Darkness belum mereda.

“Oii.”

“?!” x2

Darkness berkata dengan dingin selagi kami bertengkar.

“Katakanlah.”

Kami memberitahu kepadanya apa yang terjadi dengan sejujurnya.

“—Kalian berdua sungguh… kenapa kalian tidak memberitahuku? Jika kalian memberitahuku tentang ini dengan jelas dari awal, kalian tidak perlu melakukan sesuatu dengan sangat bodoh seperti itu. Aku pasti akan membantu kalian berdua.”

Setelah mendengar kami, Darkness mendesah dengan dalam.

“Meskipun kau mengatakan itu… itu pusaka suci yang bisa menukar tubuh kan? Jika digunakan dengan baik, keabadian menjadi mungkin. Saat aku mendengar ini, aku ingin memberitahu para petinggi juga. Bagaimanapun, Chris berkata padaku semakin tinggi wewenang yang dimiliki orang itu, semakin mereka menginginkan ini, dan bahkan keluarga kerajaan mungkin akan menyalahgunakan pusaka suci ini…”

“A-aku pikir itu tidak masalah untuk memberitahu Darkness! Saat aku menganjurkan untuk meminta bantuan Darkness, Asisten-kun berkata ‘Hey berhenti! Darkness itu bangsawan, jika identitas asli Chris terungkap ke para bangsawan, dia akan berada dalam situasi yang buruk’ dan lalu aku merubah pikiranku!”

“Ah! Ke-kenapa, kau!”

Melihat kami bertengkar lagi, Darkness menghela nafas.

“Ini sudah terlalu terlambat sekarang. Untungnya, hanya aku yang tahu identitas kalian berdua. Rambut perak Chris itu terlalu mencolok, kau harus pergi dari ibu kota secepat mungkin dan kembali ke Axel. Kazuma… kembali ke kastil bersamaku cepat.”

“Hmm?! … Ah, kau memerasku dengan sangat kencang tadi, ini masih sakit! Maaf, biarkan aku istirahat sebentar…”

“Berhenti berpura-pura dan ikut aku! Kita akan mengajak Aqua dan Megumin, dan mengucapkan selamat tinggal kepada Iris-sama.”

“Meskipun kau mengatakan itu, aku tidak berani pergi ke kastil dengan kewaspadaan tinggi setelah kemarin malam…! Tidak ada jaminan itu akan berjalan mulus. Jika aku dicurigai dan mereka membawa keluar alat sihir pendeteksi kebohongan, aku akan tamat!”

Chris menggaruk pipinya dengan tersenyum masam selagi aku ditarik pergi dan berkata:

“Yah, semangat, Asisten-kun! Dan pusaka suci itu telah ditaruh di tempat di mana tidak akan pernah bisa dicuri, jadi jangan khawatir. A-aku pergi duluan…”

“… Tunggu, Chris.”

“?! A-apa?!”

Bahu Chris gemetar selagi dia ingin segera pergi.

“Apa itu semua rahasiamu? Apa kau punya sesuatu lain apapun itu untuk diberitahukan kepadaku?”

“… Ugh.”

“Sepertinya ada! Jadi, apa lagi yang kau rahasiakan dariku?! Aku kenal denganmu untuk waktu yang lama, aku tahu kebiasaanmu saat kau dalam keadaan yang terjepit! Benar, kau akan menggaruk bekas luka di pipimu! Beritahu aku cepat! Rahasia apa yang kau sembunyikan dariku?!”

Chris yang terpojok melihat ke arahku meminta bantuan.

Tidak peduli seberapa banyak kau melihatku… jika aku tidak tahu hal lain apa yang kau sembunyikan, aku tidak bisa membantu…

Chris menunjukku.

“Asisten-kun mencuri sesuatu selain pusaka suci itu!”

“Ahhh! Kau penghianat!!”

“Kau kriminal! Apa lagi yang kau curi?! Sekarang kau menjadi pencuri yang sebenarnya! Serahkan! Apa tepatnya yang kau curi?!”

Aku menyerah untuk memberontak dan memberikan buku kepadanya.

Darkness mulai membukanya.

“Kenapa kau…”

Dia duduk di lantai dengan lemah. Saat ini, Chris bergumam sendiri.

“Ah… benar, dia mencuri itu juga.”

“Hmm?”

“… Oh? Ada lagi yang lain?”

Saat dia mendengar itu, Darkness berdiri lagi dan mengulurkan tangannya.

Apa aku mencuri sesuatu lagi?

Apa lagi?

“Oh, ahhh! Benda ini juga! Kemarin, aku menggunakan steal kepada Iris…”

Aku memberikan benda yang aku dapat dari Iris ke Darkness.

Itu adalah cincin yang Iris pakai.

Saat dia bersiap menghadapi aku dan Chris, cincin itu bersinar. Itu pasti semacam alat sihir.

Darkness mengerutkan keningnya selagi dia menatap cincin itu di telapak tanganku. Dan lalu—

“…?! K-k-kau…?! Kau benar-benar mencuri itu dari Iris-sama?!”

“I-iya aku melakukannya… apa, jangan menjadi sangat gelisah, ekspresi kagetmu lebih menakutkan daripada wajah marahmu! Ini bukanlah hal yang penting kan?! Hey, apa kau mencoba mengintimidasiku?!”

Setelah menatap beberapa detik ke cincin itu, dia mengembalikannya ke tanganku dengan perlahan.

“Dengarkan baik-baik, Kazuma. Jangan pernah menghilangkan cincin itu kau dengar aku? Dan jangan biarkan orang lain tahu tentang ini, jagalah sampai kau mati.”

“Hey jangan mengatakan itu! Ka-karena ini sesuatu yang penting, aku hanya akan mengatakan bahwa aku menemukan ini di jalanan dan mengembalikannya okeh?!”

“Kau bodoh! Ini adalah sesuatu yang anak kecil keluarga kerajaan akan selalu pakai setiap kali, dan hanya akan dilepaskan sebagai hadiah kepada pasangan menikahnya! Berbohong tentang itu ditemukan oleh petualang di jalanan setelah itu tercuri, kebohongan tidak masuk akal itu terlalu…! … Meskipun kau mengembalikannya atas niat baik, kau pasti akan dibunuh untuk menjaga rahasia ini agar tidak terungkap.”

“Apa-apaan tuh, itu menyeramkan! Ah, Chris! Mau ke mana kau! Ambil tanggung jawab ini karena telah melibatkanku ke masalah merepotkan ini, mengendap-endap lah ke kamar Iris dan kembalikan cincin ini!”

“Itu terlalu menyeramkan! Aku tidak mau! Kenapa kau selalu mencuri sesuatu yang seharusnya tidak kau ambil dengan skill-mu! Dan Darkness, kau sudah berubah. Kau benar-benar berpikir untuk menyembunyikan ini. Kau sangat tidak fleksibel dulu… kau lebih fleksibel menangani masalahnya sekarang… tapi aku punya firasat kau telah sangat diracuni oleh Asisten-kun!”

“Apa…?! Tu-tunggu! Aku tidak merasa seperti itu! Apa aku benar-benar berubah?! Apa itu buruk bahwa aku tidak punya waktu untuk terlalu mengkhawatirkan Iris-sama yang telah diracuni oleh Kazuma?!”

Mengabaikan Darkness yang seakan-akan terkena pukulan hebat, aku memegang cincin itu di bawah sinar matahari.

“… Apa boleh buat, aku akan menguburnya dalam perjalanan kembali ke mansion, jadi tidak ada satupun yang akan menemukannya.”

“Jangan mengatakan hal tidak jelas! Itu sesuatu yang sangat penting sampai Iris-sama membawanya setiap saat! Jadi tidak peduli apa itu, kau harus menghargai dan menjaga cincin itu, juga pastikan tidak ada siapapun yang bisa menemukannya!”

“Hukuman macam apa ini! Ah sial, aku mengerti. Kalau begitu kembalikan buku itu kepadaku. Lagipula kau tidak bisa mengembalikan benda itu ke kastil sekarang.”

“……” x2

Mereka berdua melihat satu sama lain saat mereka mendengar itu, tidak tahu ingin mengatakan apa—

–Aku berjalan sempoyongan sampai ke kastil bersama dengan Darkness setelah mengalami neraka.

“Hey, berjalanlah dengan benar! Bagaimana bisa kau begitu murung sebelum bertemu Iris-sama!”

“Eh… oh… apa… tidak perlu dibakar… itu hanya hadiah yang aku dapat setelah menyelamatkan kerajaan dengan diam-diam…”

“Berhenti komplain! Betapa menjengkelkannya. Korek yang kau buat bagus digunakan saat lalu. Itu alat yang hebat.”

“Aku tidak membuat korek untuk itu… ugh… ugh… barang berhargaku…”

Buku yang rencana aku ingin simpan sebagai harta karun keramatku dibakar oleh mereka berdua. Itulah kenapa aku sangat murung.

Chris mungkin akan meninggalkan ibu kota sebelum mereka mulai menjadikannya buronan atas pencuri berambut perak.

Dia bilang bahwa dia akan kembali ke Axel jika dia merasa ingin. Kami pasti akan bertemu dengannya lagi.

Yah, aku bersenang-senang bekerja dengan Chris kali ini.

Aku memikirkan tentang itu selagi aku berjalan di belakang Darkness. Akhirnya, Darkness berhenti di depan kamar Iris.

“… Jika aku membawamu masuk saat kondisimu seperti ini, aku pikir kau akan mengacaukannya. Aku akan menjelaskan tentang pusaka suci itu, jadi kau hanya perlu berdiri di sini.”

“… Kalau begitu kenapa kau membawaku? Kondisi mentalku sedang tidak stabil sekarang, jika kau meninggalkanku sendiri, aku mungkin akan melakukan sesuatu di dalam kastil.”

“Apa kau anak kecil? Apa boleh buat, jadi kau lebih baik untuk tidak melakukan apapun yang tidak perlu! Aku akan menjelaskan bahaya dari pusaka suci itu, dan bersikap tidak seperti biasanya, menganjurkan ide bahwa ‘Tujuan dari pencuri baik itu adalah untuk menyelamatkan Iris-sama’, itu sudah cukup! Jangan buat masalah apapun lagi!”

Aku mendorong Darkness yang terus mengingatkanku tentang itu dan membuka pintunya dengan lebar.

“Bodoh! Tidak bisakah kau mengetuk dulu! … Iris-sama, aku Dustiness di sini! Aku punya sesuatu yang mendadak untuk dibicarakan bersamamu!”

Saat aku memasuki ruangan bersama dengan Darkness, di dalam ada—

“Hmmp, denganku di sini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan! Bahaya dari pusaka suci itu telah kusegel dan tidak bisa digunakan! Jadi tenanglah! Dan pencuri itu mengincar sesuatu yang luar biasa huh!”

“Sebagai ahli alat sihir dari klan penyihir merah, aku bisa menjamin bahwa tidak ada satupun orang yang akan bisa membuat pusaka suci setingkat itu. Ini berarti insiden itu telah terselesaikan!”

Aqua dan Megumin yang benar-benar tidak melakukan apapun terus berbicara dengan angkuh.

“Seperti yang diduga dari Aqua-dono dan Megumin-dono, kami akhirnya bisa tenang! Saat aku mendengar kekuatan yang sebenarnya alat sihir itu dari Aqua-dono, wajahku menjadi pucat!”

Rain bernafas lega dan tersenyum dengan gembira.

“… Ngomong-ngomong, apa motif dari pencuri itu? Dari reputasi mereka, mereka tidak terlihat seperti seseorang yang akan menyalahgunakan pusaka suci itu… hmm? Nona Dustiness… dan bahkan pria itu di sini?”

Claire dingin seperti biasanya.

Tampaknya seperti Aqua sudah menjelaskan bahaya dari pusaka suci itu kepada mereka.

“Setelah penyelidikan mereka, semua orang tahu betapa bahayanya pusaka suci itu… kita tidak perlu bertindak lagi.”

Darkness yang menyadari dia tidak perlu bertindak lagi bernafas lega di depan Iris dan yang lain.

“… Mungkin mereka berdua ke sini untuk menyelamatkanku. Mereka tahu tentang bahayanya kalung itu, tapi takut seseorang mungkin mengincar pusaka suci itu jika mereka memberitahu orang lain tentang ini…”

Iris yang berdiri di tengah-tengah ruangan di kelilingi oleh yang lain mengatakan itu. Entah mengapa, dia menatap tepat ke arahku…

… Mungkinkah… dia menyadari identitas asliku sebagai pencuri?

“Iris-sama, itu tidak mungkin. Penduduk mungkin menjunjung tinggi si pencuri baik itu, tapi mereka tidak akan mengambil resiko menerobos kastil kerajaan untuk alasan bangsawan seperti itu.”

Claire berkata selagi menutup matanya dengan jengkel.

“… Jika itu benar, mereka berdua pantas menerima penghargaan kami…”

Dia berkata pelan dengan suara yang menyebalkan dengan sedikit rasa hormat yang bercampur.

Keramahanku bernilai untuk Claire yang melonjak naik secara cepat.

“Ngomong-ngomong, siapa mereka berdua. Aku pikir aku punya pemahaman baik tentang petualang kuat, tapi aku tidak tahu dari mana mereka datang. Terutama pria bertopeng itu… aku hanya berhadapan dengan dia secara singkat, tapi dia menghancurkan tongkat sihirku dalam jarak yang jauh dalam sekejap.”

Hmm, ada apa dengan perasaan ini, kata-katanya benar-benar membuatku senang, mungkin…

“Pria bertopeng itu kah! Dia benar-benar keren kan?! Dan topeng itu dan pakaian serba hitam itu! Itu benar-benar membuatku tergerak! Lain kali saat kami bertemu, aku akan meminta tanda tangannya!”

“Me-Megumin-dono, dia tetap kriminal… mungkin seperti itu, tapi pencuri baik bertopeng itu benar-benar kuat… dia mengalahkan Mitsurugi-dono dengan sekejap meskipun dia tak bersenjata, aku mendengar dia mengalahkan setengah kesatria di dalam kastil…”

Megumin dan Claire mendesah.

Oh tidak, apa yang harus aku lakukan, aku benar-benar merasa ingin memberitahu mereka bahwa pria keren itu adalah aku!

“Ada apa Kazuma? Kenapa kau tertawa dengan sangat menjijikan.”

Aqua yang memeluk botol itu seperti kemarin berkata.

Itu hanya masalah waktu untuk melepaskan botol itu darinya.

Disaat yang sama Claire menatapku.

“Benar, ada apa dengan cengiran bodohmu itu. Sayangnya, kesempatanmu untuk menangkap pencuri baik itu telah hilang… tapi meskipun kau memiliki kesempatan, kau tidak cocok melawan pria bertopeng itu, huft… sungguh, kenapa pria bertopeng itu bekerja sebagai pencuri, jika dia bukan kriminal, aku akan membawanya… kita akan bertemu lagi suatu hari nanti…”

Menuju kalimat akhir, wajah Claire menjadi sedikit merah. Ini pertama kalinya aku melihat dia bertingkah seperti perempuan.

Aku benar-benar ingin tahu apakah dia memujiku atau mengejekku.

Darkness yang di sampingku berekspresi aneh dan terus terdiam.

… Saat ini, Iris melihat ke arahku.

“Pencuri baik itu, dia benar-benar ganteng!”

Dia berkata selagi menatap lurus ke arahku.

Hmm, ini…

Apa identitas asliku…

“Mengikuti anggapanku… mereka berdua melakukan tindakan itu karena mereka khawatir denganku… mungkin, aku jatuh cinta kepada pencuri baik itu…”

Baiklah, aku akan mengungkapkan identitasku.

Saat Darkness menyadari bahwa aku ingin mengeluarkan topengku dari ranselku, dia menatapku dan menahan tanganku.

Untuk menghentikan dia menggangguku, aku ingin menggunakan drain touch…!

“Dimana dia sekarang… yang berambut perak itu, pemimpinnya…”

… Aku menurunkan tanganku.

Aku tahu ini akan terjadi!

Setelah melihat tingkah mencurigakanku, Iris menurunkan wajah tersipunya, dan bahunya gemetar pelan.

… Hey, apa dia sedang tertawa sekarang?!

Akhirnya, Iris berhenti gemetar dan mengangkat kepalanya, melihat tepat di mataku selagi aku merasa picik, dan berkata dengan suara sedekit bergetar:

“… O-onii-sama, aku punya permintaan.”

“I-Iris-sama?”

Claire yang merasakan ada sesuatu yang salah tidak tahu harus mengatakan apa.

Disamping dari membawaku secara paksa ke kastil, Iris tidak pernah membuat permintaan yang keras kepala—

Seakan-akan dia membulatkan pemikirannya, dia mengepalkan tangannya dan mengeluarkan ekspresi serius.

Saat dia ingin mengatakan sesuatu—

“Iris-sama, mohon izinkan aku untuk bertanya dulu.”

Darkness yang di sampingku tiba-tiba menyela.

Semua orang mengalihkan pandangannya ke arah Darkness yang berlutut satu lutut dan menatapku.

“Satou Kazuma ini benar membunuh pemimpin pasukan raja iblis. Dan mungkin dia seseorang yang akan membunuh raja iblis. Melakukan sesuatu yang sangat susah, tidak semua orang bisa melakukannya… bisakah kau memberikan kata-kata penyemangat kepada si pemberani yang menantang rintangan yang sangat mustahil ini?”

Aku, membunuh, apa?

“… Membunuh raja iblis? Benarkah? Onii-sama, apa kau berencana membunuh raja iblis?”

Bahkan kau Iris, kenapa kau mengatakan pertanyaan seperti itu dengan wajah serius?

Ini berbagai macam hal tentu saja…

“Eh, ah, jika ada kesempatan, aku mungkin mempertimbangkan… menaklukkan… raja iblis…?”

Selagi aku melihat ke matanya, jawabanku mulai bergelombang…

Dari belakangku, aku bisa mendengar ejekkan Claire.

Bagaimanapun…

“Seperti itukah… onii-sama pasti bisa melakukannya. Tolong bekerja keraslah dalam menaklukkan raja iblis… mungkin onii-sama akan menang dalam semua pertarungan!”

Iris tersenyum gembira selagi dia mengatakan itu, dan semua orang terjatuh dalam keheningan.

–Tidak, masih ada seseorang yang ingin mengatakan sesuatu.

“Berhenti ngomong ‘onii-sama, onii-sama’! Kau sudah mempunyai kakak kandung! Kenapa kau terlalu akrab dengannya?! Kau melemahkan alasan keberadaanku jika kau terus mengatakan itu, itu membuatku marah! Kalau begitu aku akan mengubur raja iblis! Tidak perlu Kazuma yang melakukannya!”

Megumin yang entah mengapa menjadi marah tiba-tiba mengatakan sesuatu yang bodoh.

O-onii-sama tetaplah onii-sama! Apa yang salah denganku memanggil onii-sama sebagai onii-sama! Dan itu tidak akan berarti jika kau yang membunuh raja iblis! Aku ingin onii-sama yang membunuh raja iblis!”

“Aku bilang berhenti memanggil onii-sama dan sekarang kau menggunakannya berturut-turut, apa kau ngajak berantem?!”

“I-ingin berantem?! Ke-keluarga kerajaan itu sangat kuat!”

Darkness memisahkan mereka berdua yang saling berhadapan dengan panik.

“Hey Megumin, hentikan! Kau punya hubungan yang baik dengan tuan putri kemarin, tapi kau ingin berantem dengannya sekarang?! Apa yang coba kau lakukan!”

“Iris-sama, mohon tenanglah! Kau belum pernah berantem dengan siapapun sebelumnya, kenapa kau melakukan itu dengan sangat tiba-tiba?!”

Untuk kembali ke topiknya, aku berkata kepada Iris yang sangat terengah-engah:

“… Baiklah, apa permintaanmu? Kau bisa meminta apapun.”

Aku memiliki beberapa harapan dari permintaan ini.

Dari reaksi dia barusan, apa dia ingin aku melanjutkan tinggal di kastil ini…!

“Permintaanku… permintaanku adalah…”

Dia yang membuat permintaan itu, tapi dia terlihat sangat ragu-ragu.

“Kita belum menyelesaikan pertandingan dalam game kita. Mohon bertanding denganku lain kali.”

Seperti anak kecil yang membuat lelucon, dia membuat senyuman yang sesuai dengan umurnya.

chapter-6


Selingan: Bangsawan serakah dan iblis rusak

Di dalam basement yang berjamur dan bau, suara terengah-engah ‘Yee— Yee—‘ bisa terdengar sebentar-sebentar.

Tidak peduli seberapa banyak aku mendengarnya, itu masih terdengar menjijikkan.

“Hey, Max… bangunlah Max!”

Setelah terkena tendangan dengan keras, seseorang yang terengah-engah itu bangun dengan santai.

“Yee— Yee— A-ada apa, Alderp? Kau membutuhkanku? Ah, emosimu sangat enak hari ini juga, Alderp!”

Kata-kata itu seperti dia sedang mempermainkanku, jadi aku menendang iblis di depanku dengan sengaja.

Iblis.

Benar, pria yang menjijikan ini adalah iblis.

Jika kau melihat dengan teliti, dia terlihat seperti pemuda yang sangat tampan, tapi tidak ada ekspresi di wajahnya dan terus bermuka masam, membuatnya terkesan menyeramkan.

“Jika bukan masalahku, siapa yang akan datang kepadamu… ada pekerjaan untukmu. Pusaka suciku telah dicuri oleh pencuri dan disegel. Kau ambilah kembali dan lepaskan segelnya, mengerti?”

“Yee— Yee— Alderp, Alderp! Itu mustahil, Alderp! Aku tidak tahu di mana pusaka suci itu, dan normalnya itu mustahil untuk menyegelnya. Jika memang tersegel, aku tidak bisa melakukan apapun tentang itu…?!”

Aku menggunakan semua tenagaku untuk menendang iblis yang terus mencari alasan itu.

“Kau bahkan tidak bisa melakukan ini, kau sampah tidak berguna! Kapan kau mengabulkan permintaanku! Lalatina! Kau seharusnya bawa Lalatina ke sini sekarang! Kenapa kau bahkan tidak bisa melakukan hal yang sangat mudah seperti itu!!”

“Yee—Yee— Yee— Yee—“

Setelah terkena tendangan berkali-kali, iblis itu memeluk kepalanya dan terengah-engah menjijikan.

Apa iblis ini bego?

Bego dan tidak berguna.

Dia tidak punya kemampuan untuk mengingat apapun, dan akan langsung melupakan tugas yang diberikan.

Ahh… tidak peduli berapapun harganya, aku harus mendapatkan pusaka suci itu kembali.

Hal-hal telah berjalan sangat lancar, jadi aku menjadi ceroboh.

Jika aku tahu, aku tidak perlu mengincar tubuh pangeran dengan sangat agresif.

–Setelah mengatur perjanjian pernikahan antara Lalatina dan pangeran itu, aku berencana untuk mengendalikan tubuh pangeran itu dan mengambil semua yang aku inginkan ke tanganku.

Kesempatan untuk merenggut semuanya telah tergelincir begitu saja.

Pada akhirnya, pencuri itu yang keluar entah dari mana mencuri pusaka suci itu.

Awalnya, aku hanya perlu memberikan pusaka itu ke pangeran itu, merapal kata kuncinya, menghancurkan tubuh ini dan rencananya akan berhasil.

Aku menyesal karena kehilangan kesempatanku, tapi apapun itu masalahnya sekarang adalah menemukan pusaka itu.

Ahh, aku harusnya menukar tubuh ini dengan anakku Walther…

Jika aku tidak mengambil pusaka itu kembali, alasan aku mengadopsi anak itu akan hilang.

Jika perjodohan dengan Lalatina saat itu berhasil, tidak perlu untuk mengambil resiko yang besar seperti ini…!

“Lalatina! Lalatina! Kau milikku, Lalatina! Tahukah kau bahwa aku telah memperhatikanmu selama ini?! Lalatina!”

Di dalam ruang bawah tanah yang redup, aku berteriak marah karena hilangnya pusaka suci itu.

“Yee— Yee—! Yee— Yee—! Kau yang terbaik, Alderp! Aku benar-benar suka keinginanmu yang sebenarnya, dan kekejamanmu! Aku benar-benar ingin memenuhi permintaanmu secepat mungkin dan mengumpulkan bayaranku, Alderp! Ayo, beri aku pekerjaan untuk dilakukan, Alderp! Cepat beritahu aku keinginanmu, Alderp! Alderp!”

Iblis menjijikan itu mulai berteriak.

Apa-apaan orang ini?

Dia tidak bisa melatih daya ingat dia sama sekali, tidak peduli berapa banyak aku mengulang permintaanku, dia akan melupakannya.

Jika bukan karena dia mudah, lebih baik aku memanggil iblis lain sejak dulu.

Batu bulat ada di tanganku…

Pusaka suci yang bisa memanggil dan memerintah monster secara acak ada di tanganku.

“Aku hanya punya satu permintaan! Bawa Lalatina! Dia milikkku!”

Aku meneriakkan permintaanku untuk kesekian kalinya kepada iblis menjijikan ini.

All Translation Thanks To: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 06 Chapter 06 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP