Pasang Iklan

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04

Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Part 1

Restoran dari hotel terletak di lantai pertama.

“Kota ini sedang crisis is dangerous.”

Selagi kami menikmati sarapan yang enak dan menyehatkan, Aqua mengatakan perkataan bodoh.

Apa yang kau maksud dengan ‘crisis is dangerous’, tidak bisakah kau berbicara bahasa inggris?

“Setelah menangis semalaman, kau telah bertingkah seperti ini. Bukankah sifat tubuhmu hal yang paling berbahaya di kota ini? Jangan kau berani untuk menggunakan mata air panas kecuali salah satu yang datang bersama ruangan itu.”

Aqua memukul meja dengan tangannya.

“Dengarkan aku! Aku tidak memurnikan mata air panasnya karena aku menginginkannya! Meskipun kau menuangkan busa mandi yang Darkness menjaganya di kamar mandi ke pemandian, aku bisa memurnikannya dengan instan. Itu normal untukku memurnikan mata air panas.”

“Apa!? Kau menggunakan semua busa mandi! Itu barang mewah yang aku pesan dari ibukota!”

Aqua mengabaikan Darkness yang menangis dan melanjutkan.

“Tapi ini aneh, aku butuh waktu yang lama untuk memurnikan mata air panas rahasia dari kultus Axis. Kekuatan permurnianku diluar ‘menakjubkan’… contohnya…”

Setelah mengatakan itu, Aqua menyentuh dengan jari telunjuknya ke gelas kopi yang ingin aku minum.

Kopi hitam itu berubah menjadi air hangat dengan cepat.

Aqua memiringkan kepalanya perlahan di bawah tatapan semua orang.

“… Ya kan?”

“Iya kan kepalamu! Apa yang kau lakukan! Ambil kopi baru lagi untukku!”

Aqua menjilat jari telunjuknya yang dia celupkan ke dalam kopiku dan berkata padaku selagi aku menaruh gelas dengan air hangat ke meja:

“Seperti yang kau lihat, aku hanya perlu sesaat. Namun, itu butuh waktu yang lama itu berarti mata air panas itu sangat tercemar… aku mendengar kualitas dari seluruh mata air panas menjadi buruk kan? Itu berarti ancaman dari kultus Axis-ku bukanlah berhadapan dengan serangan dari pasukan raja iblis, tapi serangan terhadap sumber pemasukkan dari kultus Axis itu sendiri— mata air panas!”

“Seperti itukah, luar biasa!” x2

“Percayalah padaku kali ini okay?!”

Darkness dan Megumin memberikan balasan yang datar bersamaan. Aqua menggebrak meja lagi karena frustasi.

Mereka berdua bingung karena Aqua.

“Apapun itu, itu hanya kualitas air dari beberapa mata air panas yang menjadi buruk kan? Kenapa kau menghubungkannya dengan pasukan raja iblis?”

“Benar, kultus Axis itu aneh, mereka bodoh dan tidak disukai oleh orang-orang, tapi raja iblis tidak akan melakukan hal yang sangat merepotkan karena itu kan?”

… Hal yang merepotkan.

Sialan, pria yang aku temui di pemandian semalam pasti adalah anak buah raja iblis.

Dia mengatakan sesuatu tentang menyabotase mata air panas kultus.

Itu bagus karena Aqua melakukan pencegahan, tapi…

Apa yang harus kulakukan, haruskan aku memberitahu semuanya tentang ini?

Jika aku melakukan itu, itu pasti akan merepotkan.

Jika aku melaporkannya ke guild petualang di kota ini, mereka pasti akan meminta bantuan kami.

Liburannya akan rusak, dan kami akan terpaksa bertarung melawan orang yang berhubungan dengan pasukan raja iblis.

Instingku berkata mereka berdua yang aku temui di pemandian semalam sangatlah kuat.

Berendam di mata air panas di kantor utama kultus Axis, dan menyabotasenya hanya dengan dirinya sendiri.

Dengan menurut itu, petualang lemah yang jatuh dari pohon dan mati tidaklah cocok dengan mereka.

“Aku akan bertarung untuk melindungi kota ini! Aku harap semua orang bisa membantu!”

“Aku akan pergi berjalan-jalan, aku tidak punya waktu untuk ini.”

“Aku mengalami betapa menyeramkan kultus Axis itu, jadi aku akan lewat kali ini. Aku akan ikut Kazuma hari ini.”

Megumin memberikan penolakkan dengan blak-blakan.

“Kenapa! Sesuatu seperti berjalan-jalan bisa dilakukan lain hari! Megumin juga, jangan membenci pengikutku! Nah, Darkness…”

“Eh… aku, erm, yah…”

“Moohooooon!”

“Baiklah baiklah aku akan pergi! Aku akan menemanimu! Jangan memurnikan jus anggurku!”

Melihat Darkness menjawab Aqua dengan ogah-ogahan, aku mengingat sesuatu.

“Hey, apa Wiz masih tidur? Wiz tidak bisa menanganimu sama sekali, dia akan mengikutimu jika kau memberitahunya.”

“Oh, setelah aku menangis dalam pelukan Wiz, aku melihat dia hampir mati karena air mataku. Dia memulihkan dirinya di tempat tidur sekarang.”

“Selamatkan Wiz dulu sebelum kau mencoba menyelamatkan kota! Wiz selalu tidur disebagian besar liburan ini karena kau!”

Setelah Aqua membawa Darkness dan berangkat, aku dan Megumin memikirkan apa yang akan kami lakukan selanjutnya.

Meskipun kami ingin berjalan-jalan, tapi tidak ada yang menyenangkan di kota mata air panas ini.

Jika kami berkeliling tanpa tujuan, kami akan dihampiri dengan berbagai cara untuk bergabung dengan kultus.

Selagi aku kebingungan tentang apa yang akan dilakukan, Megumin menarik lengan bajuku.

“Jika tidak ada tempat bagus manapun untuk pergi, ayo keluar untuk merapal explosion.”

“Kau tidak ingin istirahat meskipun kita dalam liburan?”

Di Axel, explosion Megumin setiap hari telah menjadi hal yang biasa di kota, jadi tidak terlalu menyebabkan banyak masalah. Namun, jika kami merapal sihir explosion di dalam kota, warga yang berisik pasti akan geger.

Ini bisa diselesaikan dengan mudah dengan pergi cukup jauh dari kota.

Setelah aku setuju menemaninya untuk merapal explosion, Megumin menyedot jus buahnya dengan senang.

“Selamat pagi.. Ugh, semua orang bangun sangat awal…”

Muncul bersama suara yang malas adalah Wiz yang wajahnya sangat pucat dan tanpa kehidupan.

“Selamat pagi, apa kau merasa lebih baik? Aku mendengar kau hampir menghilang karena Aqua.”

“Ya, aku bahkan melihat temanku dari saatku sebagai petualang menggoyangkan tangannya dari sisi lain sungai, berteriak ‘Jangan ke sini’… tapi aku berhasil melewati hal itu hingga akhir.”

Wiz mengatakan sesuatu yang menakutkan dengan santai.

Jadi ini yang dinamakan pengalaman hampir mati?

Bahkan monster undead akan mengalami pengalaman itu?

“Wiz, apa kau punya rencana hari ini? Aku dan Megumin akan berjalan ke pinggiran kota.”

“Aku tidak punya apapun yang khusus di dalam pikiranku… kalian berdua ingin keluar kota? Monster di sekitar sini sungguh kuat kan? Jika kau tidak keberatan, bawa aku bersama.”

Wiz secara malu-malu membuat saran yang aku sangat menyukainya.

“Mohon ikutlah! Ara, itu terasa lebih aman dengan arch wizard asli.”

“Hey, beritahu aku kenapa aku menjadi penyihir ‘palsu’?”


Part 2

Sebelum merapal explosion, kami memutuskan untuk berjalan-jalan di dalam kota karena kita mempunyai waktu.

Kami tidak bertemu kultus Axis yang membujuk kami di manapun hari ini.

Megumin berjalan dengan senang di depan dengan Chomusuke di bahunya.

Selagi melihat punggungnya, aku bertanya kepada Wiz di sampingku:

“Nah, Wiz, kau menyebut temanmu saat kau menjadi petualang, aku ingin bertanya kenapa kau berubah menjadi lich? Ini terdengar tidak pantas— tapi aku merasa Wiz adalah salah satu dari beberapa penduduk yang normal di Axel. Kenapa petualang terkenal Wiz melawan kehendak dewa dan menjadi lich?”

Ini telah menggangguku untuk waktu yang lama, tapi ini terlalu mendadak untuk menanyakan ini.

Disamping Wiz, satu-satunya lich yang aku temui ada di dalam dungeon.

Orang itu menjadi lich untuk melindungi seseorang yang dia sayangi.

Wiz ragu-ragu sesaat…

“Itu benar… itu cerita yang panjang, aku akan menceritakannya kepada semua orang saat ada Aqua-sama juga.”

Dia berkata dengan senyuman lembut.

Hmmm, karena dia mengatakan itu, itu akan lebih baik untuk Aqua mendengarnya.

Aku tidak tahu kenapa Wiz menjadi lich, tapi jika dia terpaksa melakukannya, mungkin Aqua akan merubah prespektifnya terhadap Wiz.

Kalau begitu ayo bicara tentang ini saat ada Aqua— setelah aku menjawab, Wiz cekikikan.

“Baiklah, ayo undang Vanir-san untuk mendengarnya juga. Saat aku masih petualang, aku bertarung sampai mati dengannya.”

Wah, aku ingin mendengarnya.

Aku juga penasaran kenapa dia menjadi teman Vanir setelah itu… ngomong-ngomong…

“Nah, berapa umurmu saat kau menjadi lich, itu terdengar sangat lama…”

“Aku sekitar 20.”

Hmmm.

“Pantas saja, penampilanmu juga sekitar umur segitu. Berapa lama kau menjadi seperti ini? Eh, berapa umurmu sekarang?”

“20, umurku tidak akan menambah setelah menjadi lich.”

“…? Bukan, itu…”

“Aku selamanya 20.”

“… Se-seperti itukah.”

Merasakan suasana yang sedikit berat, aku tidak menekannya lebih lanjut.

Menanyai wanita tentang umurnya itu adalah tabu.

Tiba-tiba, Megumin yang berjalan di depan—

“Ngomong-ngomong, aku punya sesuatu untuk ditanyakan kepada Wiz… disamping Wiz, apa ada seseorang lain di dalam pasukan raja iblis yang bisa menggunakan explosion? Erm… kau tahu onee-san berdada besar yang bisa menggunakan explosion?”

Kenapa dia tiba-tiba mengatakan itu?

“Tidak, sejauh yang aku tahu, aku satu-satunya yang bisa menggunakan explosion di pasukan raja iblis. Juga, itu sudah sangat lama sejak aku mengunjungi kastil raja iblis-sama. Karena itu, aku tidak yakin tentang pendatang baru yang bergabung setelah itu…”

“Aku mengerti, itu bagus…”

Megumin lega.

Bagus kepala lu.

“Hey, tentang apa ini semua onee-san berdada besar, jangan biarkan itu menggantung. Jelaskan dengan jelas.”

“Kenapa kau… itu tidak penting. Sebenarnya, salah satu alasan aku datan ke Axel karena aku mendengar ada penyihir perempuan yang bisa menggunakan explosion di sana. Gosip itu tampaknya seperti mengarah kepada Wiz.”

“Hmmm? Lalu jelaskan dengan detail apa yang akan kau lakukan dengan si dada besar?”

”Setidaknya mengatakan semuanya, penyihir perempuan berdada besar. Aku hanya ingin menjadi sepertinya. Suatu hari, kami pasti akan bertemu lagi…”

“Kau hanya ingin sepertinya… maksudmu ukuran dari dadamu?”

“Aku akan membunuhmu.”

Megumin mengeluarkan tongkatnya untuk memukul kepalaku, tapi aku memegang kepalanya untuk menghentikannya.

“… Hmmm? Aku pikir aku melihat orang itu di suatu tempat sebelumnya..”

Wiz melihat ke arah kota di mana ada banyak mata air panas.

Mengikuti dari garis pandangannya, aku melihat—

“Hey Megumin, Wiz! Ayo cepat dan rapal sihirnya, lalu pergi berjalan-jalan!”

Setelah melihat orang itu, aku menarik mereka berdua bersama dan pergi.

Aku mengenal orang yang Wiz katakan itu.

Adalah pria yang mengatakan tentang beberapa konspirasi di dalam pemandian kemarin.

Telah dipastikan.

Karena Wiz mengenalnya, itu berarti tidak diragukan lagi dia adalah anggota dari pasukan raja iblis.

Tahan, aku hanyalah orang yang tidak berdaya, seorang petualang yang hanya sedikit lebih kuat dari petualang!

Jangan menyeretku ke dalam hal yang merepotkan!

“Itu benar, ayo selesaikan pekerjaan rutin dan menikmati jalan-jalannya! Wiz di sini hari ini, jadi aku merasa sangat aman! Temukan beberapa monster dan rapal explosion ke arah mereka!”

“Ahhh, Kazuma-san, tak perlu terburu-buru!… Hmmm, siapa pria itu?”

Aku tidak ingin Wiz bertemu dengan orang itu.

Instingku sangat mengatakan jangan lakukan itu.


Part 3

Mungkin karena negeri mempunyai air yang diberkahi.

Sekali kami meninggalkan kota, kami bisa melihat hutan yang lebat.

“Ayo masuk ke dalam hutan! Di sana pasti ada banyak monster! Ayo cepat dan bunuh mereka semua!”

Aku dan Wiz memperingatkan Megumin yang haus darah untuk berhati-hati selagi kami mengikutinya ke dalam hutan.

Menggunakan ‘pendeteksi musuh’-ku, benar saja ada banyak monster di dalam hutan.

“Yup, ada sejumlah besar mereka, dan mereka sudah menyadari kehadiran kita, jadi kenapa mereka tidak menyerang?”

Mereka tepat di sana, tapi mereka tidak ingin keluar.

“Karena kita keluar dari Alcanretia, mereka waspada terhadap kita. Kebanyakan penduduk di sini dari kultus Axis… aku mendengar monster cenderung menghindar dari kultus Axis.”

Hanya betapa tidak disukainya orang-orang itu.

“Jika di sana ada alasan lain apapun itu… itu mungkin karena aku di sini juga. Mereka secara naluriah menghindari aku yang adalah lich.”

Wiz mengatakan dengan senyum masam.

Ah, aku lupa tentang itu. Wiz adalah pemimpin(ngakak) dari raja iblis juga.

Meskipun dia adalah pemimpin(ngakak), tapi kekuatannya sesuai untuk pemimpin.

Saat yang terkuat seperti Beldia dan Vanir datang mendekat kota, monster-monster menjadi waspada.

Situasi ini mungkin sama dengan saat itu— mereka takut karena Wiz.

Setelah tinggal di Axel untuk waktu yang lama, kota tidak diserang oleh monster apapun sebelumnya. Mungkin itu karena Wiz tinggal di sana.

“Ugh… Apa boleh buat, ayo selesaikan ini dengan cepat dengan sekali serangan. Aku ingin merapal ke tengah-tengah monster dan menaikkanl level-ku dengan baik, tapi..”

Megumin mengatakan sesuatu yang berbahaya selagi dia mulai merapal sihir ledakan.

Sejumlah besar mana berkumpul di sekitar tubuh mungil Megumin secara instan.

Kenapa dia merapal sihir yang membutuhkan banyak mana dengan sia-sia? Apa ada baut yang hilang di kepalanya?

Di dunia ini, ada banyak cara sihir ini bisa digunakan.

Sebelum aku mengetahuinya, Megumin menyelesaikan persiapannya.

“Explosion!”

Sihir ledakan itu melayang menuju ke suatu tempat di kejauhan, dan tanahya bergetar dengan dentuman yang besar. Gadis ini sangat sembrono dalam memilih targetnya.

Pohon-pohon tumbang dan lahannya menjadi rusak. Pojok dari hutan telah hancur diluar pembenaran.

Karena tindakkan keras ini, burung-burung bertebangan dan hutannya menjadi gaduh.

“Hmmm… ayo kembali. Kazuma, kumohon gendong aku.”

Alasan dari kehancuran ini datar di atas tanah saat dia berkata dengan arogan.

Aku berpikir tentang meninggalkan Megumin yang berkulit tebal ini.

“Tidakkah kau membuat ini menjadi mudah untukku, ini selalu menjadi seperti ini. Aku akan membagikan mana denganmu, jadi berjalanlah sendiri.”

Aku mengatakan selagi aku memberikan mana kepadanya melalui drain touch.

Aku hanya bisa membagikan sedikit mana kepadanya, tapi Megumin berusaha berdiri setelah menerima mana.

Dia melirik ke arah kartu petualangnya dan tersenyum.

“Hoho, di sana ada beberapa kobold yang sembunyi dan terkena ledakan. Kartu petualangku berkata aku membunuh kobold hari ini.”

… Itu tidaklah bagus.

Memikirkan tentang ini secara hati-hati, level terendah di dalam anggota timku adalah aku.

Aku baru saja menaikkan dua level dari Kadal pelari dan Rajawelang pelari. Namun, level-ku masih yang terendah.

Karena naiknya level, aku mendapatkan beberapa skill point, haruskah aku mempelajari skill serangan yang akan membantuku menaikkan level?

Selagi aku mempertimbangkan apa yang akanku pelajari—

“… Hmmm? Sesuatu berlari ke sini. Skill pendeteksi musuhku memberitahuku itu sangat cepat.”

“Oh? Itu datang bahkan setelah mendengar suara dari ledakan?”

Sesuatu menuju ke sini dari kedalaman hutan. Bahkan dengan skill farsight-ku, aku tidak bisa memberitahu apa itu di dalam hutan yang redup.

Sesuatu yang hitam?

… Aku bertemu dengan itu sebelumnya.

Aku mengingat ada monster yang ganas yang berdampingan dengan kawanan monster lemah seperti goblin dan kobold.

Mudahnya, itu adalah harimau bergigi pedang dengan bulu hitam.

“Grrrrrrrrrrrr!”

Musuh terbesar bagi petualang pemula, si pembunuh pemula.

“Wiz Wiz! Cepat, pikirkan sesuatu!”

“Kazuma, gunakan snipe, snipe! Dia masih jauh jadi tembak dengan snipe!”

“Aku meninggalkan perlengkapanku seperti panah di hotel!”

“Tidak berguna, bagaimana bisa kau sangat ceroboh! Itulah kenapa level-mu sangat rendah!”

“Kampret lu, kau pikir siapa yang menarik semua monster ke sini?! Kau ingin aku untuk menghisap semua mana-mu dan meninggalkanmu?!”

“Aku akan mengurusnya, jadi kalian berdua tenanglah! Serahkan padaku, mundurlah!”

Wiz berdiri di depan kami berdua yang bertengkar.

Aku membuat beberapa tanah dengan create earth dan bersiap untuk membantu Wiz.

Megumin menempel dekat di belakangku.

… Si pembunuh pemula secara bertahap mendekat, tapi Wiz tidak menunjukan tanda-tanda merapal sihir apapun.

“Hey Wiz? Hey, hey—- Wiz!”

“Ahhh!”

Si pembunuh pemula menabrak Wiz yang berdiri di depan kami.

Wiz dengan mudah tertekan ke tanah oleh si pembunuh pemula yang kuat seperti banteng.

Megumin berteriak selagi aku menggenggam tanah dan bersiap untuk meniup ke arah si pembunuh pemula dengan sihir angin…!

“… Eeh?” x2

Si pembunuh pemula di atas Wiz tiba-tiba mulutnya berbusa dan pingsan.

Wiz yang keluar dari bawah itu tidak lecet sama sekali. Saat si pembunuh pemula menabraknya, dia seharusnya terkena cakarnya…

“… Oh benar, dibanding serangan dari senjata yang diperkuat dengan sihir, semua serangan sihir terhadap lich tidak mempan. Juga, lich mempunyai drain touch yang akan menyerap sumber kehidupan dari lawannya dan membuat berbagai macam efek status abnormal— racun, kelumpuhan, penidur dan kutukan. Untuk Wiz, dia bisa membunuh musuh tanpa menggunakan sihir.”

Lich kuat.

Kejadian dia di-bully oleh Aqua dan Vanir semuanya tampak palsu.

“Phew… Ayo kembali ke kota.”

Wiz mendesah, membersihkan dirinya dan tersenyum.


Part 4

Saat kami kembali ke kota, kami mlihat kumpulan orang yang berkumpul di jalan yang ramai.

“Apa yang terjadi? Apa ini semacam event?”

“Lagipula ini kota turis, mungkin mereka mengundang beberapa seseorang yang terkenal untuk pertunjukkan dan menghibur para pengunjung.”

Aku dan Megumin yang penasaran berjalan ke arah sana.

“… Itu Aqua-sama. Apa yang dia lakukan?”

Di dalam tengah-tengah kerumunan adalah Aqua.

Dia berdiri di atas kotak kayu dngan sesuatu seperti pengeras suara di tangannya. Di samping dia adalah Darkness dengan wajahnya yang menunjukkan sedikit merah dan wajah yang malu. Apa yang mereka lakukan?

Aku ingat itu adalah alat sihir yang menggunakan sihir angin. Dia pasti melakukan sesuatu.

Saat ini, Aqua mulai berteriak keras.

“Kultus Axis-ku yang tercinta! Sekarang, pasukan raja iblis melakukan serangan yang merusak kota ini!”

Darkness menurunkan kepalanya dengan malu saat dia mendengar itu.

“Serangan merusak mereka dengan meracuni mata air panas kota! Aku sudah mengkonfimasinya bahwa banyak mata air panas yang telah tercemari!”

Gadis itu, apa dia menyelidiki semua mata air panas pagi ini?

“Aku tidak pernah mendengar itu. Aku baru saja berendam di mata air panas di sana, dan tampaknya baik-baik saja.”

Salah satu pendengar berkomentar.

Aqua mengangguk dengan setuju.

“Itu karena aku memurnikan racun di semua mata air panas. Semua mata air panas dalam kota ini telah kumurnikan. Namun, kita tidak boleh membiarkan penjagaan kita! Semuanya, mohon jangan mengunjungi pemandian sebelum insiden ini berakhir!”

Orang-orang di sekitar mulai ragu.

Aqua kemudian menyenggol Darkness yang berdiri di sampingnya.

Darkness gemetar, menunjukkan wajah seakan-akan dia ingin menangis dan tetap terdiam.

Paman yang menarik gerobak berkata:

“Ini kota mata air panas, pendeta-san. Jika kau melarang pelanggan untuk mengunjungi mata air panas, bagaimana bisa kami melakukan bisnis kami?”

“Itu benar, dan kenapa pasukan raja iblis meracuni tempat seperti ini?”

Penonton lain mendukungnya.

“Mereka melakukan ini untuk memotong pemasukan dari kota ini, dan menghancurkan sumber pemasukan dari kultus Axis! Itu benar, pasukan raja iblis takut dengan kultus Axis! Aku tidak akan mengizinkan mereka untuk membuat masalah karena mereka iri dengan mata air panas kita! Mohon, pemuja setia dari kultus Axis—“

Saat ini.

“Ah! Jadi kau di sana! Hey, apa yang kau lakukan dengan mata air panasku!? Sekarang itu hanya menjadi air yang hangat!”

Mungkin pemilik dari mata air panas suatu tempat.

Pemilik itu menatap Aqua dari jarak beberapa jauh dari kerumunan.

Tidak hanya dia, sekumpulan orang yang mengancam menatap ke arahnya.

“Ah, itu benar dia! Beraninya dia menunjukkan wajahya di sekitar sini! Hey— semuanya! Tangkap dia! Dia mengubah mata air panas di kota ini menjadi air hangat, betapa kejamnya!”

“Yeah, dia mungkin anjing dari pasukan raja iblis ke sini untuk menghancurkan kultus Axis!”

Betapa tidak terduganya perkembangan ini.

Dia mengatakan bahwa dia akan melindungi mata air panasnya, tapi dia malah menjadi salah satu yang menghancurkannya.

“Bukan, salah! Ada alasan untuk ini! Biarkan aku menjelaskannya! Mata air panas yang aku murnikan beracun! Aku mengakui bahwa beberapa mata air panas mungkin telah termurnikan juga, tapi ini demi untuk semua orang…”

“Jika itu benar kalau begitu beritahu kami sebelumnya! Dan meskipun kau memurnikan mata air panas, itu mustahil untuk memurnikan sejumlah besar mata air panas seperti itu! Kau pasti mengendap-endap saat tidak ada seseorang di sekitar kan! Menggunakan kesempatan itu, kau membuang semua mata air panas dan menggantinya dengan air hangat untuk mandi, kan?!”

“Bu-bukan itu–! Karena, jika yang lain melihatku memurnikannya, identitas asliku akan ketahuan! Itu akan menyebabkan keributan besar…!!”

Ahhh, ini buruk!

Dia pasti akan mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak dikatakan.

“Hey Megumin, Wiz! Ayo pergi dari sini sebelum dia menyadari kita! Kita perlu berpura-pura tidak mengenalnya, mengerti!?”

“Hmmm!? Dia sudah membuat kekacauan besar, dan kau berencana untuk meninggalkannya, Kazuma?! Dan itu akan terselesaikan jika kau campur tangan, Kazuma, cepatlah dan lakukan sesuatu!”

“Aqua-sama ingin menangis sekarang kau tahu!? Kazuma-san, jika terus seperti ini…”

Selagi aku mendengarkan permohonan mereka, aku menatap ke Aqua yang beberapa jarak dari kami.

Saat ini, salah satu dari pemilik mata air panas berteriak:

“Apa bergosip yang bisa kau lakukan?! Situasi ini sungguh serius sekarang! Dan lagipula siapa kau!? Apa kau sungguh anak buah dari raja iblis?”

“Eh!? Bukan! Nah, Darkness, jangan hanya berdiri di sana, katakanlah sesuatu! Dan katakan kalimat seperti yang aku beritahu padamu— ‘kultus Axis, kultus Axis mengandalkanmu!’ katakan, jangan malu, ayolah!”

“Ku-kultus Axis… mengan…”

Dengan kerumunan yang menatap ke arahnya, Darkness bergumam dengan wajahnya yang memerah.

… Aku turut berduka cita.

“Ahhh, sungguh! Baiklah, aku akan memberitahu kalian siapa aku! Kultus Axis yang berbakti! Namaku adalah Aqua. Itu benar, obyek yang kalian puja, dewi Aqua! Pengikutku yang tersayang! Aku di sini di dunia makhluk hidup untuk menyelamatkan kalian semua!”

Aqua berdiri di atas kotak kayu selagi dia selesai mengatakan itu dengan keras.

Para penonton yang hanya mendengar dengan tenang menjadi hening.

“… Baiklah, ayo, cepat! Megumin!”

“… Ini buruk. Sebelumnya mungkin masih bisa di selematkan, tapi itu telah hilang sekarang, ayo lari!”

“Tunggu, tunggu— Kazuma-san! Megumin-san! Bagaimana dengan Aqua-sama dan Darkness-san…!”

Aku dan Megumin memutuskan untuk kabur. Tiba-tiba, suara marah mulai mengganggu.

“Jangan bercanda kau kafir!”

“Kau pikir kau bisa menirukan Aqua-sama hanya karena kau mempunyai rambut dan mata biru?! Kau akan menerima hukuman ilahi!”

“Hukum mati! Ikat dia dan lempar dia di danau! Jika dia benar Aqua-sama, dia tidak akan mati meskipun dia di lempar ke dalam air!”

“Wahhhh! Tidak!! Aku memberitahu yang sebenarnya, aku sungguh Aqua!!”

“Ahhh! Tidak, jangan melempar batu…! Tidak, tidak…! Aqua, sembunyilah di belakangku cepat!”

“…….” x2

“Hey, ke mana kalian berdua akan pergi, Aqua-sama dia…!”

Aku dan Megumin meninggalkan Aqua dan Darkness yang dilempari batu dan melarikan diri.

–Kami berjalan berputar kembali ke hotel. Aqua sudah kembali sebelum kami kembali.

“Wahhhh!”

Dia terus meratap.

Aku pikir dia telah menangis setelah datang ke kota ini.

“A-Aqua-sama, aku membawa susu hangat, minumlah dan tenanglah…”

Wiz terus menenangkan Aqua yang tersedu-sedu di tengah ruangan perempuan.

Darkness terlihat babak belur, tapi wajahnya masih memerah selagi dia meminum teh dengan puas.

Mereka dikutuk dan dilempari dengan batu setelah itu. Namun, dia tampaknya seperti menyukai kota dengan penuh keanehan ini.

Mari tinggalkan yang satu ini juga.

“Itu sangat kejam! A-aku telah bekerja keras untuk semua orang! Kenapa aku harus dilempari batu oleh pengikutku sendiri! Waaahhhh!”

“Aqua-sama, mohon, mohon tenanglah! Atau selain itu, aku akan menghilang karena aura kekecewaan Aqua-sama–!”

Wiz yang malang memberikan susu hangat ke Aqua.

Aqua melihat ke arah susu itu, mendegus dan berkata.

“… Aku ingin minum wine.”

“Kau tidak marah sama sekali kan?”

Wiz berlari turun tangga untuk mengambil wine. Aqua mengangkat wajahnya yang sembab karena terus menangis.

“Tidak peduli apa, pasti ada beberapa sabotase yang dilakukan. Banyak mata air panas yang aku kunjungi telah terkontaminasi sangat serius. Jika pengunjung mengunjungi pemandian itu, mereka pasti akan jatuh sakit.”

“Karena Aqua yang anugrahnya hanya kekuatan pendeta mengatakan itu, itu pasti benar kan? Tapi kita tidak bisa menemukan pelakunya dengan cara ini.”

“Itu benar. Ayo ke guild petualang dan para manajer mata air panas untuk membuat laporan, kita akan menyerahkan sisanya kepada mereka.”

Aqua menggertakkan giginya dengan segan.

Ini bersangkutan dengan kultus Axis, karena itu dia ingin menyelesaikannya dengan tangannya sendiri.

Namun, mereka mungkin pemuja yang dia sayangi, tapi tidak perlu untuk mengambil resiko untuk dihajar dan dikutuk.

“Wooo… jika ini terus berlanjut, pemuja imutku akan…”

Aqua menggenggam pinggiran meja dengan kuat dengan wajahnya yang penuh tangisan.

Kalau begitu apa boleh buat.

“Aku akan membantumu besok, tapi aku tidak akan berpartisipasi dalam pertarungan apapun okeh? Jika kita menemukan pelakunya, kita akan menyerahkannya kepada guild petualang untuk menyelesaikannya, apa tidak masalah?”

Saat dia mendengarku, wajah Aqua menjadi meluap-luap.


Part 5

“Baiklah, aku akan menunggu di hotel. Mohon berhati-hatilah.”

Pagi selanjutnya.

Wiz melihat kami pegi dan kami menuju ke guild petualang kota ini.

Aku meninggalkan Wiz di belakang untuk menjadi koneksi kami.

Dia akan mengintai dan memberitahu kami jika apapun terjadi.

Meninggalkan Wiz di hotel, kami berempat menuju ke mata air panas.

“Bagaimanapun, bagaimana kita bisa tahu pelakunya? Meskipun kita menemukan seseorang yang mencurigakan, kita perlu menangkapnya dalam tindakkan untuk meyakinkan.”

Aku tahu siapa pelakunya.

Itu mungkin pria berkulit dan berambut coklat yang aku temui di dalam hotel mata air panas.

Aku tidak melihat pria atau onee-san itu semenjak itu.

Onee-san itu juga berkata dia tidak pulih di mata air panas ini lagi. Dia mungkin meninggalkan kota.

Jika seperti itu, hanya pria itu yang bekerja dalam kegelapan sendirian…

“Hehehe, serahkan padaku! Aku sudah memikirkan cara untuk menemukan pelakunya! Dengarkan, pelakunya akan mengunjungi beberapa mata air panas saat siang hari. Berkunjung sebagai pelanggan paling tidak cara mencurigakan untuk melakukan itu.”

Dalam kesempatan yang langka dengan Aqua yang menggunakan otaknya, dia berkata dengan sombong.

“Kalau begitu kita perlu bertanya ke semua manajer mata air panas, dan bertanya kepada mereka pelanggan mana yang paling berkesan— aku sudah membagikan formulir survei kepada mereka…”

“Kau sangat bekerja keras terhadap ini…”

Dia sungguh menyayangi pengikutnya. Itu akan lebih baik jika dia menggerakkan ini dengan normal.

“Aku mengerti, tidak peduli seberapa banyak seseorang mencintai mata air panas, berendam beberapa kali dalam sehari akan mencurigakan. Dengan mengumpulkan pelanggan yang paling sering pergi dari manajer, kita bisa menentukan targetnya… kan?”

Megumin yang pintar setuju dengan mengangguk.

“Juga, jika sesuatu terjadi ke mata air panas yang orang itu tinggalkan, itu berarti dialah pelakunya.”

Darkness terkagum.

“Itulah idenya! Ayo kumpulkan formulir survei.”

Aku berharap dia bisa menjaga tingkahnya dari sekarang.

Aku terkejut dengan kesigapan Aqua saat dia serius.

Kami berpisah untuk mengumpulkan formulir surveinya dari manajer.

Dan berkumpul di taman, dan menyusun hasilnya di bangku.

“—Hasil dari surveinya keluar! Pelanggan yang paling sering pergi adalah…”

“Gadis dengan mata dan rambut biru, menggunakan hagoromo berwarna ungu.”

“Jadi kau pelakunya.”

“Bukan! Tunggu, aku mengunjungi banyak mata air panas, tapi itu untuk memurnikan airnya! Ayo lihat survei tentang kualitas air yang menjadi buruk, yang terakhir yang mengunjunginyalah yang paling mencurigakan!”

Mengikuti arahannya, kami menyusun pelanggan yang terakhir masuk ke mata air panas sebelum kualitas airnya menurun.

“Gadis dengan mata dan rambut biru mengubah mata air panas menjadi air hangat sebagai lelucon…”

“… Bukankah itu juga kau.”

“Kenapa seperti ini! Apa yang terjadi!? Ini tidak berguna!”

“Tidak, tunggu.”

Aqua yang mengamuk ingin merobek formulir surveinya saat Megumin menghentikannya.

“Lihat, ini ‘pria dengan kulit dan rambut coklat’ adalah yang kedua seringnya berkunjung setelah Aqua. Apa dia sangat menyukai mata air panas?”

Hoho, seperti yang diduga dari ras penyihir merah mereka sangat pintar.

“Jadi dia kriminal seperti yang diduga. Dia pria tinggi dengan otot yang menonjol.”

Aku berkata tanpa sadar selagi aku mengambil formulir survei dari Megumin…

“… Hey, tunggu, apa maksudmu dengan ‘seperti yang diduga’, kenapa kau mengatahui sesuatu seperti itu? Kau diam-diam mengkhawatirkanku dan menginvestigasinya, meskipun kau terus mengatakan merepotkan? Apa Kazuma tsundere?”

Aqua berkata dengan mata yang mengharapkan.

“Bukan, hari pertama kita datang ke kota ini, aku tidak sengaja bertemu orang ini di mata air panas dan mengatakan ‘Kultus sialan itu akhirnya akan hancur. Pekerjaan menghancurkan mata air panas rahasia selesai, proses pada mata air panas lain berjalan mulus. Sekarang, kita hanya perlu menunggu. Untuk kita yang memilik masa hidup lama, menunggu satu atau dua dasawarsa bukanlah masalah besar.’… Wahhh! Apa yang kau lakukan? Hentikan!”

Setelah mendengar perkataanku, Aqua mulai mencekik leherku!

“Kenapa kau tidak mengatakan ini lebih awal! Jika kau mengatakan ini sebelumnya, aku tidak perlu bekerja sangat keras!”

“Hey hentikan! Aku di sini untuk berendam di mata air panas dan memulihkan diri! Kenapa pula aku harus terseret ke dalam hal yang merepotkan setiap waktu?! Kenapa aku harus mencemplungkan diriku kedalam masalah!”

“Pria ini akhirnya mengakuinya! Tidakkah kau mempunyai kebanggaan sebagai petualang?! Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, kejadian ini adalah skema dari pasukan raja iblis!”

“Aqua, aku akan menahan sampah ini, menghajar dia adalah yang terbaik!”

“Hey, tunggu, hentikan! Kau sungguh ingin pergi!? Jangan salahkan aku karena aku tidak menahannya!”


Part 6

 

“Wooo… aku kalah… dia benar-benar melawan balik…”

Setelah kehilangan mana-nya dari drain touch, Megumin bersandar ke bahuku dan berkata dengan segan.

“Pria yang picik…”

Darkness yang wajahnya tertutupi lumpur karena kombinasi dari sihir create earth dan create water menjadi lelah.

Saat ini, Aqua yang sebagian rambutnya membeku karena freeze menunjukkan secarik kertas kepada kami.

Sekarang, kita di guild petualang kota ini.

Aqua menggambar lukisan yang menakutkan menyerupai aslinya dari hasil survei dan kesaksianku.

Kami di sini di guild petualang untuk meminta mereka untuk menangkap pria ini.

“Ini masalah untuk tiba-tiba meminta untuk melakukan itu. Kami tidak bisa menangkap orang ini hanya dengan satu sisi laporanmu. Petualang dengan reputasi bagus dan aktif di sini untuk waktu yang lama mungkin tak masalah, tapi itu susah untuk mempercayai beberapa petualang yang tidak dikenal yang kami belum familiar dengan mereka… setidaknya beri kami beberapa bukti…”

Resepsionis dari guild terlihat bermasalah.

Aqua bergeser mendekat ke resepsionis itu.

“Hey. Karena kau tinggal di kota ini, kau pasti kultus Axis kan? Lihat wajahku, tidakkah ini terlihat familiar?”

“…? Aku bukan kultus Axis… hmmm, sekarang karena kau mengatakan itu, aku melihat…? Ahh! Di dalam toko pusat kota, yang paling populer kedua—!”

“Bukan! Katakan lagi dan kau akan menerima hukuman ilahi! Aku tidak pernah bekerja di tempat kotor seperti itu sebelumnya! Dan kenapa itu yang populer kedua! Betapa menyebalkan!”

Mendengar Aqua yang terpancing setelah mendengar beberapa hal tidak jelas, aku ingat—

Dibanding dengan dewi(ngakak) yang tidak diakui di kota ini yang penuh dengan pemujanya, kami punya seseorang yang lebih terkenal.

“Hey Megumin, bantu aku.”

“Membantumu? Apa yang ingin kau lakukan—?”

Selagi berbicara dengan Megumin yang dipunggungku, aku membagikan beberapa mana dengannya melalui drain touch, membuatnya bisa berdiri sendiri.

Setelah membiarkan Megumin turun, aku mendorong Darkness ke depan.

“Lihat lebih dekat ke orang besar ini! Dia putri dari klan Dustiness, keluarga bangsawan besar yang dikenal sebagai ‘pedang tercinta dari kerajaan’— Nona Dustiness fon Lalaltina! Betapa kurang ajarnya mengatakan bahwa dia beberapa petualang yang tidak dikenal!”

“Eeh?” x2

Darkness dan resepsionis itu berteriak bersamaan.

Megumin yang secara cepat mengetahui apa yang aku rencanakan pergi ke sisi Darkness.

“Nona, mohon tunjukkan barang yang membuktikan identitasmu sebagai anggota dari keluarga Dustiness untuk staf yang keras kepala ini agar bisa melihatnya!”

“Hmmm!? Ba-bahkan Megumin! Wooo… untuk memikirkan aku akan menggunakan nama klan-ku untuk hal seperti ini…”

Dia mungkin tidak ingin menggunakan kekuasaannya sebagai bangsawan. Dia secara tidak nyaman mengeluarkan liontinnya.

Itu adalah liontin yang aku lihat saat pengadilanku.

Itu mungkin sekuat seperti bola master pokemon.

( Note: Teks jepangnya mengarah ke drama episode yang mengakhiri setiap episodenya dengan mengeluarkan barang, Inro, yang mengungkapkan identitas dari karakter utamanya. https://en.wikipedia.org/wiki/Mito_K%C5%8Dmon )

“Ini sungguhan…! Ma-maafkan aku! Kami akan segera menaruh orang ini ke dalam daftar buronan!”

Liontin itu sangat efektif. Resepsionis itu tergesa-gesa mengambil sketsa dari Aqua.

“Seperti yang diduga dari Darkness! Seperti itulah kau menggunakan kekuasaan dari bangsawan!”

“Ah, Aqua! Jangan mengatakan yang akan mengembangkan pengaruh negatif dengan sangat keras!”

“—Ka-kami akan mulai memburu pria itu seperti yang diperintahkan oleh nona Dustiness, kami akan menghubungi hotelmu jika kami menerima berita apapun!”

“Ah, iya, maaf telah merepotkanmu.”

Selagi staf guild melihat kami pergi dengan membungkuk, Darkness menciutkan tubuhnya dengan rasa bersalah.

Aku menambahkan ke staf dari belakang Darkness.

“Ah, ngomong-ngomong, semua biaya yang diperlukan untuk memburu orang itu mohon ditanggungkan kepada keluarga Dustiness.”

“!?”


Part 7

Setelah menyiapkan untuk memburu orang, dalam perjalanan kami kembali ke hotel.

“Kau bajingan! Kaaampreeett!!”

Darkness masih marah.

“Apa!? Aku sudah mengatakan maaf kan!? Kalau begitu biarkan Aqua yang membayar biaya perburuan orang.”

“Eh!? Aku!?”

“Itu bukan masalahnya! Nama keluargaku tidak untuk digunakan sebegitu mudahnya…!”

“Hey Aqua. Keluarga Dustiness telah disibukkan untuk membesarkan si mesum ini, jadi bayar biayanya okeh? Lagipula bukankah ini demi menyelamatkan kultusmu?”

“Ahhhh… Baiklah baiklah aku mengerti, apa boleh buat. Keluarga Dustiness itu telah kesulitan huh, kalau begitu aku yang akan membayarnya.”

“Nuaaahhh!”

“Wahhh! Apa, kau, hentikan!”

Aku menghindari tinju Darkness dengan cekatan dan mengambil kuda-kuda bertahan.

“Sungguh, berapa lama kalian berdua akan berantem. Orang-orang pada ngeliatin. Darkness, kau semacam nona kan, jadi bertingkahlah seperti salah satunya…”

“Apa yang kau maksud dengan ‘semacam’!? Aku benar-benar nona! Ahhh sungguh…!”

Aku mendiamkan Darkness yang menyerah dan berkata kepadanya:

“Seperti saat kita bertarung dengan Destroyer, kau paling tidak berguna. Sekarang kau punya kesempatan, kau harusnya melakukan sesuatu layaknya bangsawan!”

“Bukan urusanmu! Sialan, kau telah mempermainkanku seperti monyet sejak barusan!”

“Haha, seranganmu terlalu mudah untuk dibaca! Bagaimana bisa serangan cerobohmu dapat mengenaiku?!”

“Aku akan membunuhmu!”

“Diamlah, apa yang kalian lakukan di tempat umum?!”

Dengan teriakkan Megumin, Darkness yang sedang di-bully oleh ku dan mengatakan hal yang mengutuk akhirnya menjadi tenang.

“Lupakan, orang-orang yang tidak akan merubah sikap mereka bahkan setelah mengetahui aku bangsawan yang langka.”

Darkness berkata dengan terganggu.

“Semua orang selalu berkata mereka tidak peduli, tapi masih akan tetap sedikit takut terhadapku…”

Dia mungkin merasakan perasaan bersyukur untuk tidak merubah sikap kami terhadapnya bahkan setelah mengetahui dia adalah bangsawan.

“Aku tidak peduli tentang bangsawan ataupun orang desa, Darkness tetaplah Darkness, aku akan selalu memperlakukanmu sama. Dan ras penyihir merah tidak takut dengan kekuasaan, dan akan memperlakukan kerajaan dan bangsawan dengan sama okay?”

“Megumin…”

“Di negara aku datang, banyak orang yang komplain tentang politik. Aku tidak peduli tentang status ataupun gender. Aku tidak akan menunjukkan perbedaan perlakuan terhadap bangsawan aneh sepertimu.”

“Bahkan Kazuma… Tidak, tunggu, apa kau mengatakan bangsawan aneh?”

Darkness menarik belakang kerahku dengan marah.

Aku tidak menjawabnya, berbalik melihat ke arah Aqua yang adalah ekor dari party.

“Hey Aqua, beritahu kepadanya apa yang kau pikirkan juga, jangan biarkan dia memuji dirinya sendiri dan menjadi bersemangat tentang statusnya sebagai nona… hey, apa yang kau lakukan, apa itu?”

Aku berhenti. Aqua dengan tangkas membuat sesuatu yang kecil selagi dia berjalan.

Itu sesuatu seperti tanah liat, aku tidak tahu dari mana dia mendapatkan itu.

Dia sedang fokus membuat itu.

“Ini…? Ah, ini liontin palsu dari yang Darkness keluarkan barusan. Lihat, ini terlihat sama persis kan? Dengan ini, aku dapat menyatakan diri sebagai anak dari keluarga Dustiness, dan mengatakan apapun yang aku inginkan… Ahhhh!”

Darkness mengambil tanah liat itu dari tangan Aqua dan melemparnya.

”—Selamat datang kembali! Apa ada proses apapun?”

Wiz keluar dari hotel untuk menyambut kami. Kami melaporkan apa yang terjadi kepadanya.

Karena guild telah mengeluarkan pemberitahuan buronan di semua mata air panas, misi kami telah selesai.

Pria itu tidak akan mendekati mata air panas atau berkeliaran di sekitar kota lagi.

Kami hanya perlu bertahan ke rencana awal dan menikmati mata air panas di hotel ini.

“Kami melakukan sesuatu yang luar biasa lagi. Tapi ini hebat bahwa kita menghentikan skema dari pasukan raja iblis… hey Darkness, kau nona yang tersembunyi jadi kau mungkin tidak tahu. Ada adat di antara orang biasa bahwa pria dan wanita yang berlibur bersama harus mengunjungi pemandian campuran sekali bersama-sama. Kita akan kembali besok, jadi akhiri malam ini.”

“!? A-aku tidak pernah mendengar ada adat aneh seperti itu!”

“Aku sudah mengatakan ini adat dari orang biasa. Kau adalah bangsawan jadi tidak mungkin kau mendengar itu. Jika kau ingin menghancurkan pembatas antara kau dan orang biasa sungguhan seperti kami, kau harus mengikuti ritualnya sekali.”

“Jadi, ada adat seperti itu…!?”

“Mana mungkin.”

Saat dia mendengar bantahan Megumin, Darkness yang berwajah merah memukulku lagi, dan aku menghindarinya dengan cekatan. Tiba-tiba, seseorang mengetuk pintu ruangan dengan tergesa-gesa.

“Masuklah, siapa itu?”

Aqua membuka pintu dan melihat staf yang kami temui di guild petualang. Dia pasti berlari ke sini dan terengah-engah.

“A-apa yang terjadi?”

Aku bertanya kepada orang itu, perasaan buruk memenuhi hatiku.

“Berita buruk! Mata air panasnya…! Air yang terkontaminasi mengalir keluar dari mata air panas di manapun di dalam kota…!”

 

All Translation Thanks To: Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 04 Chapter 04 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga

Totobet SGP